Tiga makanan esensial untuk menurunkan lipid
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bawang merah termasuk salah satu sayuran yang mengandung prostaglandin A, vasodilator kuat yang melembutkan pembuluh darah, mengurangi viskositas darah, meningkatkan aliran darah koroner, dan mempromosikan pengeluaran zat seperti garam natrium yang meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian, bawang merah mengatur kadar lipid darah sambil menurunkan tekanan darah dan mencegah pembentukan bekuan darah.Lebih menakjubkan lagi, bawang mengandung minyak esensial yang tidak hanya menurunkan kolesterol dan memperbaiki aterosklerosis, tetapi juga meningkatkan kadar "kolesterol baik"—lipoprotein densitas tinggi (HDL).
Tunas Kacang Hijau: Mengeluarkan Kolesterol
Kacang hijau sendiri merupakan makanan yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol, dan selama proses berkecambah, kandungan vitamin C-nya dapat meningkat hingga enam atau tujuh kali lipat dari kacang aslinya.Vitamin C yang melimpah membantu menghilangkan kolesterol, mencegah penumpukannya pada dinding arteri. Serat makanan dalam kecambah kacang hijau membantu menghilangkan limbah tubuh, mengikat kolesterol makanan, dan mengubahnya menjadi asam empedu untuk dibuang, sehingga menurunkan kadar kolesterol. Dengan sifat manis dan sejuk serta kandungan air yang tinggi, kecambah kacang hijau juga mengurangi rasa berminyak dan merangsang produksi air liur, menjadikannya lauk pendamping yang luar biasa untuk pengelolaan berat badan dan regulasi lipid.
Apel: Menyerap Kolesterol Berlebih
Apel adalah buah penurun lipid yang sering diabaikan. Efek penurun kolesterolnya berasal dari kandungan pektin yang kaya – serat makanan larut air yang mengikat asam empedu. Seperti spons, pektin menyerap kolesterol dan trigliserida berlebih, membantu pengeluaran dari tubuh.
Pektin juga bersinergi dengan senyawa penurun kolesterol lain seperti vitamin C dan fruktosa, sehingga meningkatkan efektivitasnya dalam menurunkan lipid.
PRE
NEXT