Jia Ling kembali gemuk! Apa risiko kesehatan dari kelebihan berat badan?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bentuk tubuh Jia Ling benar-benar mencapai tingkat kegemukan yang baru, membuat banyak penggemar menasihatinya: "Jangan terus-menerus mencari persetujuan orang lain. Baik gemuk maupun kurus, kesehatanlah yang terpenting."
Sebenarnya, Jia Ling pernah cukup kurus:
Dia terlihat jauh lebih baik saat kurus. Meskipun Anda tidak peduli dengan berat badan, perlu diingat: berat badan berlebih memang membawa risiko kesehatan.
Menghitung BMI:
Berat (kg) ÷ Tinggi (m) ÷ Tinggi (m)
Hasil antara 18,5 dan 23,9 dianggap sehat (tidak berlaku untuk anak-anak, remaja, wanita hamil, atau orang tua).
Di bawah 18,5 menunjukkan berat badan kurang; di atas 24 menunjukkan berat badan berlebih.
Berat badan berlebih menimbulkan berbagai risiko kesehatan:
1. Penyakit jantung.
Obesitas secara langsung berkontribusi pada kondisi jantung. Bahkan individu obesitas dengan kadar kolesterol rendah memiliki risiko penyakit jantung yang jauh lebih tinggi daripada rata-rata, karena endapan lemak menempel pada dinding arteri. Lemak berlebih mengganggu oksigenasi darah, menebalkan viskositas darah, dan memperlambat sirkulasi.Pada individu yang sangat obesitas, jantung dapat membesar dan melemah akibat kelelahan berlebihan, berpotensi menyebabkan gagal jantung kongestif.
2. Diabetes.
Berat badan berlebih dapat mengganggu sistem endokrin, meningkatkan risiko penyakit penyerta seperti diabetes dan hiperlipidemia.Sel lemak berlebih menuntut sekresi insulin yang lebih tinggi dari pankreas untuk mengubah gula darah menjadi energi. Ketika pankreas kelebihan beban, fungsinya melemah, menyebabkan kadar gula darah meningkat dan tidak dapat sepenuhnya dimanfaatkan, sehingga diekskresikan. Namun, seiring penurunan berat badan dan pemulihan fungsi tubuh, gejala diabetes berangsur-angsur berkurang.
3. Gangguan hepatobiliari.
Obesitas juga dapat memicu gangguan hati dan kandung empedu, terutama penyakit hati berlemak. Pada individu obesitas, penumpukan lemak mengelilingi hati, secara bertahap merusak fungsinya dan menyebabkan kerusakan seiring waktu. Berat badan berlebih juga meningkatkan insiden kolesistitis dibandingkan populasi umum, dengan kasus parah berpotensi mengembangkan batu empedu.
Cara Menurunkan Berat Badan Saat Kelebihan Berat Badan
1. Mengatur dan Meningkatkan Kebiasaan Makan
Untuk mencapai penurunan berat badan dan membakar kalori secara efektif, pengendalian pola makan sangat penting. Pola makan jangka panjang yang tinggi gula dan kalori, ditambah kebiasaan mengonsumsi camilan, bir, dan minuman manis, secara tak terhindarkan menyebabkan obesitas akibat asupan energi berlebihan.
Mengontrol pola makan secara wajar dapat mengelola asupan kalori dengan efektif. Membatasi asupan makanan secara berlebihan hanya akan menghasilkan hasil yang buruk. Rasa lapar yang terus-menerus tidak dapat ditoleransi, membuat banyak orang menyerah di tengah jalan atau makan berlebihan setelah menurunkan berat badan, menyebabkan fluktuasi berat badan.
Bahkan jika berat badan turun, diet yang terlalu ketat melemahkan fungsi tubuh, meningkatkan risiko penyakit lain. Pendekatan diet yang seimbang secara ilmiah sangat dianjurkan.
2. Bergeraklah
Olahraga tetap menjadi metode paling efektif untuk membakar kalori. Menggabungkan penyesuaian pola makan dengan aktivitas fisik harian membantu membakar kalori dan mendukung penurunan berat badan. Aktivitas seperti berlari, berenang, dan hiking sangat efektif untuk membakar kalori. Pertahankan rutinitas olahraga moderat untuk menghindari cedera akibat kelelahan berlebihan.
PRE
NEXT