Bagaimana Pengguna Komputer Dapat Mencegah Bahu Kaku dengan Cerdas
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Pengguna komputer disarankan untuk berhati-hati agar terhindar dari serangan periarthritis bahu
Apakah Anda pernah mengalami nyeri bahu saat mengangkat lengan ke atas? Jika ya, Anda mungkin menderita sindrom impingement subakromial. Penggunaan mouse dan keyboard dalam waktu lama membuat lengan berada dalam posisi terangkat dan berputar ke dalam, menekan bursa di sendi bahu yang biasanya berfungsi sebagai bantalan. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan bursitis.Jika diabaikan, kasus yang parah dapat menyebabkan adhesi tendon atau bahkan kerusakan tendon, yang mengakibatkan gerakan bahu terbatas dan nyeri sendi di malam hari yang mengganggu tidur.
Nyeri bahu adalah gejala umum, hanya kalah dari nyeri punggung dan leher dalam prevalensi. Sekitar 50% orang dewasa mengalami setidaknya satu episode nyeri bahu setiap tahun. Secara klinis, gangguan sendi bahu seringkali salah didiagnosis, sering disalahartikan sebagai bahu beku.
Pada kenyataannya, sindrom impingement subakromial paling umum terjadi pada individu muda. Kondisi ini sering ditemukan pada pekerja manual dan mereka yang gemar berolahraga. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan terus berkembangnya tenaga kerja yang menggunakan komputer, perbedaan demografis pada sindrom impingement subakromial telah berkurang, dan pekerja kantoran muda yang terlibat dalam pekerjaan intelektual semakin banyak terpengaruh.
Cara Mencegah Bahu Beku secara Efektif
1. Pencegahan Proaktif untuk Bahu Sehat: Bagi pasien yang telah mengalami bahu beku, selain pengobatan aktif pada area yang terkena, langkah pencegahan juga harus diambil untuk bahu yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40% pasien bahu beku akan mengalami kondisi serupa pada bahu sehat mereka dalam 5 hingga 7 tahun; sekitar 12% pasien akan mengalami bahu beku bilateral.Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan yang ditargetkan juga harus diterapkan pada bahu yang tidak terkena.
2. Meningkatkan latihan fungsional: Untuk bahu beku, penekanan khusus harus diberikan pada mobilitas sendi. Aktivitas rutin seperti Tai Chi, pedang Tai Chi, atau gateball bermanfaat. Di rumah, latihan seperti suspensi lengan, latihan dengan tali resistensi, latihan dengan dumbbell, dan ayunan lengan dapat dilakukan. Namun, intensitas latihan harus dikelola dengan hati-hati untuk menghindari cedera pada sendi bahu dan jaringan lunak di sekitarnya.
3. Perbaiki postur yang buruk: Individu yang sering bekerja di meja atau menjaga posisi bahu yang terangkat harus menyesuaikan postur mereka untuk mencegah ketegangan kronis dan kerusakan kumulatif akibat posisi yang buruk dalam waktu lama.
4. Latihan fungsional: Latihan memanjat dinding, menjangkau di belakang tubuh, latihan rotasi lengan, goyangan bahu, dan terapi pijat.
5. Memantau kondisi terkait: Waspadai kondisi yang dapat memicu bahu beku sekunder, seperti diabetes, spondilosis servikal, cedera bahu/lengan atas, operasi toraks, dan gangguan neurologis. Individu dengan kondisi ini harus memantau gejala nyeri bahu dan penurunan rentang gerak sendi bahu. Latihan bahu primer dan sekunder harus dilakukan untuk menjaga mobilitas sendi.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved