12 Langkah Sederhana untuk Mencegah Penyakit Jantung
Encyclopedic
PRE
NEXT
1. Menenangkan pikiran dan tubuh, membersihkan pikiran yang mengganggu
Praktik seperti yoga, meditasi, dan tai chi dapat mengurangi hormon stres dan meningkatkan kekebalan fisik. Penelitian menunjukkan bahwa yoga secara teratur dapat mengurangi peradangan di area tubuh tertentu. Seperti kondisi kronis lainnya, peradangan merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Oleh karena itu, menyisihkan waktu setiap hari untuk menenangkan pikiran dan tubuh, serta membersihkan pikiran yang mengganggu, sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung.
2. Jaga hubungan dengan teman-teman
Isolasi yang berkepanjangan merugikan kesehatan fisik dan mental, terlepas dari risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang pulih dari serangan jantung, terutama wanita, rentan mengalami angina dan komplikasi lain jika menarik diri secara sosial. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk bersantai dengan teman-teman – yang sejati, tentu saja.
3. Tinggalkan perfeksionisme
Dikenal luas bahwa kepribadian perfeksionis tipe A berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Hostilitas dan kemarahan adalah ciri khas individu tipe A. Penelitian menunjukkan bahwa hostilitas, seperti hipertensi atau obesitas, dapat menjadi indikator penyakit jantung. Oleh karena itu, adopsi pandangan yang lebih positif terhadap masa depan. Mempertahankan optimisme melindungi jantung Anda.
4. Jangan menyimpan dendam
Dendam lebih mudah menimbulkan kecemasan daripada pengampunan dan meningkatkan detak jantung. Oleh karena itu, belajar untuk memaafkan tidak hanya memperbaiki hubungan tetapi juga bermanfaat bagi jantung.
5. Tertawalah dengan lepas
Penelitian menunjukkan bahwa tertawa membakar 20% lebih banyak kalori daripada ekspresi wajah yang cemberut. Pengurangan asupan kalori tidak hanya membantu membentuk tubuh yang lebih ramping tetapi juga memungkinkan jantung bekerja lebih efisien. Selain itu, tertawa meningkatkan fungsi pembuluh darah. Jadi, tertawalah lebih sering.
6. Hindari konsumsi alkohol berlebihan
Konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan kadar trigliserida dan dapat menyebabkan hipertensi atau bahkan gagal jantung. Namun, konsumsi alkohol moderat—tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria—bermanfaat bagi kesehatan jantung.
7. Batasi konsumsi kafein
Kafein meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik dan kadar hormon stres.Hormon stres dapat memicu kemarahan. Oleh karena itu, konsumsi harian kopi, teh, dan minuman ringan diet sebaiknya dibatasi.
8. Hindari investasi emosional yang tidak perlu
Ini tidak merujuk pada orang, melainkan menghindari investasi emosional berlebihan pada hal-hal sepele. Penelitian menunjukkan bahwa pihak yang kalah dalam pertandingan sepak bola memiliki insiden serangan jantung yang lebih tinggi.Data historis menunjukkan bahwa setelah Kejuaraan Super Bowl Sepak Bola Amerika 1980, di mana Pittsburgh Steelers mengalahkan Los Angeles Rams dengan skor 31-19, tingkat kematian akibat penyakit jantung dan tingkat kematian secara keseluruhan (terutama di kalangan lansia) melonjak drastis di Kabupaten Los Angeles.Sebaliknya, pada 1984, setelah kemenangan Rams 38-9 atas Washington Redskins, tingkat kematian di kabupaten tersebut justru menurun.
9. Diet Seimbang
Mengurangi konsumsi daging merah dan makanan olahan sambil meningkatkan asupan buah, sayuran, unggas, ikan, dan biji-bijian utuh tidak hanya membantu pengelolaan berat badan tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.Diet seimbang, termasuk karbohidrat kompleks, menstabilkan kadar gula darah dan membantu mengatur mood. 10. Cari Perawatan Tepat Waktu untuk Depresi Depresi meningkatkan risiko penyakit jantung dan memperpendek usia harapan hidup. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mencari perawatan medis. Meditasi, terapi psikologis, dan terapi perilaku kognitif dapat menjadi pengobatan yang efektif.
11. Prioritaskan tidur yang cukup
Usahakan tidur 6-8 jam setiap malam, dengan kualitas tidur sebagai prioritas utama. Kondisi seperti apnea tidur dapat menjadi faktor risiko signifikan bagi penyakit kardiovaskular. Penderita apnea tidur sering terbangun di malam hari, menghalangi penyelesaian siklus tidur normal. Hanya siklus tidur yang lengkap yang memungkinkan penurunan alami kadar hormon dan tekanan darah; kegagalan mencapai ini dapat menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung.
12. Tingkatkan aktivitas fisik
Latihan aerobik seperti berlari, berjalan, berenang, atau bahkan menari dapat mengurangi risiko diabetes, memperkuat jantung, dan meredakan depresi. Aktivitas ini meningkatkan fungsi jantung dan memperlancar sirkulasi darah di seluruh tubuh. Ahli merekomendasikan untuk melakukan latihan aerobik setiap hari atau beberapa kali seminggu.
PRE
NEXT