Cara Mengelola Kecemasan Sendiri: Lima Teknik untuk Meredakan Kecemasan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Kecemasan adalah kondisi psikologis yang umum di masyarakat modern, mengganggu kehidupan sehari-hari dan menyebabkan kelelahan yang mendalam. Lalu, bagaimana cara mengelola kecemasan secara mandiri? Berikut lima metode untuk meredakan kecemasan.
Menghilangkan pemicu kecemasan
Seringkali, kita mungkin tidak menyadari sumber kecemasan kita. Dalam situasi seperti itu, kita dapat sementara menjauh dari pemicu stres yang diketahui. Misalnya, selama episode kecemasan, pertimbangkan untuk mengambil cuti untuk menjauh dari tekanan kerja dan biarkan emosi Anda tenang. Kembali bekerja setelah kecemasan Anda mereda. Pendekatan ini mencegah kecemasan berkembang menjadi kondisi yang lebih parah.Konselor psikologis sering merekomendasikan untuk mengunjungi pedesaan atau area pemandangan yang kurang ramai. Berada lebih dekat dengan alam dapat membantu Anda rileks.
Mulailah Menulis Jurnal
Seiring meningkatnya tekanan kerja atau studi, kita secara bertahap melupakan masa ketika menulis jurnal terasa alami. Psikolog meneliti siswa sekolah menengah untuk memahami mengapa menulis jurnal umum pada tahap itu dan apakah hal itu memberikan manfaat. Jawabannya adalah ya secara tegas.Menulis jurnal memberikan pelajar sekolah menengah saluran untuk melepaskan stres dan membantu mereka belajar mengatur emosi. Studi di kalangan mahasiswa juga mengonfirmasi hal ini: mereka yang diminta mencatat pengalaman menyedihkan melaporkan kondisi emosional yang lebih positif dan fewer penyakit. Oleh karena itu, siapkan jurnal untuk mencatat hal-hal yang menyebabkan kecemasan dan kesedihan Anda, dan mulailah perjalanan penyembuhan diri Anda.
Refleksi diri
Beberapa kecemasan neurotik muncul ketika individu menekan pengalaman emosional atau keinginan hingga mencapai tingkat ketidaksadaran. Perasaan yang ditekan ini tidak hilang, melainkan tetap laten di alam bawah sadar, dan akhirnya muncul sebagai gejala.Selama episode, seseorang hanya mengalami kesedihan dan kecemasan tanpa memahami penyebabnya. Dalam situasi seperti ini, refleksi diri sangat penting untuk mengidentifikasi pemicu bawah sadar dari penderitaan. Meluapkan emosi mungkin diperlukan, dan gejala seringkali mereda setelah pelepasan.
Stimulasi Diri
Individu dengan neurosis kecemasan sering mengalami pikiran yang berlarian, gelisah, dan kesedihan mendalam setelah episode, tanpa menemukan solusi untuk kekhawatiran mereka.Pada saat-saat seperti itu, pasien dapat menggunakan teknik stimulasi diri untuk mengalihkan perhatian. Misalnya, saat mengalami pikiran yang berputar-putar, ambil buku yang menarik untuk dibaca atau lakukan pekerjaan fisik yang berat untuk melupakan hal-hal yang menyakitkan. Hal ini mencegah gejala tambahan yang timbul dari pemikiran berulang sambil meningkatkan ketahanan Anda.
Pernafasan Dalam
Saat menghadapi ketegangan emosional, praktikkan pernafasan dalam untuk meredakan tekanan dan mengusir kecemasan serta kegugupan. Saat cemas, detak jantung Anda meningkat dan pernapasan menjadi lebih cepat. Pernafasan dalam memaksa Anda untuk memperlambat laju pernapasan, memberi sinyal pada tubuh bahwa kecemasan telah berlalu. Pernafasan perut yang benar melibatkan perut yang naik dan turun dengan setiap tarikan dan hembusan napas.
PRE
NEXT