15 Obat Alami untuk Meredakan Mual Pagi
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Hampir setiap ibu hamil mengalami mual pagi, yang bervariasi tingkat keparahannya. Kasus ringan melibatkan mual ringan, sementara kasus parah dapat menyebabkan muntah setelah setiap makan. Untuk gejala yang parah, obat antiemetik dapat dikonsumsi di bawah pengawasan medis.
Ramuan tradisional untuk mual pagi.
1. Rebusan Jahe dan Plum Hitam
Cocok untuk ibu hamil yang menyukai plum hitam.Ambil 10 gram jahe dan 10 gram daging plum kering. Untuk menghindari rasa dingin berlebihan, tambahkan sedikit gula merah. Rebus ketiga bahan tersebut dalam air hingga menjadi rebusan. Minum dua kali sehari, masing-masing sekitar 100 ml. Ramuan ini menenangkan perut dan menghentikan muntah, mengobati mual kehamilan akibat ketidakseimbangan antara limpa dan perut.Ambil 1 gram teh hijau dan 30 gram biji teratai. Rebus biji teratai dalam air selama 30 menit, lalu tambahkan teh hijau saat masih panas dan minum segera. Ingat untuk mengonsumsi ini sekali sehari, dibagi menjadi tiga dosis.Rebus bahan-bahan ini bersama-sama dalam air, saring cairannya, dan minum rebusan yang dihasilkan. Konsumsi 3 hingga 4 kali sehari, masing-masing sekitar 100 mililiter.
4. Sayur Mustard Asin dengan Daging Babi Tanpa Lemak
Diketahui bahwa makanan asam sering diinginkan selama mual pagi, namun keseimbangan nutrisi tetap penting. Hidangan ini memenuhi kedua kebutuhan tersebut. Ambil 2 ons daging babi tanpa lemak, 15 gram masing-masing sayur mustard asin dan sayur mustard awetan. Cuci daging babi dan iris tipis.Masukkan sayuran plum asin, daun mustard asin, dan irisan daging babi ke dalam panci berisi air segar. Rebus perlahan untuk membuat kaldu. Bumbui dengan garam dan bubuk kaldu ayam sebelum disajikan. 5. Bubur Beras Amomum villosum Ambil 2 ons beras japonica dan 5 gram amomum villosum. Pertama, haluskan amomum menjadi bubuk halus dan sisihkan. Bilas beras japonica dengan bersih dan masukkan ke dalam panci berisi air segar. Rebus perlahan hingga mencapai konsistensi bubur.Akhirnya, saat bubur matang, tambahkan bubuk amomum dan didihkan sebentar sebelum disajikan. Manfaat utamanya meliputi mengusir kelembapan, merangsang nafsu makan, mengatur qi, dan menstabilkan kehamilan. Cocok untuk mual dan muntah pada awal kehamilan.
6. Sup Labu Musim Dingin dan Tulang Babi
Ambil 6 ons masing-masing labu musim dingin dan tulang babi. Bilas tulang babi dan rebus sebentar dalam air mendidih sebelum diangkat.Kupas dan potong dadu labu musim dingin. Masukkan tulang rusuk babi dan irisan jahe ke dalam panci berisi air segar. Rebus dengan api besar hingga mendidih, lalu kurangi api menjadi sedang dan rebus selama 30 menit. Tambahkan labu musim dingin saat kaldu kembali mendidih. Setelah labu musim dingin empuk, bumbui dengan garam. Sup ini terutama membersihkan panas dan memperkuat lambung, sehingga sangat cocok untuk yang mengalami mual terkait kehamilan.Gunakan jahe secukupnya. Pertama, cuci jahe dan peras airnya. Selanjutnya, tumis beras ketan hingga mengembang, lalu haluskan menjadi bubuk halus. Campurkan bubuk ini dengan air jahe, larutkan dalam air mendidih, dan minum untuk meredakan mual pagi. 8. Teh Tebu dan Jahe Ramuan ini membutuhkan 10g masing-masing air jahe dan air tebu. Campurkan dengan baik dan minum sedikit demi sedikit.
9. Bubur Ophiopogon
Persiapan ini cukup sederhana. Ambil 50g jus Ophiopogon segar, 50g jus Rehmannia segar, 15g biji Job's tears, 80g beras, dan 10g jahe. Pertama, masak beras, biji Job's tears, dan jahe bersama-sama hingga empuk. Kemudian tambahkan kedua jus, aduk rata, dan masak hingga menjadi bubur.Disarankan dikonsumsi hangat, sekali sehari. Utama untuk menstabilkan kehamilan dan meredakan mual.
10. Minuman Susu Jahe
Ramuan ini sangat sederhana. Ambil 200g susu segar (susu biasa dapat digunakan jika susu segar tidak tersedia), 30g jahe, dan 20g gula putih. Ekstrak jus jahe, campurkan dengan susu dan gula, aduk rata, lalu panaskan perlahan sebelum diminum. Konsumsi dua kali sehari.
11. Rebusan Serutan Bambu Hijau
Ambil 9g serutan bambu hijau, 15g rimpang Pinellia, 9g kulit jeruk kering, 12g Poria cocos, dan 12g jahe. Haluskan semua bahan menjadi bubuk dan larutkan dalam air hangat. Satu dosis per hari sudah cukup.
12. Aplikasi Jus Cengkeh, Pinellia, dan Jahe pada Tali Pusar
Ramuan ini relatif sederhana. Campurkan bubuk cengkeh, bubuk Pinellia, dan jus jahe menjadi pasta, lalu rebus perlahan dengan api kecil hingga mengental. Setelah dingin hingga sekitar 40°C, oleskan pada area tali pusar yang telah didesinfeksi. Tutup dengan perban dan biarkan selama sekitar 2 jam. Ulangi dua kali sehari.
13. Madu dan Jus Jahe
Ramuan ini menggunakan 20g madu. Tambahkan jus jahe sesuai selera. Campurkan jus jahe dan madu dengan air, kukus hingga matang, lalu konsumsi. Dua dosis sehari sudah cukup.
14. Bawang Daun dan Jus Jahe
Ambil 30 gram masing-masing bawang daun dan jahe, peras jusnya, tambahkan gula putih secukupnya, aduk rata, dan konsumsi. Konsumsi sekali sehari. Ramuan ini terutama untuk wanita hamil yang mengalami ketidakseimbangan antara limpa dan lambung.
15. Gula Putih, Cuka Beras, dan Teh Telur
Nama ramuan ini sudah menunjukkan bahan-bahannya.Siapkan satu telur, 30g gula putih, dan 60ml cuka beras. Pertama, rebus cuka beras hingga mendidih, lalu tambahkan gula dan telur. Masak hingga telur matang sempurna. Konsumsi selagi panas, dua kali sehari.
Meskipun efektif untuk mual pagi, ramuan ini harus dikonsumsi di bawah pengawasan medis. Jangan pernah mengonsumsi obat sendiri untuk menghindari bahaya bagi janin atau kesehatan ibu.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved