Apa yang Terbaik untuk Ditambahkan ke Hotpot?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Daftar Bahan Hotpot I
Daftar Lengkap Bahan Hotpot untuk Rumah Tangga
Daging: Sayap ayam, tulang rusuk, sosis, sosis ham, daging sapi, domba, perut babi, bola-bola ikan dan daging campuran, hati ayam, ikan kuning, ikan teri,ikan mas, cumi-cumi, cumi-cumi kecil, udang, dll.
Sayuran: jagung manis, bawang daun, jamur, terong, kentang, mentimun, irisan akar teratai, paprika hijau, kembang kol, tahu kering, tahu fermentasi, dumpling kecil, kue beras, irisan roti, marshmallow, selada (untuk membungkus daging), dll.
Buah:pisang, pepaya, apel, pir, nanas, melon cantaloupe, dll.
Minuman: air mineral, cola (untuk mengurangi lemak), teh herbal (untuk mengurangi panas dalam), jus jeruk, bir, dll.
Daftar Bahan dan Bumbu Hotpot Rumahan
Minyak campur, garam, saus barbekyu (atau bumbu marinasi), bubuk cabai (Lao Gan Ma), jintan, bubuk lima rempah, madu, saus tomat, saus wortel, saus kacang manis, bumbu seafood, bawang putih, jahe, daun bawang
Daftar Hotpot II
1.Daging: Domba, sapi, babi, ham, daging kalengan, daging babi asin, sosis, sosis babi, ginjal babi, sapi, dan domba, hati dan jantung, tendon hati, penis sapi, usus babi, otak babi, dan sumsum tulang belakang babi.
2. Unggas: Ayam, bebek, angsa, sayap ayam, darah ayam, darah bebek, usus, hati, kaki ayam, kaki bebek.
3. Produk perairan: ikan mas, ikan lele, ikan mas biasa, belut, loach, kepiting sungai, udang sungai, kepiting laut, udang laut, teripang yang telah direndam, cumi-cumi yang telah direndam, gurita yang telah direndam, kantung ikan yang telah direndam, bibir ikan, sirip hiu, tiram segar, ikan ekor rambut, dan rumput laut yang telah direndam.
4. Sayuran: kubis Cina, bayam, tunas kacang polong, selada, kubis, kentang, akar teratai,tunas bambu air, tunas bambu musim dingin, tunas bambu musim semi, lobak putih, wortel, mentimun, labu musim dingin, loofah, kacang polong segar, kacang panjang, kembang kol, kuncup daylily, jamur, jamur shiitake, jamur tiram, jamur enoki, kecambah kedelai, kecambah kacang hijau, tahu, tahu kering, ketumbar, bawang putih, bawang daun, bayam air, dan kastanye air.
5. Bahan kering dan buah-buahan: bunga daylily kering, tunas bambu kering, vermicelli, kurma merah, konjac, jamur telinga kayu, jamur putih, jamur shiitake, jamur kancing, dan jamur bambu.
6. Daging Buruan (ternak): Ayam hutan, bebek liar, burung puyuh, daging anjing, penis anjing, daging ular, katak, siput, katak banteng, dan daging kura-kura.
Selain itu, bahan olahan seperti bola ikan, bola daging, stik adonan berpilin, stik adonan goreng, stik adonan berpilin goreng, daging babi renyah, dan gluten gandum.
Urutan Persiapan Hotpot
I. Persiapan Kaldu: Dua pon tulang rusuk babi, dicuci dan dihancurkan. Satu ekor bebek tua, dibersihkan dan dibuang isi perutnya. Masukkan ke dalam panci, tutupi dengan air dingin (tambahkan air dingin secukupnya sekaligus; hindari menambahkan air dingin di tengah proses).
(i) Untuk kaldu merah: Tambahkan jumlah yang sesuai dari irisan bawang daun, jahe (dihancurkan ringan), dan bawang putih. Rebus perlahan selama 2-3 jam hingga minyak keluar dan rasa berkembang, menghasilkan kaldu bening dan harum. Saring padatan. Masukkan pasta dasar hotpot Sichuan (Chongqing hotpot) ke dalam wadah hotpot, tambahkan kaldu yang telah disiapkan, bumbui dengan garam dan bubuk kaldu ayam. Didihkan hingga pasta larut, lalu kaldu siap untuk mencelupkan bahan.
(2) Untuk kaldu bening: Tambahkan jumlah yang sesuai dari daun bawang, jahe, dan bawang putih. Rebus dengan api besar hingga kaldu menjadi putih susu, kaya, dan beraroma. Saring bahan padat, bumbui dengan garam dan bubuk kaldu ayam untuk menyelesaikan kaldu putih.
III. Siapkan saus celup: Biasanya termasuk minyak wijen, bawang putih cincang, saus Kawasaki, kecap, cuka, dll., untuk penyesuaian rasa sesuai selera.
IV. Didihkan kaldu. Kumpulkan di sekitar panci dan mulailah makan, biasanya dimulai dengan daging sebelum beralih ke sayuran.
Pedoman Konsumsi Hotpot Sehat
1. Jaga Kebersihan: Ahli resep kami menekankan bahwa alat makan harus bersih dan segar. Panci tembaga biasa akan membentuk lapisan tipis patina hijau saat tidak digunakan, akibat reaksi kimia antara tembaga dan sisa air/kelembapan, sisa cuka dari saus, atau karbon dioksida atmosfer. Senyawa-senyawa ini—karbonat tembaga dasar atau asetat tembaga—beracun.Pembersihan yang teliti sangat penting untuk mencegah keracunan tembaga, yang dapat menyebabkan mual dan muntah. Selain itu, karena hotpot terutama melibatkan proses merebus bahan makanan, semua bahan yang dipilih harus segar, bersih, dan ditangani secara higienis untuk mencegah keracunan makanan.Bahan makanan yang dimasak terlalu lama akan kehilangan nutrisi dan rasa. Mengonsumsi bahan makanan sebelum matang sepenuhnya berisiko menelan bakteri atau telur parasit yang belum hancur, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.
PRE
NEXT