Perawatan laser 10 langkah untuk mengembalikan kulit Anda ke kondisi optimal
Encyclopedic
PRE
NEXT
Menargetkan Masalah dengan Cahaya Jika Anda pernah berkonsultasi dengan spesialis laser, Anda mungkin bingung dengan berbagai istilah teknis: laser erbium-yttrium-aluminium-garnet (Er:YAG), laser ruby, laser pewarna... Ini hanyalah nama berbeda untuk laser, masing-masing dirancang untuk menangani masalah kulit tertentu berdasarkan panjang gelombangnya. Laser bervariasi ribuan jenis tergantung pada panjang gelombang, dengan puluhan digunakan dalam kedokteran estetika.
Sepuluh Langkah Terapi Laser
1. Memilih Klinik
Lebih tepatnya, carilah praktisi yang kompeten. Reputasi dan skala klinik tidak selalu menjamin kualitas. Bahkan di dalam fasilitas yang sama, praktisi yang berbeda mungkin memiliki pandangan yang berbeda tentang terapi laser. Prioritaskan mereka yang memiliki pengalaman luas dan reputasi yang baik.
2. Konsultasi dengan Dokter
Pahami dengan jelas tujuan perawatan laser dan jenis laser yang akan digunakan. Hal ini mengurangi kekhawatiran tentang prosedur laser dan penting untuk menghindari sengketa medis.
3. Memilih Anestesi
Secara umum, perawatan laser tidak memerlukan anestesi, karena sensasinya mirip dengan karet gelang yang melenting di kulit. Namun, karena perbedaan individu dan sensitivitas yang bervariasi di berbagai area tubuh, dokter akan menilai apakah anestesi diperlukan dan menentukan metode yang tepat.
4. Membersihkan Wajah
Meskipun langkah kecil, membersihkan wajah secara menyeluruh sangat penting untuk mencegah infeksi selama pembentukan kerak.
5. Mengenakan kacamata pelindung
Baik Anda maupun praktisi harus mengenakan kacamata pelindung khusus untuk melindungi retina dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar laser berenergi tinggi.
7. Penargetan dan penembakan
Sinar laser diterapkan dalam pulsa-pulsa presisi dan bertahap, menyebabkan ketidaknyamanan ringan dan sensasi terbakar. Durasi perawatan bervariasi antara beberapa menit hingga setengah jam tergantung pada area kulit yang diobati. Jumlah sesi yang diperlukan bervariasi tergantung pada kondisi: beberapa masalah seperti bintik-bintik atau telangiectasia dapat diselesaikan dalam satu sesi, sementara yang lain seperti penghilangan rambut atau penghilangan tahi lalat mungkin memerlukan beberapa atau bahkan puluhan perawatan.
8. Perawatan Pasca-Perawatan
Setelah prosedur kosmetik laser, kemerahan, rasa hangat, atau bahkan memar pada kulit adalah hal yang normal. Pendarahan ringan kadang-kadang dapat terjadi. Pemulihan biasanya memakan waktu 3–15 hari, tergantung pada individu.Segera setelah perawatan, terapkan kompres dingin pada area yang dirawat (catatan: jangan gunakan es). Jika timbul luka atau lepuh, obati dengan salep antibiotik dan salep luka bakar. Salep steroid berkekuatan rendah juga dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan.
9. Perawatan Lanjutan
Satu kali perawatan laser biasanya tidak memberikan hasil optimal. Umumnya, praktisi akan merekomendasikan sesi kedua atau ketiga setelah kulit cukup pulih.
10. Masa Pemulihan Kulit
Hindari paparan sinar matahari selama tiga bulan dan gunakan tabir surya secara rutin. Dalam beberapa kasus, pigmentasi mungkin awalnya menggelap tetapi akan memudar dalam 3–6 bulan.
Anda tidak akan langsung melihat kulit yang cerah dan bercahaya setelah perawatan laser. Sebaliknya, laser mungkin membuat kulit Anda terlihat kasar untuk sementara waktu. Jadi jangan panik; yang Anda butuhkan adalah perhatian yang cermat dan waktu untuk pemulihan.
Secara umum, semua orang akan mengalami kemerahan, pembengkakan, dan kulit yang rapuh, dengan pembentukan kerak setelah sekitar seminggu. Beberapa individu juga mungkin mengalami hal berikut:
1.Hiperpigmentasi
Sekitar 30% individu mengalami warna kulit yang lebih gelap setelah pengangkatan bintik laser atau fotorejuvenasi. Hal ini dapat disebabkan oleh reaksi jenis kulit tertentu terhadap stimulasi laser atau pigmentasi inflamasi pasca-perawatan. Biasanya akan hilang dalam 2-3 bulan, ini adalah fenomena sementara.
2. Luka lepuh
Serupa dengan luka lepuh akibat luka bakar, panas laser yang berlebihan dapat menyebabkan luka lepuh.Luka lepuh kecil biasanya sembuh tanpa bekas luka. Luka lepuh berukuran lebih dari 0,7 cm memerlukan sayatan untuk menguras cairan, diikuti dengan aplikasi salep luka bakar. Hiperpigmentasi yang tersisa mungkin bertahan selama 3-6 bulan sebelum memudar.
3. Depigmentasi
Area yang diobati dapat menjadi lebih putih secara merata, sering terjadi akibat tingkat energi laser yang berlebihan atau pada individu yang rentan terhadap vitiligo. Pemulihan biasanya memakan waktu enam bulan hingga satu tahun.
4. Eritema persisten
Disebabkan oleh kerusakan jaringan dalam atau peradangan berlebihan di lokasi luka.
5. Hasil yang tidak terlihat
Hal ini dapat terjadi akibat kedalaman perawatan yang tidak memadai atau teknik yang tidak tepat selama pengurangan kerutan laser atau fotorejuvenasi.
4. Eritema persisten
Disebabkan oleh peradangan luka atau kerusakan jaringan kulit yang berlebihan.
5. Ketidakjelasan hasil visual
Untuk penghilangan kerutan dengan laser atau fotorejuvenasi, yang merangsang proliferasi dan restrukturisasi serat kolagen di dermis, efek visual mungkin sulit dikenali segera setelah kemerahan dan pembengkakan mereda. Hal ini karena aktivasi dan proliferasi jaringan dermis membutuhkan waktu 2-3 bulan untuk selesai. Hasil yang signifikan biasanya terlihat setelah enam bulan pengobatan.
6. Kondisi Abnormal
Dilatasi pembuluh darah, bekas luka, atau infeksi inflamasi mungkin terjadi. Perawatan medis segera diperlukan jika kondisi ini muncul.
PRE
NEXT