Apa yang harus dilakukan jika terjadi hiperpigmentasi pasca-laser?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Banyak orang yang mencari hasil cepat beralih ke perawatan laser atau IPL. Namun, karena sensitivitas kulit yang bawaan atau perlindungan matahari pasca-perawatan yang tidak memadai, mereka sering mengalami hiperpigmentasi pasca-inflamasi – yang umum dikenal sebagai penggelapan pasca-perawatan – yang memerlukan intervensi medis lebih lanjut. Apa sebenarnya yang menyebabkan fenomena penggelapan ini?Mari kita bahas di bawah ini!
Perubahan Kulit Pasca Perawatan Laser
Setelah perawatan laser pada kulit yang rusak akibat sinar matahari, luka superficial terbentuk di area tersebut, disertai dengan iritasi kulit ringan. Luka ini biasanya sembuh secara bertahap dalam enam hingga tujuh hari pasca perawatan. Area yang dirawat kemudian tampak merah muda dan regenerasi. Namun, perkembangan selanjutnya membawa hasil yang campur aduk:60%-70% pasien mengalami perbaikan berkelanjutan. Dalam sebulan berikutnya, kulit baru yang merah muda biasanya merata dengan warna kulit sekitarnya, menandakan pengobatan yang sangat sukses dan hilangnya bintik-bintik.Namun, 30%-40% individu akan melihat kulit merah muda baru secara bertahap berubah menjadi kecokelatan 2-3 minggu setelah perawatan. Kondisi ini disebut "hiperpigmentasi pasca-inflamasi" atau "penggelapan pasca-inflamasi".
Apa itu hiperpigmentasi pasca-inflamasi?
Secara medis disebut "hiperpigmentasi pasca-inflamasi," kondisi ini terjadi ketika perawatan laser menyebabkan kerusakan termal pada kulit, memicu respons inflamasi. Peradangan ini memicu reaksi pigmen, menyebabkan bintik-bintik yang sebelumnya memudar menjadi gelap atau berubah menjadi warna cokelat tua. Fenomena ini sering membuat individu salah mengira bahwa perawatan laser tidak efektif.
Apa yang harus dilakukan jika terjadi hiperpigmentasi pasca-inflamasi?
Banyak orang salah mengira reaksi ini sebagai kegagalan pengobatan, padahal sebenarnya ini adalah proses perbaikan alami kulit setelah terpapar laser. Setelah hiperpigmentasi muncul, kulit akan secara bertahap memetabolisme endapan pigmen. Biasanya, pigmen yang muncul kembali akan memudar dalam 2-3 bulan, meskipun individu dengan metabolisme lebih lambat mungkin memerlukan 3-6 bulan.Oleh karena itu, mereka yang mempertimbangkan pengangkatan bintik laser sebaiknya mengatasi kekhawatiran mereka dan mengambil langkah pertama menuju perawatan. Disarankan untuk mencoba prosedur ini pada area kecil terlebih dahulu untuk mengamati apakah hiperpigmentasi terjadi.
Secara ringkas, setelah pengangkatan bintik laser, terlepas dari apakah hiperpigmentasi berkembang, perlindungan matahari yang teliti tetap sangat penting. Kulit menjadi lebih rentan dan sensitif terhadap cahaya setelah perawatan, sehingga perawatan ekstra sangat diperlukan.Secara bersamaan, penting untuk menghentikan kebiasaan tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, dan begadang. Tingkatkan asupan air, konsumsi sayur dan buah yang cukup, prioritaskan istirahat, dan pastikan tidur yang cukup untuk menjaga vitalitas dan menjalani hidup dengan optimisme!
Bacaan Rekomendasi:
Masalah Kulit Musim Gugur-Dingin: Perawatan Laser untuk Kulit Halus Seperti Bayi
Estetika Laser: Solusi Terpersonal untuk Berbagai Kondisi
Seberapa Banyak yang Anda Ketahui tentang Penghilangan Pigmentasi dengan Laser?
Empat Teknik Laser untuk Kulit Bersih Tanpa Cacat
Apa Itu Estetika Laser? Apakah Memberikan Hasil Nyata?
PRE
NEXT