Anak-Anak yang Lebih Matang Secara Psikologis di Kelas Berusia Campuran
Encyclopedic
PRE
NEXT
Psikolog Amerika telah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki saudara kandung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memahami emosi orang lain dibandingkan dengan yang tidak memiliki saudara. Tumbuh bersama saudara kandung mengembangkan kepekaan yang lebih tinggi terhadap pikiran orang lain dan interpretasi yang lebih akurat terhadap perilaku mereka. Menariknya, kemampuan ini berkorelasi positif dengan jumlah saudara kandung yang ada.
Psikolog menyarankan bahwa dalam kelas dengan usia yang sama, anak-anak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang serupa. Dalam model pengajaran yang seragam, anak-anak yang berkembang lebih lambat mungkin merasa selalu tertinggal, yang dapat menimbulkan perasaan inferior; sebaliknya, anak-anak yang berprestasi tinggi mungkin menjadi cenderung sombong.Dalam kelompok campuran usia, kedua jenis anak tersebut menemukan kepuasan: anak-anak dengan kemampuan lebih rendah menikmati bermain dengan teman sebaya yang lebih muda, sementara anak-anak berprestasi tinggi belajar lebih banyak dari anak-anak yang lebih tua. Anak-anak yang secara teratur berinteraksi dengan anak-anak yang lebih tua menunjukkan keterampilan ekspresi verbal yang lebih baik.Selain itu, dengan prevalensi keluarga dengan satu anak saat ini, kelas campuran usia mengompensasi isolasi keluarga yang dialami anak-anak ini, memungkinkan mereka memahami perspektif dari berbagai kelompok usia.Saat memasuki kelas campuran usia, seorang anak berkembang dari individu yang dirawat menjadi figur kakak yang peduli. Peran sosialnya berubah dari pembelajar menjadi guru kecil; mereka memperoleh wawasan tentang perspektif teman sebaya, mengumpulkan pengalaman sosial yang kaya dan berlapis, serta terus beradaptasi dan menerima tanggung jawab baru mereka.
PRE
NEXT