Apa yang Menyebabkan Gatal pada Bagian Bawah Tubuh Selama Kehamilan? Terkait dengan 3 Perubahan Fisik
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Banyak wanita mengalami gatal pada area genital, yang umumnya disebabkan oleh infeksi ginekologi. Namun, bagaimana jika hal ini terjadi selama kehamilan?
Kehamilan adalah momen yang membahagiakan, dengan ibu hamil menjadi pusat perhatian keluarga. Oleh karena itu, gejala abnormal selama periode ini dapat memengaruhi kesehatan janin. Oleh karena itu, semua perubahan selama kehamilan memerlukan perhatian yang cermat.Saat memasuki kehamilan, perubahan hormonal memicu perubahan fisik, termasuk gatal pada area genital. Terkadang, bahkan kebersihan yang teliti pun tidak dapat meredakannya. Lalu, apa penyebab gatal pada area genital selama kehamilan?
Penyebab Gatal pada Area Genital Selama Kehamilan
1. Pada awal atau pertengahan kehamilan, gatal pada area genital mungkin disebabkan oleh fluktuasi tingkat hormon.
2. Setelah pembuahan, sistem kekebalan tubuh wanita mungkin menjadi kurang kuat, sehingga meningkatkan risiko infeksi bakteri. Akibatnya, gatal pada vagina selama kehamilan dapat menandakan kemungkinan infeksi vagina.
3. Terkadang, gatal pada area genital pada wanita hamil merupakan bagian dari pruritus umum. Hal ini dapat terjadi jika kolestasis intrahepatik berkembang selama kehamilan atau jika kadar bilirubin yang tinggi menyebabkan gatal yang menyebar.
Apa yang harus dilakukan jika terjadi gatal pada area genital selama kehamilan
Jika terjadi gatal pada area genital selama kehamilan, penting untuk tidak panik. Sebaliknya, segera konsultasikan dengan tenaga medis. Tes sekresi vagina rutin dapat menentukan apakah ada peradangan. Jika dikonfirmasi, pengobatan lebih lanjut di bawah pengawasan medis diperlukan, dengan mempertimbangkan kehati-hatian dalam penggunaan obat selama kehamilan.
Mencegah Gatal pada Area Genital Selama Kehamilan
1. Pilih pakaian dalam kehamilan yang terbuat dari katun dan bernapas. Pakaian yang ketat atau tidak pas dapat menyebabkan area genital menjadi panas dan lembap, yang dapat memicu pertumbuhan bakteri. Selain itu, ganti dan cuci pakaian dalam setiap hari.
2. Jaga kebersihan dan kekeringan vulva dengan mencuci area intim setiap hari menggunakan air hangat, bukan air panas.
3. Setelah setiap kali buang air kecil, lap dari depan ke belakang. Selain itu, ibu hamil yang mengalami peningkatan keputihan selama kehamilan dapat menggunakan pembalut panty liner untuk mencegah rasa malu. Dalam hal ini, disarankan untuk menghindari pembalut panty liner yang beraroma.
(function(){vars="_"+Math.random().toString(36).slice(2);document.write('
');(window.slotbydup=window.slotbydup||[]).push({id:"251396",container:s,size:"250,250",display:"inlay-fix"});})();
4. Jika terjadi gatal pada area genital, hindari menggaruk untuk mencegah kerusakan kulit atau bahkan luka terbuka.
5. Selama kehamilan, hindari mengonsumsi makanan pedas, seafood, atau makanan dan obat-obatan lain yang dapat menyebabkan alergi.
6. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan di area genital selama kehamilan, hindari membeli obat anti-gatal yang dijual bebas. Sebaliknya, segera cari bantuan medis profesional di rumah sakit.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved