Perawatan berlebihan mempercepat penuaan kulit – usahakan satu hari tanpa makeup setiap minggu
Encyclopedic
PRE
NEXT
Keinginan untuk tampil sebaik mungkin adalah hal yang universal, dan makeup dapat memperindah kulit dan vitalitas. Namun, Liu Yongsheng memperingatkan bahwa kosmetik yang tebal dapat menghambat pelepasan panas wajah, sementara partikel dalam produk dapat menyumbat pori-pori. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan perubahan warna kulit dan penuaan dini.Selain itu, zat berbahaya dalam kosmetik—seperti hormon, logam berat, dan agen fluoresen—dapat menembus kulit, menyebabkan kerusakan dan memicu jerawat, infeksi, atau luka. Pembersihan tidak boleh terlalu keras Banyak penggemar kecantikan percaya bahwa hanya dengan langkah pembersihan berulang kali dapat mencapai pembersihan kulit yang menyeluruh, sehingga mereka menggosok wajah dengan keras setiap hari. Selain pembersihan rutin, mereka sering menggunakan produk eksfoliasi.Pembersihan berlebihan menghilangkan minyak esensial dan kelembapan, membuat kulit kering dan dehidrasi. Hal ini juga dapat merusak lapisan pelindung sebum, memicu produksi minyak berlebih. Selain itu, penggunaan pembersih yang memiliki sifat penghilang minyak dan eksfoliasi menyebabkan iritasi ganda pada kulit. Hal ini menipiskan kulit, melemahkan pertahanannya, meningkatkan sensitivitas, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroba, berpotensi menyebabkan alergi dan peradangan.
Perawatan kulit tidak boleh berlebihan
Banyak orang menggunakan berbagai produk perawatan kulit dengan bahan yang berbeda setiap hari, khawatir kulit tidak cukup ternutrisi, dan seringkali menambahkan serum berkonsentrasi tinggi – benar-benar berlebihan dalam 'perawatan wajah' mereka.Kapasitas penyerapan kulit terbatas. Perawatan berlebihan, seperti mengaplikasikan kosmetik berbahan dasar bubuk atau krim secara berulang, tidak hanya menyumbat pori-pori tetapi juga dapat menyebabkan "suplemen" ini menggantikan fungsi sekresi dan nutrisi alami kulit. Hal ini memaksa kelenjar kulit untuk "pensiun" lebih awal, menyebabkan penuaan dini.
Satu hari tanpa makeup per minggu
Sebagai organ terbesar tubuh, kulit menjalankan fungsi vital termasuk perlindungan, penyerapan, metabolisme, dan kekebalan. Hindari membebani kulit dengan praktik "relaksasi kulit" – berikan kulit Anda satu hari istirahat setiap minggu.Hindari makeup sebisa mungkin, meskipun langkah perawatan kulit yang esensial tetap diperlukan. Pilih pembersih non-busa dan hindari menggosok dengan keras. Batasi penggunaan hanya pada pelembap, tunda penggunaan produk pemutih atau anti-kerut. Mereka yang memiliki kulit berminyak sebaiknya memilih formulasi cair, mengganti produk lain dengan serum ringan. Selama periode ini, lengkapi dengan diet ringan yang kaya akan buah dan sayuran segar, peningkatan asupan air, dan hindari begadang.
Metode perawatan kulit bervariasi sesuai jenis kulit
1. Perawatan diet untuk kulit berminyak
Kulit berminyak biasanya ditandai dengan pori-pori yang membesar, produksi sebum yang tinggi, dan kilau berminyak yang khas. Jerawat dan infeksi yang sering muncul seringkali menjadi tantangan besar dalam perawatan kulit.Sebenarnya, kondisi kulit ini pada individu muda sering disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan. Prioritaskan makanan yang menyejukkan dan netral seperti melon musim dingin, loofah, mentimun, lobak putih, tomat, dan ayam. Hindari makanan pedas, hangat, dan berlemak, serta krim, buah kalengan, dan potongan daging babi berlemak.
2. Perawatan Diet untuk Kulit Kering
Jenis kulit ini memiliki potensi kecantikan, namun cenderung kering dan mudah berkerut. Paparan sinar matahari sering menyebabkan kemerahan dan sensasi terbakar yang tidak disengaja, dengan pengelupasan dan ketombe sebagai kejadian umum.Orang dengan kulit kering disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan seperti kacang hitam, kedelai, dan kacang adzuki, serta makanan alkali seperti sayuran dan buah-buahan. Makanan asam sebaiknya dihindari atau dikurangi. Ramuan herbal yang meningkatkan sirkulasi darah dan menutrisi yin juga dapat bermanfaat; pilihan termasuk akar angelica, bunga safflower, buah goji, dan umbi lili.
3. Perawatan Diet untuk Kulit Kombinasi dan Normal
Jenis kulit ini biasanya ditandai dengan dahi dan hidung yang berminyak dan berkilau, sementara area lain tetap kering. Kulit ini sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet dari matahari. Kulit kombinasi paling umum ditemukan pada wanita. Kebutuhan diet untuk kulit kombinasi dan normal mirip dengan kulit kering: batasi konsumsi makanan dan hindari berlebihan.
4. Perawatan Diet untuk Kulit Sensitif
Metode utama untuk mencegah reaksi alergi adalah menghindari semua alergen, artinya harus menghindari konsumsi makanan yang berpotensi memicu alergi. Ini termasuk menghindari makanan mentah dan dingin seperti plum, persik, sayuran mentah, dan makanan yang bersifat mendinginkan.Makanan berlemak juga harus diminimalkan, termasuk lemak hewan dan makanan goreng, karena hal ini memperparah kelebihan minyak pada kulit berminyak. Makanan pedas harus dihindari, karena sifat iritan mereka memperburuk sensitivitas kulit.
PRE
NEXT