Tiga Makanan Harian Pekerja Kantoran: Cara Makan Sehat untuk Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam
Encyclopedic
PRE
NEXT
Setelah tidur semalaman, tubuh kehilangan sejumlah besar air dan nutrisi, sehingga saat bangun tidur, tubuh berada dalam keadaan dehidrasi fisiologis. Sarapan konvensional saja tidak cukup untuk mengganti kehilangan tersebut. Oleh karena itu, setelah bangun tidur, sebaiknya tidak terburu-buru makan sarapan, melainkan segera minum 500-800 mililiter air mendidih yang dingin. Ini mengganti cairan yang hilang semalaman dan membersihkan usus, meskipun sebaiknya menghindari minum air dalam jumlah besar sebelum sarapan.
Menambahkan buah ke dalam sarapan meningkatkan kualitas nutrisinya! Kaya akan vitamin A dan C, serta vitamin B, serat, dan mineral, buah tidak hanya merangsang nafsu makan tetapi juga meningkatkan pergerakan usus dan menjaga keseimbangan asam-basa. Mengonsumsi buah tidak hanya menutrisi kulit tetapi juga membuat seseorang terlihat bercahaya, cantik, dan memikat sejak awal hari!Misalnya, Anda dapat memilih bubur polos dengan sayuran, salad segar, atau sandwich ham dengan mentimun. Setelah sarapan, apel, jeruk, atau setengah pisang akan menjadi pilihan yang ideal.
Kalori sarapan tidak boleh berlebihan
Asupan sarapan bervariasi tergantung pada tipe tubuh dan usia, meskipun mengonsumsi 400-500 kalori umumnya sesuai, yang mewakili sekitar seperempat dari kebutuhan harian. Namun, seseorang dapat mempertimbangkan untuk menambah karbohidrat tambahan.
Gandum utuh dan sayuran akar tidak hanya kaya karbohidrat tetapi juga memberikan energi dasar yang cepat bagi tubuh – seperti mobil membutuhkan bensin untuk berjalan. Sarapan bergizi dapat mencakup bubur nasi, roti kukus, kue lobak, roti panggang, oatmeal, atau roti gandum utuh sebagai menu utama. Alternatifnya, pilih gandum utuh dan sayuran akar yang lebih kasar seperti roti gandum utuh atau bubur multigrain.
Sarapan merupakan waktu yang tepat untuk mengonsumsi produk susu. Susu merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan kaya akan kalsium; tidak ada makanan lain yang umum dikonsumsi yang dapat menandingi kandungan kalsium dalam susu.Menambahkan produk susu ke dalam sarapan—seperti segelas susu sapi, susu kambing, atau yogurt rendah gula—merupakan pilihan yang sangat baik. Selain mendukung perkembangan tulang, kalsium dalam produk susu meningkatkan respons saraf dan otot terhadap rangsangan, sehingga membantu menstabilkan mood.Oleh karena itu, memulai hari dengan segelas susu atau susu kedelai, mungkin disertai telur goreng, memberikan protein yang sangat baik. Hal ini membantu kita terlihat waspada dan penuh energi sejak awal.
Dua Perangkap Saat Makan Siang
1. Hindari makanan tinggi karbohidrat. Makanan yang kaya gula dan pati—seperti nasi, mie, roti, dan kue manis—dapat menyebabkan kelelahan dan mengganggu konsentrasi di tempat kerja.
2. Hindari makanan instan sebagai pengganti makan siang, seperti mie instan atau makanan cepat saji Barat, yang rendah nutrisi.
Dua Praktik yang Direkomendasikan untuk Makan Siang
1. Pilih makanan kaya protein seperti daging, ikan, unggas, telur, dan produk kedelai, yang juga tinggi kolin. Protein berkualitas tinggi dalam makanan ini meningkatkan kadar tirosin dalam darah, menjaga pikiran tetap tajam, dan berperan penting dalam pemahaman dan memori.
2. Pilih daging rendah lemak, buah segar, atau jus buah – makanan rendah lemak. Pastikan asupan protein berkualitas tinggi yang cukup dari susu, susu kedelai, atau telur untuk menjaga kelincahan mental dan pemikiran yang tajam.
Makanan yang tidak cocok untuk dikonsumsi pada malam hari
1. Makanan yang menghasilkan gas seperti ubi jalar, jagung, dan kacang polong menghasilkan gas pencernaan yang signifikan selama proses pencernaan. Gas yang tidak terserap sebelum tidur dapat menyebabkan kembung perut, mengganggu tidur normal.
2. Makanan pedas seperti cabai, bawang putih, dan bawang merah.Penelitian terbaru di Australia menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh selama siklus tidur pertama, sehingga mengurangi kualitas tidur. Hal ini juga dapat menyebabkan sensasi terbakar di lambung dan gangguan pencernaan, yang lebih lanjut mengganggu istirahat.
3. Makanan berlemak berlebihan seperti daging babi. Makanan berlemak meningkatkan beban kerja pada usus, lambung, hati, kantong empedu, dan pankreas selama pencernaan. Hal ini merangsang sistem saraf, membuatnya tetap aktif dan berpotensi menyebabkan insomnia.
4. Kaldu daging. Memberikan diri sendiri semangkuk kaldu ayam atau tulang babi yang panas pada makan malam mungkin tidak disarankan. Kaldu berbasis daging cenderung berlemak dan tinggi kalori, sehingga paling rentan menyebabkan kenaikan berat badan. Kaldu ini tidak cocok untuk dikonsumsi pada malam hari dan lebih baik dinikmati pada sarapan atau makan siang. Sup jamur adalah alternatif yang lebih baik pada waktu ini.Terutama bagi yang sensitif terhadap kafein, efek stimulan dapat bertahan lebih lama. Selain itu, kafein bertindak sebagai diuretik; konsumsi berlebihan dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, yang dapat mengganggu tidur.
6. Alkohol. Meskipun alkohol dapat mempercepat onset tidur, ia membuat tidur tetap berada pada fase tidur ringan, menghambat masuk ke fase tidur dalam. Akibatnya, meskipun tidur lama, peminum sering bangun merasa lelah.
PRE
NEXT