Musim Dingin: Musim Terbaik untuk Suplemen Nutrisi Diet Musim Dingin: Pelembap dan Tonik Siang dan Malam
Encyclopedic
PRE
NEXT
Musim dingin memang musim yang ideal untuk nutrisi, namun tonifikasi berlebihan dapat menyebabkan panas dalam dan ketidaknyamanan. Pertimbangkan untuk mengadopsi pendekatan "putih dan hitam" dalam kombinasi makanan untuk menyeimbangkan sifatnya.
Makanan putih unggul dalam melembapkan kekeringan. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, warna putih dikaitkan dengan paru-paru, dan sebagian besar makanan putih memiliki sifat menyehatkan paru-paru.Ambil contoh kubis, sayuran musim dingin yang paling umum: ia menutrisi lambung, menghasilkan cairan, meredakan iritasi, menghilangkan dahaga, dan membersihkan racun panas. Seratnya juga 'melatih' sistem pencernaan. Kacang air membersihkan panas, menghasilkan cairan, mempromosikan diuresis, dan mengubah dahak; umbi lili membersihkan kekeringan paru-paru, menutrisi yin, dan membersihkan panas – ideal untuk ditambahkan beberapa irisan ke bubur atau tumis.Ubi jalar Cina menutrisi ginjal, memperkaya esensi, bermanfaat bagi paru-paru, dan meredakan batuk, menjadikannya ideal untuk sup rebus; tunas bambu air dan lobak putih juga sangat cocok untuk musim ini. Makanan hitam dianggap sebagai "tonik yang luar biasa". Di antara ini, biji wijen hitam bersifat netral dan manis, menutrisi hati dan ginjal sambil melembapkan lima organ dalam. Cara penyiapannya sederhana: cukup panggang dan haluskan menjadi pasta.Beras hitam dan kacang hitam kaya akan protein, merangsang nafsu makan, memperkuat limpa, menghangatkan hati, dan menutrisi yin ginjal. Mereka cocok untuk bubur atau direbus dalam sup dengan tulang babi, ayam berkulit hitam, atau ikan. Jamur hitam melembapkan paru-paru dan meningkatkan qi, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk salad dingin atau dipadukan dengan hidangan vegetarian.Tentu saja, pemilihan bahan harus mempertimbangkan konstitusi dan karakteristik individu. Misalnya, mereka yang mengalami sembelit sebaiknya mengurangi konsumsi ubi jalar, sementara umbi lili tidak cocok untuk batuk dingin atau pendarahan akibat kekurangan energi. Individu dengan diare atau tinja encer sebaiknya membatasi konsumsi lobak putih. Selain itu, moderasi sangat penting saat mengonsumsi makanan bergizi—biasanya, porsi sedang per makan, 2–3 kali seminggu, disarankan.
PRE
NEXT