Gejala fungsi hati yang buruk. Sembilan kebiasaan yang paling merusak kesehatan hati.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Apakah hati Anda masih sehat? Hati adalah salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Jika berfungsi tidak normal, berbagai penyakit dapat timbul, bahkan berpotensi mengancam nyawa! Lalu, apa saja gejala yang menandakan kesehatan hati yang buruk? Hari ini, redaksi 39 Health Hall akan mengungkap 9 kebiasaan gaya hidup paling merusak bagi hati Anda. Mari kita simak.
Hati adalah organ vital yang bertanggung jawab atas pencernaan dan metabolisme. Bahkan kerusakan hati yang ringan pun dapat mengancam nyawa. The Times of India menerbitkan artikel yang merangkum sembilan kebiasaan paling merusak bagi hati, yang disusun oleh para ahli dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, India, dan Israel.
1. Kurang tidur
Saat ini, banyak orang memiliki kebiasaan bekerja atau menghibur diri di malam hari, tetapi begadang paling mungkin menyebabkan penyakit hati.
Selama tidur, tubuh menjalani proses perbaikan diri secara otomatis. Mereka yang sering begadang tidak hanya mengalami kekurangan tidur dan sistem kekebalan yang melemah, tetapi juga mengganggu proses perbaikan diri hati pada malam hari.
Bagi individu yang sudah terinfeksi virus hepatitis, begadang dapat memperburuk kondisi mereka.
Profesor Neil Colin, ahli dari American Sleep Association, menyarankan para pemalas malam untuk menyesuaikan jadwal mereka, idealnya tidur sebelum pukul 11 malam setiap malam dan memastikan istirahat selama 7–8 jam. Hal ini memungkinkan hati untuk mendetoksifikasi secara efektif, menjaga kesehatan secara keseluruhan.
2. Menunda Buang Air Kecil Setelah Bangun
Proses detoksifikasi alami tubuh terjadi melalui buang air kecil, keringat, dan buang air besar.
Buang air kecil segera setelah bangun membantu mengeluarkan toksin yang terakumulasi semalaman, mencegah penumpukan toksin dalam tubuh dan toksisitas hati.
3. Makan berlebihan
Banyak orang menyadari bahwa asupan makanan berlebihan membebani sistem pencernaan dan dapat menyebabkan penyakit hati berlemak. Dr Paradis mencatat bahwa makan berlebihan tidak hanya merusak kesehatan gastrointestinal tetapi juga secara signifikan meningkatkan radikal bebas dalam tubuh.
Peran penting hati adalah melawan radikal bebas, menghilangkan racun, dan membersihkan darah. Semakin tinggi beban radikal bebas, semakin parah gangguan fungsi hati.
4. Melewatkan sarapan
Para ahli menunjukkan bahwa menjaga rutinitas sarapan harian tidak hanya menetralkan asam lambung untuk melindungi hati tetapi juga mengurangi risiko berbagai penyakit seperti diabetes, batu empedu, dan sembelit.
Dr. Hermit Suri, seorang ahli gizi integratif dari Ontario, Kanada, menyatakan bahwa sarapan sehat memperpanjang rasa kenyang dan mencegah kerusakan hati.
PRE
NEXT