Mengapa Menopause Menyebabkan Penambahan Berat Badan: Strategi untuk Mencegah Penambahan Berat Badan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Saat memasuki masa menopause, wanita mengalami berbagai perubahan fisik dan menderita ketidaknyamanan seperti hot flushes dan insomnia, sering disertai dengan kenaikan berat badan yang cepat. Mengingat usia lanjut yang biasanya terkait dengan menopause, menurunkan berat badan berlebih menjadi jauh lebih sulit setelah obesitas terjadi. Sayangnya, kenaikan berat badan cenderung meningkat secara signifikan selama fase ini. Obesitas berlebihan memberikan beban pada berbagai organ dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius.Disarankan untuk menangani kenaikan berat badan secara cepat. Untuk mencapai penurunan berat badan yang efektif, seseorang harus terlebih dahulu memahami penyebab mendasar obesitas. Mengapa menopause seringkali menyebabkan kenaikan berat badan? Wanita yang mencari jawaban dianjurkan untuk membaca lebih lanjut.
Mengapa menopause seringkali menyebabkan penambahan berat badan?
1. Penurunan kadar estrogen
Saat memasuki menopause, wanita mengalami penurunan drastis kadar estrogen. Hal ini terjadi karena fungsi ovarium melemah, sehingga kemampuan produksi estrogen berkurang. Hormon mengatur metabolisme; ketika kadar hormon menurun, fungsi metabolisme dapat terganggu, menyebabkan penambahan berat badan.
Lemak berlebih di sekitar pinggang dan perut menumpuk lebih mudah, menciptakan penampilan yang lebih penuh. Tanpa pengelolaan berat badan, mobilitas dapat menjadi semakin terbatas.
2. Kebiasaan gaya hidup yang buruk
Selama menopause, wanita sering mengalami peningkatan iritabilitas dan sensitivitas, dengan masalah kecil memicu frustrasi yang intens.Beberapa wanita beralih ke makan berlebihan saat sedih, menggunakan makanan dan minuman untuk melampiaskan amarah. Episode berulang ini menyebabkan asupan kalori berlebihan, membuat tubuh menumpuk lemak dalam jumlah besar dan mengakibatkan penampilan yang lebih gemuk.
Selain itu, stamina fisik menurun secara signifikan selama menopause, membuat banyak orang kehilangan minat pada olahraga. Pola makan dan tidur yang tidak teratur, dengan sedikit aktivitas fisik, berarti energi dan lemak yang terbakar berkurang.Hal ini pada akhirnya menyebabkan penumpukan lemak yang signifikan, menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat seiring waktu.
3. Preferensi terhadap rasa yang kuat
Wanita menopause mengalami berbagai perubahan fisik, seperti penurunan indra perasa. Akibatnya, mereka sering menambahkan garam berlebihan saat memasak. Konsumsi makanan yang terlalu asin dalam jangka panjang menyebabkan kelebihan natrium, yang mudah menyebabkan edema. Ketika tubuh menahan cairan, seluruh tubuh terlihat lebih berat.Akibatnya, wanita yang secara rutin menggunakan garam berlebihan saat memasak atau menyukai makanan olahan sering terlihat lebih bengkak. Bagaimana wanita menopause dapat mengatasi kenaikan berat badan? 1. Berpartisipasi dalam tarian persegi Mengingat usia lanjut yang umum pada masa menopause, olahraga intensitas tinggi atau berat tidak cocok untuk pengelolaan berat badan.Tarian persegi direkomendasikan sebagai aktivitas fisik. Gerakan-gerakan yang relatif sederhana membantu membakar lemak dan kalori berlebih, memberikan manfaat dalam mengatasi masalah berat badan.
2. Tingkatkan asupan sayuran
Wanita menopause disarankan untuk memprioritaskan sayuran, karena fungsi pencernaan yang menurun pada tahap ini cukup umum. Banyak yang mengalami sembelit kronis, yang jika dibiarkan dapat berkontribusi pada penambahan berat badan akibat sembelit.
Untuk mengatasi bentuk penambahan berat badan ini, meningkatkan asupan sayuran sangat penting. Sayuran segar kaya akan serat makanan, yang merangsang peristaltik usus, secara efektif mempromosikan pengeluaran limbah yang terakumulasi. Hal ini secara bertahap memulihkan kekencangan perut, menciptakan penampilan yang lebih ramping.
Banyak sayuran yang membantu mengatasi kenaikan berat badan akibat sembelit, seperti amaranth, yang membersihkan panas dan detoksifikasi. Mengonsumsinya dapat mengatasi kekeringan usus besar, melunakkan tinja, dan mempermudah buang air besar.Bayam, yang kaya akan serat kasar tumbuhan, merangsang sekresi pankreas, membantu pencernaan, dan mempercepat motilitas usus untuk pengeluaran tinja yang lebih cepat. Seledri, yang dikenal merangsang gerakan gastrointestinal, sangat bermanfaat untuk sembelit yang disebabkan oleh dehidrasi.
PRE
NEXT