Terapi Diet dalam Kedokteran Tradisional Tiongkok untuk Masalah Kulit
Encyclopedic
PRE
NEXT
Wanita muda sangat memperhatikan kondisi kulit mereka, dengan bintik-bintik, jerawat, noda, dan kerutan menjadi masalah umum dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai pendekatan tersedia untuk mengatasi masalah ini; selain rutinitas perawatan kulit yang teliti, terapi diet tradisional Tiongkok dapat diintegrasikan. Mari kita jelajahi ini di bawah ini:
Bintik-bintik: Timbul akibat paparan sinar matahari atau kondisi panas lembab. Terapi diet: Luffa, kulit belalang, dan kacang air.Terapi diet: Fangfeng, kacang hijau, dan loofah.
Kerutan: Akibat kekurangan nutrisi dan kelembapan pada kulit. Terapi diet: Akar astragalus dan kulit belalang.
Jerawat: Sekresi sebum berlebihan menumpuk di lapisan kulit, membentuk kotoran yang kemudian meradang dan berisi nanah. Terapi diet: Semangka, loofah, dan poria.
Lingkaran hitam di bawah mata: Akibat kurang tidur dan kelelahan berlebihan. Terapi diet: Akar rehmannia yang diolah dengan jujube asam atau jujube biasa.
Kantung mata: Selain faktor genetik, penyebab utama selalu kurang tidur.Ramuan makanan: Kulit belalang, Eupatorium, dan Poria cocos.
Kulit kasar: Polusi udara, insomnia kronis, atau stres kerja menyebabkan kulit kehilangan kilau, menjadi kasar dan kusam.Obat herbal: Semangka, jamur salju, dan umbi lili. Penampilan layu dan kusam: Disebabkan oleh kelelahan, juga merupakan tanda penuaan. Obat herbal: Biji biota, goji berry, dan jujube yang diawetkan dengan madu. Vitamin sangat penting untuk kecantikan dan kesehatan kulit. Vitamin A memperkuat dan melembapkan kulit; kekurangan vitamin A menyebabkan kulit kering dan kasar. Vitamin B meratakan kerutan dan memudarkan noda.Vitamin C mencegah penuaan pembuluh darah kulit, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, mencerahkan kulit, dan mengurangi pigmentasi. Vitamin E mengurangi jerawat dan produksi melanin sambil memberikan manfaat anti-penuaan. Unsur mikro zinc menentukan kelembutan dan elastisitas kulit.Kulit yang kekurangan zinc rentan terhadap pengelupasan, kekasaran, dan kerutan, serta lebih rentan terhadap eksim, jerawat, dan kudis. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi ini, seperti produk kedelai, wortel, tomat, lemon, jeruk, pare, kacang tanah, kacang polong, kacang hijau, ikan, telur, dan produk susu.Tendon hewan, kaki babi, dan kulit babi mengandung kolagen dan elastin yang melimpah. Konsumsi rutin dapat mengencangkan sel-sel kulit, meningkatkan kekenyalan kulit, mengurangi kerutan, dan memperbaiki tekstur serta elastisitas. Makanan kaya zinc meliputi daging tanpa lemak, hati babi, dan ikan. Tiram adalah seafood dengan kandungan zinc tertinggi dan dapat dikonsumsi secara moderat.Konsumsi rutin kedelai menutrisi kulit dan rambut, memberikan tekstur lembap dan halus dengan elastisitas yang meningkat, sambil mempromosikan otot yang kenyal dan kokoh serta memperpanjang kemudaan. Jujube kaya akan vitamin C, sekutu penting untuk kesehatan kulit; kekurangan vitamin C dapat menyebabkan bintik-bintik, jerawat, cheilitis angularis, peradangan bibir, dermatitis seboroik, dan rambut kusam serta rapuh. Jujube juga mengandung vitamin E yang melimpah, sering disebut sebagai "agen anti-penuaan".Saat ini, hidangan obat yang berpusat pada kurma sangat populer. Biji kenari, yang kaya akan asam linoleat, merupakan makanan yang ideal untuk melembapkan dan mempercantik kulit. Konsumsi rutin membantu menjaga otot yang halus dan lentur, rambut hitam berkilau, serta sirkulasi darah yang lancar. Tunas bambu, loofah, telur ikan, jahe, kismis, osmanthus, biji semangka, dan sumsum dari sapi, domba, dan babi semuanya diakui sebagai makanan yang menyehatkan.
PRE
NEXT