Menguasai tiga hal penting untuk menjalin hubungan dengan ibu mertua
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Saya memperlakukan ibu mertua saya lebih baik daripada ibu kandung saya, namun dia tidak menunjukkan rasa terima kasih—sungguh menjengkelkan. Dia selalu membeli sepatu dari kios pinggir jalan seharga beberapa pound per pasang. Ketika saya membelikan dia sepasang sepatu seharga ratusan pound, dia tidak hanya menyebut saya boros tetapi menyembunyikannya di lemari, terus memakai sepatu murahnya.Dia bersikeras makan sisa makanan. Ketika saya menyarankan dengan baik bahwa itu tidak sehat, dia mengangkat alis dan membalas, "Lihat aku—aku sudah makan sisa makanan sepanjang hidupku dan aku baik-baik saja." Singkatnya, dia tidak bisa menerima gaya hidup modern dan menganggapnya dengan penghinaan yang mutlak. Itu tidak tertahankan. Mereka bilang kamu harus memperlakukan ibu mertua seperti atasan di tempat kerja. Saya sudah sopan dan toleran—apakah itu tidak cukup? Bahkan bos saya tidak seberat ini untuk dipuaskan.
Tanggapan Ahli Psikologi:
Jika bosmu memesan sup sirip hiu saat makan, apakah kamu akan memberitahunya bahwa itu tidak ramah lingkungan dan menyarankan mie kaca sebagai gantinya? Hanya karena kamu menganggap prinsip gaya hidupmu lebih progresif, bukan berarti kamu harus mencoba mereformasi ibu mertuamu. Hormat bukan amal atau indoktrinasi; itu tidak boleh merendahkan, hanya setara atau bahkan mengagumi. Hormat juga bukan sama dengan kasih sayang yang dalam—kasih sayang yang dalam bisa menjadi posesif atau tidak sabar terhadap kelemahan seseorang. Hormat, bagaimanapun, membutuhkan ketenangan dan pengendalian diri.
Persyaratan Utama untuk Rasa Hormat: Kenali Posisi Anda
Ibu mertua Anda sama sekali bukan ibu kandung Anda. Ibu kandung Anda adalah satu-satunya orang di dunia yang tidak akan pernah menyimpan dendam, tidak peduli seberapa sering Anda membuatnya kesal. Tapi ibu mertua Anda? Dia mungkin mengingat bahkan satu kesalahan kecil, sama seperti Anda sering menyimpan dendam terhadapnya.Ambil contoh sebuah pakaian. Saat memberikannya kepada ibu Anda, Anda mungkin berkata: "Berhenti memakai pakaian dari kios pasar. Perlu diingat, pewarna berkualitas rendah bisa bersifat karsinogenik." Saat memberikannya kepada ibu mertua Anda, lebih baik Anda berkata: "Pakaian ini akan terlihat sangat indah pada Anda. Cobalah. Jika tidak sesuai selera Anda, saya akan mengembalikannya untuk ditukar."
Esensi penghormatan: Biarkan dia menjadi dirinya sendiri
Apa pun yang dia pilih untuk dilakukan, jangan pernah berperan sebagai penyelamat. Seringkali, semakin Anda mencoba mengubahnya, semakin dia akan menjaga kebiasaan yang sudah tertanam seperti melindungi luka—karena kebiasaan itu seringkali menjadi sumber keamanannya.Lagipula, apa hak Anda untuk mengubahnya? Hanya karena Anda puluhan tahun lebih muda? Seperti yang pernah dikatakan Wang Shuo, "Saya pernah muda—apakah Anda pernah tua?"
Kunci Hormat: Menahan Kasih Sayang
Dengan ibu mertua, Anda harus menahan diri. Tanpa itu, Anda berisiko menyakitinya atas nama cinta. Hai Qing, bintang film Double-Sided Tape, mengamati:Setelah memerankan begitu banyak peran ibu mertua, aku menyadari hubungan ini tidak dapat didamaikan dalam beberapa hal. Bersikap baik padanya boleh saja, tapi jangan terlalu bergantung. Pengendalian diri sangat penting—menjaga jarak tertentu menguntungkan kedua belah pihak." Jarak tidak hanya menciptakan keindahan, tapi juga rasa hormat.
Zodiak yang berbeda membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam menghormati:
Capricorn: Berikan dia wewenang atas tugas rumah tangga
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved