Mengonsumsi buah setelah makan dapat menyebabkan sembelit
Encyclopedic
PRE
NEXT
Apakah makan buah setelah makan menyebabkan sembelit?Kita tahu bahwa perut umumnya kosong sebelum makan. Saat buah dikonsumsi, gula dalam buah cepat berubah menjadi glukosa untuk penyerapan yang efisien. Seiring meningkatnya kadar gula darah, otak secara bertahap mengurangi rasa kosong di perut. Selain itu, serat makanan dalam buah menciptakan rasa kenyang, menekan nafsu makan berlebihan. Hal ini secara alami mencegah makan berlebihan pada makan utama, menjadikannya metode ideal untuk pengendalian diet.Selain itu, mengonsumsi buah sebelum makan secara signifikan meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral oleh tubuh, memastikan asupan nutrisi yang cukup saat menikmati makanan.
Konstipasi kronis pada lansia dapat berkontribusi pada demensia
Penelitian dari institut geriatri internasional menunjukkan bahwa konstipasi persisten pada lansia merupakan faktor signifikan dalam penurunan kognitif, dengan sekitar 80% penderita konstipasi lansia berisiko lebih tinggi mengembangkan demensia.
Peneliti dari kombinasi Tongmi Shuang menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, bakteri usus memecah protein yang tidak tercerna menjadi zat beracun seperti amonia, merkaptan, indol, hidrogen sulfida, dan histamin. Zat-zat beracun ini kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui feses. Namun, penderita sembelit pada lansia tidak dapat mengeliminasi zat-zat beracun ini dengan baik, menyebabkan penumpukan bertahap di dalam tubuh.Ketika penumpukan zat beracun melebihi kapasitas detoksifikasi hati, zat-zat ini secara bertahap masuk ke otak melalui aliran darah, merusak sistem saraf pusat, dan menjadi pemicu utama penurunan kognitif pada lansia. Mengingat lansia umumnya mengonsumsi makanan lebih sedikit, memiliki fungsi pencernaan yang lemah, dan mengalami penurunan proses metabolisme yang signifikan, sembelit kronis pada kelompok ini secara signifikan meningkatkan risiko mengembangkan demensia.
Peneliti dari tim Tongmisang menjelaskan bahwa sembelit pada lansia umumnya dapat dikategorikan sebagai sembelit spastik atau atonik. Sembelit spastik sering dipicu oleh konsumsi rempah-rempah atau serat berlebihan dalam makanan. Penderita sembelit jenis ini disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah serat dan setengah cair seperti susu, bubur nasi, sup telur, dan nasi lembut untuk mencegah atau meredakan gejala secara efektif.Sembelit atonik umumnya disebabkan oleh kekurangan lemak dalam diet, asupan buah dan sayuran yang tidak memadai, serta dehidrasi. Lansia yang mengalami sembelit jenis ini disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi serat untuk meningkatkan asupan serat dan merangsang pergerakan usus. Contohnya termasuk biji-bijian utuh, sayuran berdaun hijau, produk kedelai, dan makanan kaya vitamin B1, yang dapat membantu meredakan gejala sembelit.
Setelah menjelaskan penyebab sembelit, lansia yang rentan mengalami kondisi ini disarankan untuk membiasakan diri minum segelas air hangat yang sedikit asin saat perut kosong setelah bangun tidur dan mengonsumsi segelas yogurt sebelum tidur. Kebiasaan ini dapat bermanfaat dalam menjaga keteraturan gerakan usus. Semoga Anda semua sehat dan bahagia.
PRE
NEXT