Tiga kebiasaan kesehatan penting setelah makan: berkumur, memijat wajah, dan berjalan-jalan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bagi individu modern, kesibukan sehari-hari dengan pekerjaan dan kehidupan seringkali meninggalkan sedikit waktu untuk perawatan diri, sehingga banyak orang hidup dalam kondisi kesehatan yang kurang optimal. Oleh karena itu, kita harus memprioritaskan rutinitas pasca makan yang tepat, terutama dengan melakukan tiga tindakan esensial yang dapat berkontribusi pada umur panjang dan kesejahteraan.
"Setelah makan, sebaiknya berkumur beberapa kali untuk mencegah kerusakan gigi dan menjaga nafas segar.Setelah setiap makan, pijat wajah dan perut untuk memperlancar sirkulasi cairan tubuh. Setelah makan, berjalan-jalan dengan santai." Bagian ini, dari buku "The Book of Longevity and Happiness: Chapter on Nourishing Life: Dietary Practices" karya dokter Ming Dynasty Gong Juzhong, menjelaskan tiga rutinitas setelah makan: berkumur, pijat wajah dan perut, serta berjalan.
Berkumur setelah makan tidak hanya membantu menghilangkan sisa makanan tetapi juga membunuh bakteri dan parasit berbahaya di rongga mulut, terbukti efektif dalam mencegah karies gigi dan penyakit gusi. Beberapa mungkin bertanya: apakah lebih baik menggunakan obat kumur khusus setelah makan?Zhou Junbo, Direktur Departemen Stomatologi di Rumah Sakit Nanjing untuk Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Barat Terpadu, menjelaskan bahwa rongga mulut kita mengandung baik bakteri berbahaya maupun komunitas mikroba bermanfaat. Penggunaan berkepanjangan obat kumur antibakteri dapat mengganggu keseimbangan halus ini, yang pada akhirnya merugikan kesehatan mulut. Secara umum, berkumur dengan air garam encer atau teh memberikan hasil terbaik.
"Setelah setiap makan, pijat wajah dan perut dengan tangan untuk memperlancar sirkulasi cairan tubuh.""Cairan tubuh" di sini memiliki dua arti: cairan pencernaan dan air liur. Memijat perut setelah makan dapat meningkatkan motilitas gastrointestinal dan sirkulasi darah di rongga perut, membantu pencernaan dan penyerapan. Tekniknya melibatkan meletakkan telapak tangan di atas pusar dan memijat perut secara perlahan dan lembut searah jarum jam hingga perut terasa hangat. Memijat wajah adalah metode "cuci muka kering" yang terkenal, yang merangsang sekresi air liur.Zhou Junbo menjelaskan bahwa fungsi dasar air liur meliputi melembapkan dan membersihkan rongga mulut, menghilangkan bakteri penyebab plak gigi, melunakkan makanan untuk memudahkan menelan, dan memecah karbohidrat untuk pencernaan. Metode ini melibatkan menggosok kedua telapak tangan hingga hangat, lalu menggunakannya untuk memijat wajah: mulai dari tengah dahi, usap ke bawah melintasi wajah hingga dagu, lalu bergerak ke atas dari sisi-sisi kembali ke dahi. Lanjutkan hingga terasa hangat lembut di seluruh wajah.Perlu diperhatikan bahwa individu dengan hipertensi sebaiknya memijat dari atas ke bawah, sementara yang memiliki hipotensi sebaiknya memijat dari bawah ke atas. "Berjalan santai" merujuk pada berjalan dengan kecepatan yang rileks dan alami.Dr. Li Jing, pakar kesehatan olahraga di Rumah Sakit Integrasi Kedokteran Tradisional Tiongkok dan Barat Nanjing, menyarankan bahwa berjalan santai sekitar 30 menit setelah makan bermanfaat untuk pencernaan, metabolisme, pencegahan obesitas, dan peningkatan kualitas tidur. Orang tua dan mereka yang memiliki kondisi fisik lemah sebaiknya menargetkan 60-70 langkah per menit; secara umum, pria sebaiknya berjalan dengan kecepatan 80-90 langkah per menit, wanita 70-80 langkah per menit; sementara individu muda dengan kondisi fisik baik dapat mempertahankan kecepatan 120-130 langkah per menit.
PRE
NEXT