Cara Menjaga Kesehatan Setelah Makan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Nikmati pir setelah makan makanan panggang. Pir kaya akan vitamin, serat makanan, dan mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi, serta telah lama dihargai sebagai makanan yang membersihkan panas dan detoksifikasi. Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Seoul menemukan bahwa makan pir setelah makan dapat secara signifikan mengeluarkan karsinogen yang terakumulasi dalam tubuh. Bagi perokok atau mereka yang mengonsumsi daging panggang, tingkat hidrokarbon aromatik polisiklik—karsinogen kuat yang menumpuk dalam tubuh—berkurang secara signifikan setelah makan pir.Peneliti menunjukkan bahwa jus pir yang dipanaskan mengandung tingkat senyawa anti-kanker polifenol yang lebih tinggi. Oleh karena itu, setelah mengonsumsi daging panggang atau makanan goreng, pertimbangkan untuk makan pir untuk membantu menghilangkan toksin dari tubuh.
Minumlah teh jelai setelah makan besar. Bagi pecinta daging dan makanan pedas, secangkir teh jelai hangat dan kuat setelah makan berlebihan tidak hanya menghilangkan rasa berminyak tetapi juga membantu pencernaan. Profesor Yang Li dari Sekolah Pascasarjana Akademi Kedokteran Tiongkok menjelaskan bahwa teh jelai menenangkan perut, menghilangkan dahaga, mengusir panas, dan membantu pencernaan. Teh ini menutrisi, menghangatkan, dan memperkuat perut.
Minumlah air jahe dan gula merah setelah makan kepiting. Meskipun bergizi, kepiting bersifat asin dan dingin. Bagi mereka yang memiliki kelemahan lambung dan perut yang dingin, terutama penderita gastritis kronis, konsumsi kepiting dapat memicu nyeri perut atau diare.Obat terbaik adalah minum segelas air jahe dan gula merah setelah makan kepiting. Profesor Yang menjelaskan bahwa jahe memiliki sifat menghangatkan, meningkatkan dan mempercepat sirkulasi darah sambil merangsang sekresi lambung, sehingga menetralkan sifat dingin daging kepiting. Gula merah, seperti jahe, menghangatkan perut dan mengusir dingin. Kombinasi keduanya memberikan efek menghangatkan yang lebih kuat.Untuk gangguan pencernaan, konsumsi pepaya. Konsumsi berlebihan telur, daging, atau makanan yang sulit dicerna sering menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan di perut bagian atas. Mengonsumsi pepaya dapat dengan cepat meredakan gangguan pencernaan tersebut. Profesor Li Huiming dari Departemen Gizi Rumah Sakit Xiangya, Universitas Central South, mencatat bahwa Compendium of Materia Medica mencatat pepaya memiliki sifat hangat dan rasa asam, mampu menenangkan hati, menyeimbangkan lambung, dan merilekskan otot dan meridian.Penelitian modern membuktikan bahwa pepaya mengandung papain yang melimpah, juga dikenal sebagai enzim pepaya, yang memiliki kemampuan hidrolisis yang kuat terhadap protein hewani dan tumbuhan, polifenol, ester, dan amida. Mengonsumsi pepaya setelah makan dapat mengatur sistem pencernaan, membantu pencernaan, dan memperlancar buang air besar.
Untuk makanan berlemak, seledri membersihkan sistem.Jika makanan mengandung banyak makanan berlemak, mengonsumsi salad seledri dingin dapat membantu menghilangkan rasa berlemak. Dr. Rui Lili dari Departemen Makanan dan Gizi di Akademi Ilmu Kedokteran Militer menjelaskan bahwa seledri kaya akan serat, yang dapat mengangkut sebagian lemak yang dikonsumsi. Salad seledri dingin mempertahankan lebih banyak vitamin, mineral, dan serat makanan, sehingga lebih efektif dalam mengurangi rasa berlemak.
PRE
NEXT