Hindari berolahraga segera setelah makan; berjalan cepat diperbolehkan setelah setengah jam
Encyclopedic
PRE
NEXT
Banyak orang menikmati tidur siang atau menonton televisi setelah makan malam. Namun, berolahraga secara tepat setelah makan tidak hanya membantu pencernaan tetapi juga memperkuat tubuh, memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Jadi, apa saja olahraga yang bermanfaat setelah makan? Di bawah ini, saya akan memperkenalkan empat olahraga paling cocok setelah makan untuk menjaga kesehatan.
Mengapa tidak boleh berolahraga segera setelah makan
Berlari atau berolahraga setelah makan tidak disarankan. Setelah makan, organ pencernaan membutuhkan pasokan darah yang cukup untuk melakukan pekerjaan intensifnya. Berolahraga pada waktu ini secara tidak terhindarkan mengalihkan aliran darah yang signifikan ke otot rangka, sehingga mengurangi pasokan darah ke saluran pencernaan. Hal ini tidak hanya melemahkan motilitas gastrointestinal tetapi juga secara signifikan mengurangi sekresi cairan pencernaan, menyebabkan gangguan pencernaan.
Mengapa berlari atau berolahraga setelah makan kadang-kadang dapat menyebabkan nyeri perut? Alasan yang mungkin termasuk:
1. Perut yang penuh saat berolahraga menyebabkan getaran gastrointestinal, meregangkan mesenterium yang menghubungkan lambung dan usus, memicu nyeri perut.
2. Selama berolahraga, distribusi darah berpindah dari saluran pencernaan ke otot rangka, menyebabkan iskemia usus dan mengakibatkan kejang otot polos di saluran pencernaan, sehingga menimbulkan nyeri perut.Hal ini mengurangi tekanan negatif intratoraks, menghalangi aliran darah kembali ke hati. Akibatnya, kongesti hati dan peningkatan tegangan pada kapsul hati menyebabkan nyeri hati, yang manifestasi sebagai ketidaknyamanan di kuadran atas kanan.
4. Gangguan gastrointestinal lain, termasuk appendisitis, dapat kambuh selama olahraga setelah makan.
Pada tiga skenario pertama, nyeri perut biasanya mereda dengan cepat setelah olahraga dihentikan.Skenario keempat melibatkan penyakit organik, di mana nyeri bertahan lebih lama dari tiga skenario sebelumnya dan seringkali secara bertahap memburuk. Nyeri perut semacam ini memerlukan perhatian medis segera.
Seberapa cepat setelah makan seseorang dapat berolahraga?
Untuk aktivitas intensitas rendah seperti berjalan, berjalan-jalan, tarian persegi, atau tai chi, olahraga dapat dimulai setengah jam hingga satu jam setelah makan.Aktivitas sedang seperti jogging, aerobik, atau bersepeda dapat dilakukan satu hingga dua jam setelah makan. Aktivitas intensitas tinggi seperti lari jarak jauh, melompat, sepak bola, atau basket sebaiknya ditunda dua hingga tiga jam setelah makan.
Mengenai ukuran porsi makan: jika makan sebelum berolahraga cukup besar dan kaya protein serta lemak (yang lebih sulit dicerna), disarankan untuk menunggu setidaknya dua jam sebelum berolahraga.
Jika makanannya ringan dan terdiri utama dari karbohidrat, sayuran, buah, atau makanan cair, interval antara makan dan berolahraga dapat diperpendek sesuai intensitas aktivitas.
Bagaimana cara berolahraga setelah makan?
Untuk makan sebelum berolahraga yang lebih besar, terutama yang kaya protein dan lemak (yang lebih sulit dicerna), sebaiknya menunggu lebih dari dua jam sebelum berolahraga.
Jika makanannya ringan dan terdiri utama dari karbohidrat, sayuran, buah, atau makanan cair, interval antara makan dan berolahraga dapat disesuaikan sesuai intensitas aktivitas.
Bagaimana cara berolahraga setelah makan?
Untuk makan sebelum berolahraga yang lebih besar, terutama yang kaya protein dan lemak (yangJika makanannya ringan dan terdiri terutama dari karbohidrat, sayuran, buah, atau makanan cair, interval antara makan dan olahraga dapat diperpendek tergantung pada intensitas aktivitas.
Berolahraga Setelah Makan
Setengah jam setelah makan: Periode ini sebaiknya digunakan untuk istirahat. Duduklah dengan tenang dan nikmati percakapan santai setelah makan bersama keluarga atau teman, fokus pada topik yang ringan. Hal ini menjaga suasana hati yang baik sambil memastikan pencernaan optimal.
1 hingga 1,5 jam setelah makan: Pada tahap ini, periode puncak pencernaan telah berlalu, sehingga olahraga moderat umumnya aman. Aktivitas seperti berjalan cepat atau joging ringan dapat diperkenalkan secara bertahap. Seperti pepatah, "Berjalan setelah makan malam membuat Anda sehat hingga usia 99" – berjalan setelah makan membantu pencernaan, meskipun olahraga intensif tetap harus dibatasi.
Mandi setelah olahraga meningkatkan efek penurunan berat badan
Mandi mengeluarkan limbah yang terakumulasi dari tubuh dan meningkatkan laju metabolisme. Oleh karena itu, berendam dengan benar secara signifikan memperkuat hasil penurunan berat badan. Luangkan 30-40 menit setiap hari untuk mandi, dengan 20 menit berendam sepenuhnya rileks di bak mandi dengan air setinggi di bawah tepi bawah jantung.
Suhu air 38°C ideal. Mandi air hangat merangsang sirkulasi darah, mengaktifkan sel-sel imun, dan meningkatkan kekebalan tubuh – pada dasarnya membuat Anda merasa segar dan kurang rentan terhadap penyakit. Menggabungkan gerakan memutar pinggang atau peregangan saat berendam lebih lanjut meningkatkan metabolisme untuk hasil penurunan berat badan yang lebih baik.
PRE
NEXT