Beberapa Hal yang Harus Dihindari Setelah Makan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Apa yang biasanya Anda lakukan setelah makan? Langsung makan buah, berjalan-jalan, atau minum teh...? Faktanya, kita sering melakukan aktivitas setelah makan yang sebenarnya merugikan, seringkali tanpa sadar merusak kesehatan kita.
Kebiasaan pertama: Memakan buah segera setelah makan
Banyak orang menikmati buah setelah makan, percaya bahwa buah dapat menggantikan karbohidrat dan unsur mikro. Namun, seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kembung, diare, atau sembelit.
Alasan: Makanan membutuhkan 1–2 jam untuk dicerna di perut. Makan buah segera setelah makan berarti buah tersebut terhalang oleh makanan yang telah dikonsumsi sebelumnya, sehingga menghambat pencernaan yang baik.
Solusi: Sebaiknya makan buah di antara waktu makan
Selain vitamin dan nutrisi lain, buah mengandung serat makanan yang signifikan. Serat ini dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi tertentu, seperti mineral.Oleh karena itu, buah sebaiknya dikonsumsi di antara waktu makan. Bagi mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi, mengonsumsi buah segera setelah makan sangat tidak dianjurkan.
Masalah kedua: Minum teh kental setelah makan
Orang Tionghoa memiliki kecintaan pada teh, dan minum teh bersama makanan seolah menjadi bagian integral dari pengalaman tersebut. Namun, mengonsumsi teh kental sebelum atau setelah makan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan anemia defisiensi besi.
Alasan: Mengonsumsi teh setelah makan dapat mengencerkan cairan lambung, mengganggu pencernaan makanan, dan menghambat penyerapan nutrisi. Senyawa seperti teofilin dalam daun teh mengganggu penyerapan protein dan unsur mikro. Secara khusus, keberadaan teofilin secara signifikan mengurangi laju penyerapan mineral seperti kalsium, seng, dan besi.
Solusi: Ketahui cara makan, tetapi yang lebih penting, ketahui cara mengombinasikan makanan.
Makanan sebaiknya disertai dengan sup dan air. Hal ini membantu melarutkan nutrisi dalam makanan, memudahkan pencernaan dan penyerapan di usus halus.
Hal ketiga: Berjalan kaki segera setelah makan.
Ada dua pepatah Tiongkok kuno: salah satunya adalah "Seratus langkah setelah makan, hidup hingga sembilan puluh sembilan." Pada kenyataannya, berjalan kaki segera setelah makan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Alasan: Bagi beberapa orang, "seratus langkah" setelah makan tidak hanya gagal menjamin umur panjang, tetapi juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi akibat aktivitas fisik yang berlebihan.
Solusi: Sesuaikan pendekatan dengan kebutuhan individu
Berjalan setelah makan cocok untuk mereka yang memiliki gaya hidup sedentari, bekerja di meja dalam waktu lama, obesitas, atau sekresi asam lambung berlebihan;Hindari berjalan setelah makan jika Anda memiliki kondisi fisik yang lemah, sering sakit, atau menderita kondisi seperti ptosis lambung. Dalam kasus tersebut, berbaring datar selama sepuluh menit lebih disarankan daripada berjalan.
Di atas dijelaskan beberapa aktivitas yang sebaiknya dihindari setelah makan. Kami harap informasi ini bermanfaat dan semoga Anda sehat selalu.
PRE
NEXT