Tragedi terjadi! Seorang wanita terlempar 2 meter dari bus setelah pengereman darurat dan meninggal karena luka-lukanya.
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Menurut laporan online, pada 16 Januari, sebuah bus Shanghai bertabrakan dengan taksi yang sedang berpindah lajur untuk menjemput penumpang saat memasuki halte bus. Bus tersebut mengerem mendadak, menyebabkan seorang penumpang wanita terlempar sejauh 2 meter dan mengalami jatuh parah. Dua penumpang lain juga mengalami luka-luka.
Pada tanggal 18, Pudong Bus mengumumkan bahwa salah satu penumpang, seorang wanita berusia 38 tahun, mengalami luka parah. Meskipun telah mendapat perawatan medis, ia meninggal dunia pada tanggal 17 Januari.
Kekuatan inersia yang luar biasa selama perjalanan bus yang menyebabkan kematian sungguh mengerikan! Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Dari sudut pandang medis, ketika bus mengerem mendadak dan penumpang tidak duduk dengan aman atau memegang pegangan, gaya inersia dapat menyebabkan kepala menabrak benda tajam dengan kecepatan tinggi. Hal ini dapat menyebabkan memar otak, pendarahan, dan selanjutnya, herniasi otak.
Herniasi otak adalah kondisi klinis kritis, akut, dan parah. Kondisi ini berkembang dengan cepat dan memiliki prognosis yang sangat buruk, ditandai dengan tingkat kematian dan kecacatan yang tinggi. Ketika mencapai tahap terminal, kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial yang parah, mengakibatkan kerusakan batang otak yang parah sehingga tanda-tanda vital tidak dapat dipertahankan. Pada titik itu, bahkan dokter legendaris Hua Tuo sendiri tidak dapat membalikkan hasilnya.
Hidup bisa bergantung pada sekejap. Saat bepergian dengan bus, kita harus waspada, waspada, dan waspada lagi! Hal terpenting adalah memastikan keamanan diri: kenakan sabuk pengaman jika tersedia, dan jika tidak, berdiri tegak dan pegang erat-erat!
Apa saja langkah pencegahan yang harus diambil saat bepergian dengan bus?
1. Pastikan posisi kaki Anda stabil saat naik bus
Sopir tidak menunggu semua penumpang duduk sebelum berangkat. Akselerasi mendadak menciptakan inersia yang signifikan; jika tidak bersiap, Anda bisa terjatuh.Penumpang disarankan untuk menstabilkan diri dengan kedua tangan saat naik sebelum mencari tempat duduk di dekat lokasi yang diinginkan.
2. Cari tempat duduk di bagian depan
Baris ketiga atau keempat di belakang kursi pengemudi menawarkan stabilitas relatif. Penumpang lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak disarankan untuk mencari tempat duduk lebih dekat ke depan, menghindari posisi belakang di mana guncangan paling terasa.
3.Jangan berlari di dalam bus
Banyak anak-anak berlari, bermain, atau berlarian di dalam bus, dan beberapa orang tua membiarkan perilaku ini, yang sangat berbahaya! Jika Anda melihat anak-anak berlari atau bermain di dalam bus, hentikan mereka segera!
4. Tunggu hingga bus benar-benar berhenti sebelum berdiri
Banyak orang memiliki kebiasaan berdiri terlalu dini saat mendekati tujuan.Di bus, terutama di daerah perkotaan yang ramai, percepatan dan pengereman mendadak sering terjadi. Beberapa sopir mungkin menjadi kesal, tetapi terlepas dari segala bentuk pelecehan verbal, keselamatan pribadi Anda harus diutamakan. Jangan mencoba turun sebelum kendaraan benar-benar berhenti dan stabil!
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved