Pendekatan diet untuk keputihan abnormal: Ramuan tradisional terbukti efektif
Encyclopedic
PRE
NEXT
Keputihan abnormal adalah masalah umum di kalangan banyak wanita. Keputihan yang persisten dan tidak sehat menandakan tubuh terus-menerus diserang oleh penyakit. Demi kesehatan, wanita sebaiknya segera menangani keputihan abnormal. Kami percaya terapi diet adalah pendekatan yang sangat baik dan merekomendasikan wanita yang mengalami masalah keputihan untuk mencoba metode ini. Terapi Diet untuk Keputihan Abnormal I.Memasak Purslane dengan Nasi Putih
Siapkan satu mangkuk kecil nasi putih dan beberapa tanaman purslane. Bilas nasi dengan bersih, lalu masukkan ke dalam panci dengan air dan didihkan. Cuci purslane, potong akar, dan iris batangnya menjadi potongan 2 cm.Setelah nasi matang dan lembut, tambahkan potongan purslane ke dalam bubur dan rebus bersama. Saat sudah matang, bumbui dengan sejumput garam sebelum disajikan.
2. Sup Kecambah Kacang Hijau dan Batang Kubis
Siapkan jumlah yang sama dari kecambah kacang hijau dan batang kubis. Bilas keduanya dengan air mengalir. Masukkan kecambah kacang hijau ke dalam panci terlebih dahulu.Kemudian letakkan batang kubis Cina yang sudah dicuci di atas talenan dan iris tipis. Selanjutnya, tambahkan batang kubis Cina ke dalam panci bersama air dan didihkan dengan kuat. Setelah kedua bahan matang, kurangi api menjadi kecil dan didihkan perlahan selama 15 menit. Akhirnya, matikan api, saring kaldu, tuang ke dalam cangkir, dan biarkan dingin hingga suhu yang dapat diminum sebelum dikonsumsi.
II. Ramuan Diet untuk Keluarnya Cairan Vagina Abnormal Akibat Kekurangan Limpa
1. Bubur Biji Coix
Siapkan jumlah yang sesuai dari biji coix, schizonepeta (herbal Cina), kacang hitam fermentasi, mint, dan batang bawang daun.Cuci bersih biji coix, daun mint, dan bagian putih daun bawang. Masukkan Schizonepeta Cina, daun mint, dan bagian putih daun bawang ke dalam panci berisi air, lalu didihkan. Kurangi api dan masak selama 10 menit. Saring cairan ke dalam mangkuk.Buang sisa bahan dari panci, cuci bersih, lalu kembalikan kaldu yang disaring ke dalam panci. Tambahkan biji Job's tears dan didihkan dengan kuat. Setelah biji Job's tears terbuka, tambahkan kacang hitam fermentasi dan didihkan sebentar. Ketika bubur mengental, bumbui dengan garam sesuai selera.
2. Sup Usus Babi
Siapkan satu usus babi, bersama dengan jumlah yang sesuai dari kacang ginkgo dan biji coix mentah. Pertama, belah usus babi dan gosok dengan garam secara menyeluruh. Bilas berulang kali dengan air bersih hingga bau urine hilang.Selanjutnya, cuci kacang ginkgo dan buang kulitnya. Bilas biji coix mentah, lalu tumis dalam wajan besi hingga sedikit kuning. Sisihkan. Masukkan semua bahan ke dalam panci tanah liat, tambahkan air secukupnya, dan didihkan dengan api besar. Setelah mendidih, kurangi api menjadi kecil dan masak selama 3 jam.Bumbui dengan garam sesuai selera sebelum disajikan. Pastikan air yang ditambahkan cukup banyak sejak awal, karena kurangnya cairan dapat menyebabkan campuran mengering dan gosong selama perebusan yang lama. Metode Mengelola Keluarnya Cairan Vagina yang Tidak Normal 1. Jaga Kebersihan Area Genital Jaga area genital tetap kering dan bersih dengan mengganti pakaian dalam secara teratur untuk meminimalkan penumpukan kotoran.Pilih pakaian dalam berbahan katun, karena memiliki daya serap kelembapan dan sirkulasi udara yang lebih baik, mencegah kelembapan yang berkepanjangan. Untuk kesehatan intim yang optimal, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan keringkan dengan handuk secara menyeluruh untuk menghilangkan kelembapan sisa, yang dapat menyebabkan iritasi.
2. Segera cari pengobatan
Sekresi vagina yang tidak normal seringkali disebabkan oleh kondisi ginekologi seperti vaginitis atau ketidakaturan menstruasi. Untuk mengembalikan sekresi normal, pertama lakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi masalah mendasar, lalu ikuti pengobatan yang ditargetkan. Menyelesaikan kondisi ginekologi akan secara alami meredakan masalah sekresi.
Selain itu, perlu diingat bahwa beberapa kondisi ginekologi dapat menular antar pasangan. Keduanya harus menjalani pemeriksaan dan pengobatan bersama. Jika tidak, meskipun Anda sembuh, kondisi tersebut dapat kembali muncul selama kontak intim jika pasangan Anda tidak diobati.
PRE
NEXT