Sayuran Halus Favorit Bayi untuk Pemberian Makanan Pendamping
Encyclopedic
PRE
NEXT
Hanya sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C dan A. Vitamin A menjaga penglihatan, mencegah penyakit mata kering dan kebutaan malam, serta melindungi dari penyakit pernapasan. Vitamin A melimpah dalam sayuran hijau gelap dan sayuran berwarna oranye-merah.Oleh karena itu, bayi harus mengonsumsi sayuran yang cukup untuk nutrisi yang lengkap!
Puree Sayuran Favorit Bayi (Jaringan Kesehatan Masyarakat)
I. Puree Sayuran Berdaun
Bahan: Sayuran berdaun
Cara membuat:
1. Pertama, sobek daun yang sudah dicuci menjadi potongan kecil dengan tangan. Hindari memotong dengan pisau untuk mencegah serat kasar tercampur, yang dapat mengganggu pencernaan bayi.
2. Rebus air dalam jumlah yang sama hingga mendidih. Tambahkan daun yang telah dipotong ke dalam air mendidih dan rebus selama sekitar 10 menit.
3. Setelah sedikit dingin, saring daun yang telah dimasak dan cairannya melalui saringan kawat baja atau tembaga. Tiriskan dengan baik, lalu tekan campuran melalui saringan menggunakan sendok baja.
4. Buang sisa ampas. Pasta halus yang tersisa di saringan merupakan puree sayuran.
Puree sayuran ini dapat disajikan sendiri atau dicampur ke dalam bubur encer atau mie lembut. Berikan 15g per porsi, 1–2 kali sehari.
II. Puree Sayuran Empat Bahan
Bahan: 50g wortel, 50g kembang kol, 25g kacang polong, 25g edamame, 50g susu, sejumput garam.
Cara membuat:
1. Cuci bersih wortel, kembang kol, kacang polong, dan kacang edamame. Kupas dan potong dadu wortel, pisahkan kembang kol menjadi bunga-bunga kecil, dan kupas kacang polong dan kacang edamame. Kukus masing-masing bahan secara terpisah dalam mangkuk kecil hingga empuk. Haluskan masing-masing menjadi pasta dan campur hingga merata.
2. Didihkan susu, tuang ke dalam pasta sayuran, tambahkan garam, dan aduk hingga rata.
Nilai Gizi: Pasta sayuran empat jenis ini harum, mudah dicerna, dan sangat bergizi, kaya akan protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, karoten, vitamin C, vitamin A, vitamin B, dan nutrisi lainnya.
III. Puree Bayam
1. Rebus bayam secukupnya dalam air mendidih, lalu cincang halus dan blender hingga menjadi jus.
2. Campurkan tepung beras dengan jus bayam hingga membentuk pasta tipis.
3. Rebus sedikit air dalam panci hingga mendidih. Setelah mendidih, tuang pasta yang telah disiapkan secara perlahan sambil terus diaduk.
4. Setelah mendidih, tambahkan sejumput garam dan bubuk jamur. Siram dengan minyak sayur dan didihkan sebentar.
Catatan: Merebus bayam menghilangkan asam oksalat, sehingga melepaskan asam folat yang melimpah, yang penting untuk perkembangan otak.
IV. Puree Wortel
Bahan: 150g wortel, 100g susu, gula secukupnya.
Cara membuat:
1. Cuci wortel, kupas, dan kukus hingga empuk. Haluskan dengan baik, lalu campurkan susu dan gula hingga halus.
2. Pindahkan campuran ke panci, tambahkan sedikit air, dan masak dengan api kecil hingga mengental menjadi pasta.
Informasi gizi: Puree wortel kaya akan kalsium, fosfor, besi, dan karoten, sehingga sering dijadikan makanan pendamping untuk bayi dan anak-anak.
Nilai Gizi: Puree wortel kaya akan kalsium, fosfor, besi, dan karoten. Ini merupakan makanan pendamping umum untuk bayi dan anak-anak.
V. Puree Kacang Panjang
Bahan: 150g kacang panjang segar yang lembut, 10g pasta wijen, sejumput bawang daun cincang, garam, gula, dan minyak sayur.
Cara membuat:
1. Buang serat kacang hijau, cuci bersih, kukus hingga empuk, lalu cincang halus menjadi puree. Campurkan pasta wijen dengan sedikit air mendidih yang sudah dingin hingga menjadi pasta; sisihkan.
2. Panaskan minyak dalam wajan, tambahkan bawang daun cincang dan tumis sebentar. Tambahkan puree kacang hijau dan tumis hingga kelembapan berkurang sedikit. Bumbui dengan garam dan gula, aduk rata, lalu angkat dari api. Campurkan pasta wijen.
Nilai Gizi: Puree kacang hijau kaya akan protein, lemak, karbohidrat, fosfor, kalsium, besi, dan nutrisi lainnya. Ia efektif mencegah dan mengobati kondisi seperti diare berkepanjangan pada bayi dan malnutrisi pada anak-anak.
PRE
NEXT