Menggunakan ponsel saat di toilet dapat menyebabkan wasir
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Secara medis dikategorikan sebagai wasir internal, wasir eksternal, atau wasir campuran. Gejala utama meliputi pendarahan setelah buang air besar dan prolaps.Darah dalam tinja adalah gejala paling umum dan yang paling mudah dikenali. Gejala ini muncul sebagai darah segar yang muncul setelah buang air besar, baik menetes atau menodai kertas toilet, biasanya tanpa rasa sakit. Prolaps adalah gejala utama lainnya, ditandai dengan benjolan yang menonjol dari anus setelah buang air besar. Benjolan ini mungkin kembali secara spontan atau memerlukan reposisi manual ke dalam kanal anal. Gejala-gejala ini dapat terjadi secara terpisah atau bersamaan.
Membaca buku atau koran sambil duduk di toilet
adalah kebiasaan yang paling rentan menyebabkan wasir.Dari perspektif anatomi, sistem vena anal dan sistem vena cava inferior di ujung bawah usus buntu mengandung banyak pleksus vena dan cabang anastomosis. Dinding tipis pembuluh darah ini mengurangi resistensinya terhadap tekanan, sementara jaringan submukosa yang longgar di usus buntu memudahkan dilatasi vena, varises, dan deformasi, sehingga wasir lebih mudah terbentuk.Individu dengan kelainan perkembangan embrio kongenital dapat mengembangkan berbagai gangguan anorektal kongenital selama perkembangan, seperti atresia anorektal kongenital, fistula rektovaginal kongenital, dan megakolon kongenital. Mereka yang menderita malnutrisi kronis juga rentan terhadap wasir.Konstipasi persisten dan kebiasaan buang air besar yang buruk, seperti membaca sambil jongkok di toilet; konsumsi alkohol berlebihan; dan preferensi terhadap makanan pedas, semuanya merupakan faktor risiko untuk kondisi ini.
Penting untuk menekankan bahwa empat kelompok utama berisiko lebih tinggi mengalami wasir: mereka yang memiliki kebiasaan buang air besar yang buruk, seperti membaca sambil jongkok di toilet; individu yang berdiri atau duduk dalam waktu lama dan menderita sembelit kronis; wanita hamil; dan mereka yang memiliki rutinitas harian yang tidak teratur.
Jangan abaikan pemeriksaan praoperasi.
Wasir diklasifikasikan menjadi empat derajat.Gradasi I: Darah muncul selama buang air besar, menetes atau menyembur, berhenti secara spontan setelah buang air besar; tidak ada protrusi internal. Gradasi II: Pendarahan sering terjadi dengan protrusi wasir setelah buang air besar, yang secara spontan kembali ke kanal anal. Gradasi III: Pendarahan disertai protrusi selama buang air besar atau berdiri dalam waktu lama, memerlukan reduksi manual.Derajat IV: Pendarahan sesekali dengan wasir yang menonjol dan tidak dapat dikembalikan atau kambuh setelah dikembalikan. Secara umum, wasir derajat I dapat ditangani secara konservatif dengan obat-obatan, sementara derajat II, III, dan IV umumnya memerlukan intervensi bedah. Namun, pendarahan parah pada kasus derajat I juga dapat memerlukan operasi.
Pemeriksaan praoperasi sangat penting sebelum operasi wasir; prosedur hanya boleh dilanjutkan jika tidak ada kontraindikasi yang teridentifikasi.Beberapa pasien menganggap operasi wasir sebagai prosedur minor dan menganggap pemeriksaan praoperasi tidak perlu, namun pendekatan ini membawa risiko signifikan. Masa 7-12 hari pascaoperasi merupakan fase pengelupasan, di mana wasir internal yang diikat terlepas. Masa ini rentan terhadap perdarahan, yang dapat berbahaya. Terkadang, darah menumpuk di dalam usus, sehingga sulit dideteksi. Kehilangan darah yang signifikan dapat menyebabkan syok hemoragik. Pengawasan di rumah sakit selama fase ini umumnya direkomendasikan.
Mencegah Hemoroid: Membentuk Kebiasaan Makan Sehat dan Olahraga Teratur
Meskipun hemoroid umum terjadi, menerapkan kebiasaan berikut dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu mencegahnya.
Duduk di permukaan yang keras: Saat duduk di permukaan yang keras, dua tonjolan iskium memberikan dukungan, mengurangi tekanan pada pembuluh darah, dan menurunkan risiko wasir.
Jaga kebiasaan buang air besar yang teratur. Idealnya, buang air besar segera setelah bangun tidur setiap pagi. Segera pergi ke toilet saat merasa ingin buang air besar. Untuk tinja yang kering, minum segelas air garam ringan setiap pagi; obat pencahar dapat diminum jika diperlukan. Bagi penderita wasir, menggunakan toilet duduk lebih disarankan daripada jongkok.
Tingkatkan konsumsi sayuran sambil mengurangi makanan pedas. Konsumsi sayuran segar seperti seledri, bayam, kubis Cina, bawang prei, dan labu untuk memperlancar buang air besar. Biji-bijian kasar seperti gandum hitam, sorgum, dan jagung juga merupakan pilihan yang bermanfaat. Secara bersamaan, kurangi konsumsi makanan pedas atau mengiritasi dan hindari konsumsi alkohol berlebihan.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved