Apakah Anda mengetahui tren perkembangan obesitas?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bahaya obesitas semakin parah, secara signifikan mengganggu aktivitas kerja dan kehidupan sehari-hari orang, menyebabkan ketidaknyamanan yang cukup besar. Namun, dengan perbaikan ekonomi di negara-negara berkembang, pertumbuhan populasi perkotaan, dan perubahan kebiasaan makan, obesitas juga mulai memiliki dimensi 'global'.
Diketahui bahwa 12% pria dan 16% wanita di China menderita obesitas. Di Malaysia, prevalensinya mencapai 30%, sementara Filipina melaporkan 10%. Di Amerika Serikat, 20% populasi mengalami obesitas. Beberapa negara Amerika Latin kini menyamai tingkat obesitas Amerika, dengan Meksiko mencatat prevalensi obesitas sebesar 23%.
Obesitas juga melanda negara-negara Timur Tengah: prevalensi obesitas di Mesir mencapai 35%, melebihi bahkan Amerika Serikat. Di Arab Saudi dan Kuwait, 16% pria dan 24% wanita memiliki berat badan berlebih pada tingkat yang berbahaya.Di Kuwait, satu dari tiga pria obesitas, sementara angka untuk wanita mencapai 40%. Di Afrika, obesitas masih terbatas pada daerah perkotaan. Kenyamanan hidup modern telah mengurangi pekerjaan fisik, menyebabkan penumpukan kalori berlebih dan peningkatan berat badan. Bahkan ahli gizi kesulitan menjelaskan mengapa orang semakin menyukai makanan berlemak tinggi dan manis seiring peningkatan pendapatan mereka.
Untuk mengatasi epidemi global modern ini, disarankan untuk mengurangi asupan makanan, terutama mengurangi lemak dan gula, sambil meningkatkan aktivitas fisik. Jika tidak segera diambil tindakan untuk mengatasi obesitas, jutaan orang akan segera menderita penyakit kronis terkait obesitas seperti diabetes.
PRE
NEXT