Obesitas adalah penyebab utama peningkatan insiden kanker payudara
Encyclopedic
PRE
NEXT
Saat ini, dengan peningkatan standar hidup masyarakat Tiongkok, banyak wanita mengalami obesitas. Tahukah Anda bahwa obesitas juga dapat menyebabkan kanker payudara? Para ahli terkait menunjukkan bahwa kanker payudara adalah penyakit ginekologi umum yang menimbulkan bahaya serius bagi wanita. Jadi, apakah obesitas benar-benar menyebabkan kanker payudara? Silakan lihat penjelasan rinci di bawah ini.
Faktor-faktor penyebab kanker pada dasarnya merupakan hasil dari pengaruh gabungan "genetik-lingkungan-psikologi". Faktor "genetik" merujuk pada konstitusi bawaan kita. Sifat-sifat bawaan ini, seperti jenis kelamin, penampilan, tinggi badan, dan berat badan, berada di luar kendali kita dalam jangka pendek. Namun, faktor lingkungan dan psikologis dapat diatasi melalui perubahan gaya hidup.
Kanker payudara juga berasal dari kebiasaan makan
Pepatah Tiongkok "penyakit masuk melalui mulut" relevan di sini. Meskipun payudara bukan organ pencernaan, dan kanker payudara tidak secara langsung terkait dengan faktor diet, penelitian menunjukkan bahwa selain genetik, diet tinggi lemak, obesitas, dan radiasi ionisasi merupakan kontributor signifikan. Estrogen memainkan peran yang tak terpisahkan dalam perkembangan kanker payudara.Jaringan payudara merupakan organ target untuk estrogen. Tingkat estrogen yang terlalu tinggi dalam tubuh, atau ketidakseimbangan antara estrogen dan progesteron, dapat menyebabkan perkembangan kanker payudara.
Makanan sehari-hari kita seringkali mengandung daging, telur, dan produk susu. Kita juga sering mengunjungi berbagai gerai makanan cepat saji Barat untuk mengonsumsi ayam goreng dan hamburger.Saat ini, banyak makanan ditemukan mengandung senyawa estrogenik atau zat dengan efek serupa estrogen. Ini berarti kita secara tidak sadar mengonsumsi zat-zat estrogenik ini setiap hari. Senyawa-senyawa ini masuk ke saluran pencernaan bersama makanan, diserap melalui usus, dan masuk ke aliran darah.Mereka kemudian diedarkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah, termasuk ke jaringan kelenjar susu. Jumlah estrogen yang signifikan yang masuk ke jaringan kelenjar susu dapat memicu berbagai reaksi di dalamnya, termasuk proliferasi jaringan kelenjar susu. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan perkembangan kanker payudara. Inilah yang dimaksud dengan "kanker masuk melalui mulut".
Obesitas merupakan faktor risiko untuk berbagai jenis kanker
Faktor risiko lain yang signifikan untuk insiden kanker payudara yang tinggi adalah obesitas.Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa jaringan lemak dapat menghasilkan estrogen. Akibatnya, individu obesitas memiliki kadar estrogen yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Hubungan antara obesitas dan pola makan sangat jelas, yang semakin memperkuat konsep "kanker masuk melalui mulut". Diet tinggi lemak juga merupakan faktor risiko untuk kanker payudara. Oleh karena itu, wanita dewasa disarankan untuk mengurangi asupan lemak dari perspektif pencegahan kanker payudara.
PRE
NEXT