Bagian tubuh mana yang terdampak oleh obesitas?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Ketika berat badan meningkat, paru-paru harus menyediakan pasokan oksigen yang lebih besar. Namun, paru-paru tidak membesar secara proporsional dengan kenaikan berat badan. Selain itu, lemak perut yang menebal dapat menghambat fungsi pernapasan. Melakukan anestesi selama operasi membawa risiko yang jauh lebih tinggi. Bagi penderita asma, obesitas memperparah komplikasi ini secara signifikan.
Tekanan Darah
Hipertensi sering terjadi pada individu obesitas. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan stroke, degenerasi ginjal, dan kerusakan organ seperti jantung dalam berbagai tingkat keparahan. Oleh karena itu, pasien obesitas dengan tekanan darah tinggi harus mengikuti program pengelolaan berat badan yang tepat.
Jantung
Seiring bertambahnya berat badan, jantung harus bekerja lebih keras untuk memasok nutrisi ke semua organ. Semakin berat badan, semakin besar beban pada jantung. Akibatnya, individu obesitas mengalami insiden penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum.
Aterosklerosis
Penumpukan berlebihan kolesterol dan lipid darah pada dinding arteri dapat menyempitkan pembuluh darah atau bahkan menyebabkan pecahnya pembuluh darah, yang dapat menyebabkan stroke atau kejadian kardiak mendadak. Penelitian menunjukkan bahwa individu obesitas berisiko jauh lebih tinggi untuk mengembangkan aterosklerosis.
Hati
Hati adalah salah satu organ vital dalam tubuh. Penyalahgunaan alkohol kronis, diabetes, dan obesitas dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit hati berlemak. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat berkembang menjadi nekrosis sel hati dan akhirnya sirosis.
Diabetes
Diabetes hampir selalu terkait dengan obesitas. Penelitian menunjukkan bahwa di antara kasus diabetes yang disebabkan oleh diet tinggi karbohidrat dan kalori, 70–85% individu mengalami perbaikan kondisi setelah penurunan berat badan. Oleh karena itu, hanya dengan menjaga berat badan ideal dengan bantuan dokter dan ahli gizi, risiko kematian dapat dihindari.
Kehamilan dan Bedah
Wanita hamil yang obesitas rentan mengalami persalinan sulit atau persalinan yang berkepanjangan, yang dapat membahayakan kesehatan janin. Selain itu, individu yang sangat obesitas tidak hanya mengalami kesulitan lebih besar dalam hamil, tetapi juga memiliki tingkat mortalitas ibu dan janin yang lebih tinggi. Selain itu, jaringan otot yang tebal berlebihan dapat mempersulit prosedur bedah.
Penyebab Utama Tumor Ganas
Sekitar 35% kasus ini disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk, seperti konsumsi berlebihan makanan tinggi kalori dan lemak. Hal ini menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas, yang dapat menyebabkan sel-sel bermutasi menjadi sel kanker.
Sendi
Berat badan berlebih memberikan beban berlebihan pada struktur tulang, menyebabkan pembengkakan dan peradangan sendi.
Lain-lain
Obesitas memerlukan usaha fisik yang lebih besar untuk melakukan tugas rutin. Ditambah dengan respons yang berkurang dan kelincahan yang menurun, hal ini meningkatkan risiko kecelakaan.
PRE
NEXT