Apa hubungan antara obesitas dan penyakit jantung koroner?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Data yang luas menunjukkan bahwa individu dengan berat badan berlebih merupakan proporsi signifikan dari pasien penyakit jantung koroner. Hal ini menyarankan adanya hubungan potensial antara obesitas dan penyakit jantung koroner, terutama dalam kasus penambahan berat badan yang cepat atau obesitas parah.
Hal ini karena:
(1) Individu obesitas mengonsumsi kalori berlebihan, menyebabkan peningkatan berat badan, beban jantung, dan tekanan darah, sehingga meningkatkan konsumsi oksigen miokardium;
(2) Kebiasaan diet tinggi kalori meningkatkan kolesterol, trigliserida, dan tekanan darah, yang mendorong pembentukan dan perkembangan aterosklerosis koroner;
(3) Aktivitas fisik yang rendah pada individu obesitas menghambat perkembangan sirkulasi kolateral di sekitar arteri koroner yang aterosklerotik;
(4) Obesitas seringkali mengurangi efektivitas biologis insulin, karena individu tersebut mengembangkan resistensi insulin, yang meningkatkan risiko diabetes.
Oleh karena itu, penyakit jantung koroner, hiperlipidemia, dan peningkatan kadar fibrinogen dapat berkontribusi pada aterosklerosis. Akibatnya, kondisi seperti penyakit jantung koroner terjadi secara berurutan. Aspek patologis penyakit jantung koroner ini memerlukan perhatian kita yang maksimal.
PRE
NEXT