Apa yang menyebabkan benjolan keras di belakang telinga?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Gejala benjolan keras yang berkembang di belakang telinga relatif umum dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya, tidak diperlukan pengobatan; bahkan jika pengobatan diperlukan, benjolan tersebut dapat disembuhkan sepenuhnya, sehingga tidak perlu terlalu khawatir. Penyebab utama benjolan keras di belakang telinga meliputi kista sebasea dan kelenjar getah bening yang membesar.
1. Kista Sebasea.
Kista ini terbentuk akibat penyumbatan saluran kelenjar sebasea, di mana epitel kistik membesar seiring penumpukan isi. Kista sebasea berkembang secara perlahan, berbentuk bulat dengan batas yang jelas dari jaringan sekitarnya. Kista ini lunak, tidak nyeri, dan dapat bergerak, biasanya tidak menimbulkan gejala yang mencolok.
Kista sebasea paling sering terjadi pada remaja, terutama pria yang belum menikah. Selama masa pubertas, peningkatan energi dan sekresi sebum yang berlebihan menyebabkan sebum tidak segera dibersihkan, sehingga mudah menumpuk di belakang telinga. Seiring waktu, hal ini menyebabkan pembentukan kista.
2. Pembesaran kelenjar getah bening.
Banyak orang pernah merasakan benjolan keras di belakang telinga, biasanya disebabkan oleh kelenjar getah bening yang meradang dan membesar. Normalnya tidak terasa, kelenjar ini terasa seperti massa yang keras saat membesar, seolah-olah terbentuk tiba-tiba. Pembesaran kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh infeksi di sekitarnya, seperti otitis media atau peradangan kulit kepala.Kelenjar getah bening itu sendiri tidak memerlukan pengobatan; menangani kondisi dasarnya sudah cukup. Jika penyebabnya tidak diketahui, pengamatan awal mungkin sesuai. Skenario ini kurang umum, biasanya terjadi di permukaan tulang atau di bawah kulit di daerah tengah di belakang telinga. Tidak perlu terlalu khawatir, dan sebaiknya tidak sering memanipulasinya, karena hal ini dapat menyebabkan pembengkakan.
Sekarang setelah kita memahami bahwa penyebab benjolan keras di belakang telinga adalah kista sebasea atau kelenjar getah bening yang membengkak, bagaimana cara menangani gejala-gejala ini?
1. Kista Sebasea
Kista sebasea relatif umum di daerah telinga, terutama di daun telinga. Secara umum, jika benjolan di belakang telinga tidak membesar secara signifikan atau berukuran kecil, pengobatan antiinflamasi dikombinasikan dengan penyesuaian gaya hidup mungkin cukup. Hindari mengonsumsi makanan pedas atau iritan.
Jangan terlalu memperhatikan benjolan tersebut atau menyentuhnya secara berulang, karena hal ini dapat menyebabkan kista sebasea menjadi meradang.Jangan mengikuti saran tidak resmi untuk mengonsumsi "tablet amoksisilin" untuk peradangan; obat hanya boleh dikonsumsi di bawah pengawasan medis.
Secara umum, menjaga kebersihan yang baik dalam kehidupan sehari-hari—membersihkan telinga luar saat membersihkan wajah—dapat memungkinkan kista sembuh tanpa pengobatan. Jika kista tampak abnormal, jangan mencoba pengobatan sendiri; cari diagnosis medis. Jika pengangkatan bedah direkomendasikan, ini adalah prosedur minor dengan biaya sekitar £10-20.
2. Kelenjar Getah Bening Membesar
Jika kelenjar getah bening membengkak, segera periksakan diri ke rumah sakit yang terpercaya. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh kondisi sekitar seperti otitis media atau infeksi kulit kepala.
Kelenjar getah bening yang membengkak biasanya muncul di permukaan tulang di belakang telinga atau di bawah kulit. Pembengkakan ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh melawan infeksi bakteri atau virus. Setelah sistem kekebalan tubuh menghilangkan patogen, pembengkakan biasanya mereda secara alami. Pengobatan umumnya tidak diperlukan, meskipun obat antiinflamasi dapat dikonsumsi di bawah pengawasan medis jika diperlukan.
Secara ringkas, untuk meredakan dan mengatasi kondisi ini, perawatan harian harus menekankan pada hidrasi yang cukup, istirahat yang memadai, menghindari rangsangan yang merugikan, dan suplementasi vitamin C. Kepatuhan terhadap langkah-langkah ini seringkali membawa perbaikan, meskipun pengobatan spesifik harus mengikuti panduan klinis.
PRE
NEXT