Apa yang menyebabkan cairan vagina bertekstur seperti pasta? Apa yang harus dilakukan tentang cairan vagina yang tidak normal?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dalam kondisi normal, cairan yang dihasilkan oleh organ genital wanita memiliki sifat pembersihan diri dan menjaga kesehatan. Namun, jika cairan tersebut menyerupai pasta, hal ini menandakan adanya kondisi yang mendasarinya. Lalu, apa yang menyebabkan cairan menyerupai pasta?
Apa yang menyebabkan cairan menyerupai pasta?
1. Vaginitis Jamur
Vaginitis jamur, yang juga dikenal sebagai kandidiasis vagina, ditandai dengan peningkatan cairan dan gatal yang hebat pada vulva dan vagina.Pada kasus yang parah, kondisi ini menyebabkan gelisah dan ketidaknyamanan yang ekstrem, disertai dengan buang air kecil yang sering, disuria, dan dispareunia.
Sekresi tampak tebal, putih, dan menyerupai dadih. Mukosa vagina menunjukkan pembengkakan yang signifikan dengan membran putih bersisik yang menempel dan mudah terkelupas, mengungkapkan dasar yang tererosi atau ulkus dangkal di bawahnya. Kasus yang parah dapat meninggalkan memar, gejala khas dari kondisi ini.Kelompok pasien lain menunjukkan keputihan berair atau bernanah yang melimpah tanpa serpihan putih. Mukosa vagina menunjukkan kemerahan dan pembengkakan sedang, tanpa gatal atau sensasi terbakar yang parah, hanya sensasi kelembapan pada vulva.
2. Vaginitis nonspesifik
Vaginitis nonspesifik menyebabkan sensasi berat dan terbakar di vulva dan vagina. Terjadi deskuamasi luas pada epitel vagina, disertai hiperemia dan nyeri tekan yang nyata pada mukosa vagina. Kasus berat disertai kelelahan umum, ketidaknyamanan perut, dan sekresi purulen atau serosa yang berlebihan. Sekresi ini dapat mengiritasi lubang uretra, menyebabkan buang air kecil yang sering dan disuria.
Keputihan abnormal yang berlebihan disebabkan oleh sekresi berlebihan yang mengalir ke vagina akibat kemerahan dan pembengkakan serviks. Selain itu, nyeri serviks yang signifikan dan nyeri rahim yang nyata menandakan cervicitis, keduanya berkontribusi pada peningkatan sekresi yang melewati serviks ke vagina. Oleh karena itu, diagnosis vaginitis tidak boleh didasarkan hanya pada hasil tes keputihan abnormal; harus didukung oleh temuan pemeriksaan ginekologi.
Apa yang harus dilakukan tentang keputihan abnormal
1. Ganti pakaian dalam secara teratur untuk menjaga kebersihan
Wanita harus mengganti pakaian dalam secara teratur dan menghindari penggantian pembalut dengan mengganti pakaian dalam. Pakaian dalam tidak boleh dicuci bersama pakaian lain; gunakan sabun khusus untuk pakaian dalam. Jemur pakaian dalam di bawah sinar matahari untuk memastikan kebersihan dan kesegaran.
2. Hindari pembersihan genital yang berlebihan
Vagina memiliki sifat pembersihan diri. Penggunaan larutan pembersih secara berlebihan mengganggu flora vagina, meningkatkan risiko infeksi bakteri dan keputihan abnormal.Karena pria mungkin tidak mengalami gejala secara langsung, mereka sering menolak pengobatan, yang dapat menyebabkan nyeri dan gatal berulang pada wanita. Penting untuk meyakinkan pasangan untuk menjalani pengobatan bersamaan.
4. Jaga kebersihan di tempat umum
Hindari berbagi pakaian di tempat umum dan minimalkan menginap di luar rumah untuk mencegah infeksi.
5. Penyesuaian Diet
Sekresi vagina abnormal dikategorikan menjadi tipe panas, tipe kekurangan limpa, dan tipe kekurangan ginjal. Penyesuaian diet dapat mengatasi penyebab-penyebab yang berbeda ini. Misalnya:
- Wanita dengan sekresi tipe panas dapat memperoleh manfaat dari mengonsumsi kacang ginkgo goreng dengan tahu;
- Mereka dengan sekresi tipe kekurangan limpa dapat merasa lega dengan mengonsumsi telur berbumbu lada;
- Sekresi tipe kekurangan ginjal dapat diatur dengan mengonsumsi bubur biji teratai dan biji euryale.
PRE
NEXT