Apakah lipatan nasolabial membuat Anda terlihat lebih tua? Jangan panik—empat perawatan minimally invasive dapat membantu menghilangkannya!
Encyclopedic
PRE
NEXT
Lipatan nasolabial adalah dua garis yang membentang ke bawah dari sisi-sisi lubang hidung, mewakili contoh yang relatif umum dari indentasi permukaan kulit yang disebabkan oleh penuaan jaringan kulit. Penampilan lipatan nasolabial dapat membuat seseorang terlihat jauh lebih tua dan memberikan kesan lelah. Namun, kondisi individu bervariasi; beberapa orang lebih rentan mengembangkan lipatan nasolabial, sementara yang lain kurang rentan atau mengembangkannya pada usia yang lebih tua.Mengapa beberapa individu lebih rentan mengembangkan lipatan nasolabial? Bagaimana cara mengatasinya? Mari kita telusuri pertanyaan-pertanyaan ini lebih lanjut.
Mengapa beberapa individu lebih rentan mengembangkan lipatan nasolabial?
1. Penggunaan gerakan wajah ekspresif yang sering
Beberapa individu mengekspresikan emosi mereka secara terbuka, secara alami ekspresif dan cenderung menyampaikan perasaannya melalui ekspresi wajah yang kaya. Individu semacam ini juga lebih rentan mengembangkan kerutan.Jika seseorang sering tertawa, lipatan nasolabial dapat membentang dari sisi hidung hingga sudut mulut. Hal ini terjadi karena senyuman menarik kulit dari hidung ke area mulut, dan seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan pembentukan lipatan nasolabial. Demikian pula, jika seseorang sering mengerutkan atau memutar bibir, lipatan nasolabial dapat membentang langsung ke bawah, hal ini cukup umum terjadi.
2. Penuaan
Lipatan nasolabial merupakan tanda penuaan yang signifikan. Seiring bertambahnya usia, garis-garis ini secara bertahap muncul dan semakin dalam, mencerminkan proses fisiologis alami. Tidak perlu terlalu khawatir tentang hal ini, karena saat ini terdapat banyak metode untuk mengurangi atau memudarkan penampilannya.
3. Tidur di Satu Sisi
Banyak orang tidur dengan posisi miring, yang dapat menekan kulit wajah dan memperdalam lipatan nasolabial. Tidur di satu sisi secara terus-menerus tanpa rotasi dapat menyebabkan lipatan yang tidak simetris, yang secara signifikan memengaruhi penampilan.
Apa saja perawatan estetika yang dapat menghilangkan atau mengurangi kerutan nasolabial?
1. Suntikan asam hialuronat
Suntikan asam hialuronat dapat mengisi kerutan nasolabial. Prosedur ini tidak mengganggu aktivitas kerja atau kehidupan sehari-hari, menjadikannya perawatan estetika paling umum untuk garis-garis ini. Namun, pemilihan produk asam hialuronat harus dipertimbangkan dengan cermat, pengendalian volume suntikan harus presisi, dan lokasi suntikan harus dipilih dengan hati-hati.
2. Transplantasi Lemak Autologus
Untuk kerutan nasolabial ringan, suntikan asam hialuronat mungkin cukup. Namun, jika disertai dengan kelonggaran kulit atau depresi wajah lainnya, transplantasi lemak autologus direkomendasikan.
3. Thread Lifting
Teknik ini melibatkan pemasangan benang PPDO di bawah kulit untuk mengangkat otot dan bantalan lemak sambil merangsang produksi kolagen.Selain menghilangkan lipatan nasolabial, teknik ini juga meningkatkan kekencangan wajah secara keseluruhan.
4. Bedah Facelift
Untuk lipatan nasolabial yang menonjol disertai dengan kelonggaran wajah yang signifikan, intervensi bedah disarankan. Prosedur seperti bedah facelift memberikan hasil yang sangat efektif.Lipatan nasolabial mengganggu banyak wanita, membuat mereka terlihat lebih tua dari teman sebayanya. Untuk menghilangkan atau mengurangi garis-garis ini, penting untuk memahami penyebabnya agar dapat menerapkan pencegahan yang efektif. Prosedur kosmetik menawarkan opsi pengangkatan, tetapi harus dilakukan di rumah sakit yang terpercaya.
PRE
NEXT