Mengapa Lipatan Nasolabial Terbentuk?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Mengapa lipatan nasolabial terbentuk?
1. Penuaan dan kendurnya kulit
Seiring bertambahnya usia, kolagen dalam kulit berkurang secara bertahap, menyebabkan kulit menjadi kendur, menua, dan turun, yang mengakibatkan terbentuknya lipatan nasolabial.Jenis kulit kering lebih rentan terhadap kerutan nasolabial, karena kulit secara alami kekurangan kelembapan dan nutrisi. Kekurangan ini semakin menonjol seiring bertambahnya usia, sehingga penting bagi mereka yang memiliki kulit kering untuk memprioritaskan hidrasi wajah dan retensi kelembapan sejak usia muda.
2. Gerakan wajah yang ekspresif (lipatan nasolabial juga disebut garis senyum)
Seperti namanya, lipatan ini terbentuk akibat senyuman yang sering, terutama pada wanita di usia dua puluhan dan tiga puluhan saat mereka berada pada masa paling ekspresif. Ekspresi wajah yang kaya secara signifikan berkontribusi pada pembentukan lipatan nasolabial yang dalam. Secara umum, aktivitas seperti tawa yang lepas, mengerutkan bibir, atau mengerucutkan bibir dapat dengan mudah menyebabkan pembentukannya.
3. Polusi udara, radiasi dari komputer dan ponsel, serta rutinitas harian yang tidak teratur
Polusi udara, radiasi dari perangkat elektronik, dan pola tidur yang terganggu dapat mempercepat pembentukan kerutan nasolabial. Mengatasi masalah ini secara efektif memerlukan pengurangan paparan terhadap faktor-faktor tersebut.
4. Merokok
Faktor ini sering diabaikan. Gerakan rutin yang terkait dengan merokok meningkatkan frekuensi penggunaan otot wajah, mempercepat kehilangan kolagen dan asam hialuronat di area yang aktif. Hal ini menyebabkan ciri-ciri penuaan dini yang tidak biasanya terlihat pada teman sebaya. Oleh karena itu, mereka yang ingin mempertahankan penampilan muda dalam jangka panjang disarankan untuk berhenti merokok sesegera mungkin.
PRE
NEXT