Mengapa Ahli Secara Mengejutkan Merekomendasikan Camilan untuk Anak-Anak
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Tradisionalnya, orang tua menghindari camilan untuk anak-anak, dengan alasan seperti hilangnya nafsu makan, risiko kerusakan gigi yang meningkat, dan perkembangan fisik yang terganggu. Namun, bagaimana anak-anak bisa menahan diri dari camilan berwarna-warni dan lezat? Baru-baru ini, para ahli menyarankan agar anak-anak mengonsumsi camilan.Pandangan ini telah menimbulkan kegemparan di kalangan orang tua. Bagaimana mungkin ide revolusioner seperti itu bisa terjadi? Bagaimana mungkin anak-anak bisa makan camilan? Mari kita tidak terburu-buru; mari kita dengarkan apa yang dikatakan para ahli!
Istilah "camilan" merujuk pada memberikan bayi satu atau dua makanan ringan tambahan di luar tiga makanan utama harian mereka.
Mengenai kebiasaan mengonsumsi camilan pada anak-anak, Dr. Zhang Silai—yang akrab disapa "Nenek Zhang" oleh netizen—menyampaikan di Weibo bahwa anak-anak memang sebaiknya mengonsumsi camilan! Ia menjelaskan bahwa anak-anak tumbuh dengan cepat namun memiliki kapasitas perut yang kecil, sehingga memerlukan makanan tambahan untuk energi. Camilan yang mudah diakses merupakan pilihan yang sangat baik bagi ibu-ibu.
Pada saat yang sama, Nenek Zhang menekankan bahwa kunci dari anak-anak mengonsumsi camilan terletak pada pemilihan yang ilmiah.
Mengonsumsi camilan yang tepat bermanfaat bagi bayi, tetapi faktor krusialnya adalah kapan menyajikannya dan makanan apa yang dipilih. Rekomendasi Nenek Zhang adalah bagi anak di bawah tiga tahun, camilan sebaiknya terdiri dari susu, produk susu, buah, dan pasta lembut!
Praktik camilan ter sehat untuk bayi
· Susu dan produk susu
Pilihan: Yoghurt, susu utuh, keju, dll.
Nilai gizi: Produk susu menyediakan protein berkualitas tinggi, lemak, gula, dan nutrisi lainnya. Susu khususnya kaya akan kalsium, menjadi sumber kalsium utama. Mengonsumsi susu yang cukup memastikan asupan kalsium yang memadai, sehingga konsumsi harian sangat penting.
Waktu: Yoghurt dan keju dapat dijadikan camilan sore; susu sebaiknya dikonsumsi di pagi hari dan sebelum tidur.
Peringatan: Anak-anak sebaiknya membiasakan diri untuk berkumur atau menyikat gigi segera setelah minum susu atau mengonsumsi produk susu. Laktosa dalam susu dapat merusak gigi, menyebabkan masalah seperti karies.
Buah-buahan
Jenis yang direkomendasikan: apel, pisang, anggur
Nilai gizi: Buah-buahan mengandung jumlah yang signifikan dari gula, mineral, vitamin, dan asam organik. Konsumsi teratur merangsang nafsu makan, membantu pencernaan, dan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Waktu: Disarankan dikonsumsi dalam jumlah sedang setelah makan setiap hari.
Catatan: Untuk anak di atas 4 bulan yang belum memiliki gigi, daging buah seperti pisang atau apel dapat dikerok dari kulitnya dengan sendok untuk diberikan. Anak di atas 8 bulan dapat diberikan potongan buah yang sesuai ukuran untuk dipegang dan dimakan secara mandiri.Pasta Lembut Varietas yang direkomendasikan: Mie bayi Nilai gizi: Mie mengandung jumlah protein sedang, dengan varietas yang kenyal menawarkan kandungan protein yang lebih tinggi. Vitamin dan mineral dalam mie melengkapi nutrisi yang mungkin kurang dalam susu formula atau ASI. Waktu: Untuk bayi berusia 4 bulan hingga 1 tahun, sajikan di antara waktu menyusui.Untuk anak di atas 1 tahun, mie yang dimasak dengan baik dapat dijadikan makanan utama.
Peringatan: Mie untuk bayi harus dimasak dengan baik dan dipotong menjadi potongan pendek. Selalu uji dengan jumlah kecil terlebih dahulu, perhatikan tanda-tanda gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan selama sehari berikutnya. Jika ditoleransi dengan baik, tingkatkan porsi secara bertahap, tetapi hindari jumlah berlebihan untuk mencegah gangguan pencernaan, kembung, atau hilangnya nafsu makan.
Jauhkan makanan ringan tidak sehat dari bayi Anda!
Makanan ringan sehat memberikan energi dan mendukung perkembangan anak Anda. Namun, pasar makanan anak-anak dibanjiri dengan makanan ringan tidak sehat. Meskipun berwarna-warni dan menarik, makanan ini sering mengandung zat berbahaya berlebihan yang berdampak signifikan pada kesehatan bayi Anda. Ibu harus waspada dan memastikan makanan tidak sehat ini jauh dari kehidupan sehari-hari anak Anda.
Gambar courtesy of Huagai
1. Camilan tinggi timbal
Contoh makanan: Popcorn, telur asin, makanan kaleng, camilan berongga.
2. Camilan mengandung lemak trans
Contoh makanan: Kue mentega, es krim, bubble tea, kue kuning telur.
3. Camilan yang mengandung hormon
Contoh makanan: Ayam goreng, leher ayam, leher bebek dari restoran cepat saji Barat.
4. Camilan berenergi tinggi
Contoh makanan: Cola, permen, keripik, cokelat.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved