Empat makanan yang dapat memicu keguguran
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dalam drama televisi populer Divine Doctor Daogong, Permaisuri Zheng mengalami keguguran setelah secara tidak sengaja mengonsumsi purslane, menunjukkan bahwa purslane sangat berbahaya bagi janin.Lalu, makanan apa saja yang dapat menyebabkan keguguran selama kehamilan? Ahli dari Rumah Sakit Kebidanan dan Anak Qingdao menyarankan bahwa meskipun nutrisi yang cukup dan asupan protein sangat penting bagi ibu hamil, pilihan makanan yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada ibu dan janin, bahkan berpotensi menyebabkan keguguran.Berikut adalah beberapa makanan yang tidak cocok untuk ibu hamil:
1. Kepiting:
Meskipun lezat dan kaya rasa, kepiting memiliki sifat dingin dan merangsang sirkulasi darah untuk menghilangkan stasis. Hal ini membuatnya sangat berbahaya bagi ibu hamil, terutama cakar kepiting yang memiliki efek aborsi yang kuat.
2. Kura-kura bercangkang lunak:
Meskipun dihargai karena dapat menyehatkan yin dan bermanfaat bagi ginjal, kura-kura bercangkang lunak memiliki sifat asin dan dingin. Ia secara kuat merangsang sirkulasi darah dan menghilangkan stasis darah, sehingga memiliki sifat abortifacient. Cangkang kura-kura khususnya sangat kuat dalam menyebabkan keguguran, melebihi efek dagingnya.
3. Biji Job:
Biji coix adalah bahan makanan dan obat. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, biji coix dianggap licin dan melumasi. Studi farmakologis membuktikan bahwa biji coix merangsang otot rahim, meningkatkan kontraksi, dan berpotensi menyebabkan keguguran.
4. Purslane:
Purslane berfungsi sebagai obat herbal dan sayuran, memiliki sifat dingin, licin, dan melumasi.Eksperimen menunjukkan bahwa jus purslane secara signifikan merangsang rahim, meningkatkan frekuensi dan intensitas kontraksi, yang dapat dengan mudah menyebabkan keguguran.
Rumah Sakit Kebidanan dan Anak Qingdao menyarankan: Wanita hamil sebaiknya menghindari makanan di atas. Jika gejala keguguran muncul setelah konsumsi tidak sengaja, segera cari pertolongan medis.
PRE
NEXT