Apakah bumbu harus disimpan di lemari es? Dua kategori memerlukan pendinginan
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Bumbu-bumbu dapat dikatakan sebagai pahlawan tak dikenal di dapur. Baik saat menyiapkan hidangan mewah maupun masakan rumahan sederhana, hasil yang lezat bergantung pada penggunaan bumbu-bumbu ini. Banyak orang menyimpan bumbu-bumbu di samping kompor untuk kemudahan akses. Namun, beberapa orang mengklaim bahwa bumbu-bumbu memerlukan penyimpanan di lemari es untuk mencegah pembusukan atau efek karsinogenik, terutama selama musim panas yang panas ketika penyimpanan dingin konon sangat penting.Apakah ini benar? Apakah bumbu-bumbu harus disimpan di lemari es seperti sayuran dan daging?
Bumbu-bumbu fermentasi dan berair tinggi memerlukan penyimpanan dingin
Ada dua kategori utama bumbu yang memerlukan penyimpanan di lemari es dalam kehidupan sehari-hari.
1. Bumbu fermentasi
Produk seperti pasta kedelai dan tahu fermentasi dihasilkan melalui fermentasi mikroba. Bahkan saat dijual, tidak dapat dijamin bahwa semua mikroba telah sepenuhnya dinonaktifkan. Oleh karena itu, jika dibiarkan tanpa pendinginan setelah dibuka, suhu ruangan dapat mempercepat pertumbuhan mikroba, menyebabkan bumbu menjadi busuk.
2. Bumbu dengan kandungan nutrisi tinggi dan kadar air tinggi
Ini termasuk bumbu dengan nilai gizi tinggi dan kadar air yang signifikan, seperti saus salad dan saus tiram, yang memiliki kadar protein tinggi dan mengandung kadar air yang cukup besar. Bumbu-bumbu ini menyediakan nutrisi dan kelembapan yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Jika disimpan pada suhu ruangan, mereka sangat rentan menjadi tempat berkembang biak jamur, yang dapat menyebabkan kerusakan.Makanan yang berjamur dapat menghasilkan mikotoksin karsinogenik, yang berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi. Bumbu dengan kandungan lemak tinggi, seperti saus cabai, dapat mengalami oksidasi lemak pada suhu ruangan, yang memengaruhi rasa.
Bagaimana cara menyimpan bumbu-bumbu umum?
1. Bumbu bubuk
Bumbu bubuk seperti lada Sichuan dan lada hitam mengandung minyak volatil yang signifikan dan rentan terhadap jamur. Mereka memerlukan penyimpanan kering, kedap udara di tempat sejuk dan gelap.
2. Bumbu berbentuk butiran
Garam, gula, dan bumbu berbentuk butiran lainnya memerlukan penyimpanan kering dan kedap udara untuk mencegah penyerapan kelembapan dan penggumpalan. Bumbu-bumbu ini memiliki kemurnian tinggi dan umumnya tidak mudah basi; gumpalan masih dapat dikonsumsi secara normal.
3. Bumbu kering
Bahan-bahan kering seperti bunga lawang dan cabai kering rentan terhadap kelembapan dan jamur. Mereka harus disimpan dalam wadah kering dan kedap udara.
4. Bumbu cair
Bumbu cair seperti kecap dan cuka harus disimpan dalam botol kaca dengan tutup yang rapat, disimpan di tempat yang berventilasi baik dan jauh dari sinar matahari langsung.
6. Bumbu segar
Bumbu segar seperti bawang daun, jahe, dan bawang putih sebaiknya dibeli segar sesuai kebutuhan dan tidak disimpan dalam jangka waktu lama.
Tips untuk mengontrol asupan natrium dari bumbu
Meskipun bumbu menambah rasa pada makanan, penggunaannya harus dibatasi untuk mengelola asupan natrium.
Pedoman Diet China (2016) merekomendasikan untuk membatasi asupan garam harian tidak lebih dari 6 gram. Bagaimana cara mengelola asupan natrium dari bumbu dalam kehidupan sehari-hari? Berikut beberapa metode efektif:
Saat memasak di rumah, kendalikan asupan garam harian dengan menggunakan sendok garam yang terukur. Tambahkan jumlah yang dianjurkan ke setiap hidangan untuk secara bertahap mengembangkan preferensi terhadap rasa yang lebih ringan;
Pilih bahan segar. Jika garam atau saus terasa kurang untuk rasa, gantilah dengan alternatif alami seperti cuka, jus lemon, tomat, cabai, bawang daun, jahe, atau bawang putih;
Tambahkan garam hanya sebelum hidangan siap disajikan. Teknik ini mengurangi penggunaan garam sambil mempertahankan tingkat keasinan yang sama, berlaku juga untuk sup, rebusan, dan hidangan berkuah lainnya;
Perhatikan kandungan garam tersembunyi. Saus dan bumbu mengandung jumlah garam yang signifikan – 6 mililiter kecap setara dengan 1 gram garam. Garam ini harus diperhitungkan dalam asupan harian Anda.
Secara ringkas, tidak semua bumbu memerlukan pendinginan; metode penyimpanan bergantung pada jenisnya. Bumbu bubuk seperti lada, atau bahan bergaram tinggi seperti garam dan kecap, relatif tahan terhadap pertumbuhan bakteri atau pembusukan dan oleh karena itu tidak memerlukan pendinginan.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved