Metode terapi cupping
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Terapi cupping api melibatkan pembakaran udara di dalam cangkir untuk menciptakan vakum, yang kemudian menempel pada kulit. Keahlian dalam teknik sangat penting: pilih cangkir yang sesuai, pastikan hisapan yang kuat, dan hindari tekanan berlebihan. Apa saja metode yang digunakan dalam terapi cupping api?
Teknik Hisapan Terapi Cupping Api
Metode Pembakaran Cepat:Gunakan forceps hemostatik atau pinset untuk memegang bola kapas yang direndam alkohol. Atau, bungkus ujung kapas atau kain kasa kecil dengan kapas, rendam dengan alkohol 95%, nyalakan di atas lampu alkohol, lalu masukkan ke dalam cangkir. Putar api 2-3 kali di sekitar dasar atau tengah cangkir sebelum menariknya. Segera letakkan cangkir di area yang dipilih untuk menciptakan hisapan.Prinsip metode ini adalah eksekusi yang cepat: cangkir harus ditempatkan dekat dengan area pengobatan, dan api tidak boleh terlalu lama berada di dalam cangkir.
Metode Pembakaran Api: Bakar strip kertas atau kapas alkohol yang terbakar, lalu jatuhkan dengan cepat ke dalam cangkir. Segera tempelkan cangkir ke area pengobatan.Metode ini cocok untuk mengobati area di sisi tubuh, karena potongan kertas atau kapas alkohol yang jatuh ke kulit dapat menyebabkan luka bakar. Ini adalah salah satu teknik cupping tradisional.
Metode Kapas: Sobek lapisan tipis kapas, rendam ringan dalam alkohol 95% (hindari penggunaan alkohol berlebihan), letakkan di bagian tengah hingga atas cangkir, nyalakan, dan segera letakkan cangkir di atas area yang akan diobati.Metode ini menghasilkan hisapan yang kuat dan mudah dilakukan.
Metode Meneteskan Alkohol: Sebelum melakukan cupping, teteskan sedikit alkohol 95% ke dasar cangkir. Hindari penggunaan alkohol berlebihan atau membiarkannya mencapai tepi cangkir. Gulung cangkir untuk meratakan lapisan alkohol di dinding dalam. Bakar alkohol dengan korek api dan segera letakkan cangkir di atas area target.
Metode Penopang Api: Gunakan blok tahan api dan isolasi panas—seperti tutup karet atau irisan jahe—sebagai penopang. Diameternya harus lebih kecil dari lubang cangkir. Letakkan bola kapas yang direndam alkohol di atas penopang yang telah disiapkan, nyalakan, dan segera letakkan cangkir di atasnya.
Metode Cupping
Cupping Retensi
Cupping retensi adalah teknik yang paling umum digunakan, juga disebut cupping statis. Teknik ini melibatkan penerapan hisapan pada kulit dan meninggalkan cangkir di tempat selama periode tertentu. Durasi retensi berkisar antara 5 hingga 20 menit, tergantung pada pasien, kondisi, dan musim. Secara umum, retensi yang lama tidak disarankan selama musim panas atau pada area dengan kulit tipis.Metode retensi terdiri dari dua bentuk:
Pertama, teknik satu cangkir, menggunakan satu cangkir, cocok untuk area patologis yang terbatas.
Kedua, teknik multi-cangkir, menggunakan beberapa cangkir secara bersamaan, juga disebut metode baris cangkir. Cangkir biasanya ditempatkan sepanjang serat otot, jalur saraf, atau jalur meridian. Untuk individu yang kuat, cangkir dapat ditempatkan lebih rapat; untuk yang lemah, jarak antar cangkir harus lebih lebar. Metode ini cocok untuk area patologis yang lebih luas.
Cupping dengan Pengeluaran Darah
Juga disebut cupping dengan pengeluaran darah. Pertama, menggunakan jarum berujung tiga, jarum bunga plum, atau jarum jahit, buat beberapa tusukan cepat (beberapa hingga lebih dari sepuluh) sesuai dengan ukuran lesi dan tingkat keparahan penyakit. Untuk kondisi ringan, kemerahan kulit sudah cukup; untuk kasus sedang, pendarahan ringan menjadi target; untuk kasus berat, pendarahan titik menjadi tujuan. Segera terapkan dan pertahankan cangkir selama 15–20 menit.
Metode Jarum-Cupping
Teknik terpadu ini menggabungkan akupunktur dengan cupping. Setelah jarum dimasukkan ke titik akupunktur, jarum ditahan di tempatnya sementara cupping diterapkan di atas area jarum, memastikan jarum tetap berada di dalam cangkir. Cangkir kaca umumnya lebih disukai. Cangkir dibiarkan di tempat selama 10–20 menit sebelum dilepas, pada saat itu jarum juga ditarik keluar. Alternatifnya, jarum dapat ditarik keluar setelah dimasukkan, diikuti dengan cupping di atas area jarum.
Metode Cupping Cepat
Dalam teknik ini, satu tangan memegang cangkir sementara tangan lain menggunakan pinset untuk memegang bola kapas yang direndam alkohol atau kawat yang dililit kapas. Setelah dinyalakan, pinset segera ditarik, dan cangkir dengan cepat diterapkan pada area yang terkena. Cangkir kemudian segera dilepas. Proses ini diulang 10 hingga beberapa puluh kali hingga kulit menjadi kemerahan dan memar muncul. Metode ini cocok untuk area dengan jaringan otot yang relatif longgar.
Metode Cupping Geser
Juga dikenal sebagai metode dorong atau tarik. Pilih cangkir dengan mulut lebar, dinding tebal, dan permukaan halus serta tidak rusak. Oleskan lapisan tipis pelumas—seperti parafin cair, petroleum jelly, atau minyak nabati lainnya—pada area yang akan di-cupping.Setelah menempelkan cangkir ke kulit menggunakan metode api kilat atau api lempar, pegang dasar cangkir dan miringkan sedikit sambil perlahan menggerakkannya bolak-balik. Arahnya harus ke depan, belakang, kiri, dan kanan, serta gerakan rotasi juga dapat dilakukan. Ulangi beberapa kali hingga kulit menjadi kemerahan dan memar muncul. Metode ini cocok untuk area tubuh yang luas dan datar dengan otot tebal dan kencang, seperti punggung dan pinggang.
Metode Cupping Berobat
Teknik ini menggabungkan cupping dengan terapi herbal. Cangkir bambu dipilih untuk metode ini. Sebelum cupping, cangkir bambu dikukus dengan cairan obat. Panas tinggi mengeluarkan udara dari cangkir, menciptakan vakum yang menempelkannya pada kulit. Metode ini memberikan stimulasi termal dan mekanis, sambil memanfaatkan efek herbal Tiongkok untuk meningkatkan efektivitas terapeutik cupping.Pemilihan obat disesuaikan dengan kondisi pasien.
Metode Cupping Hangat
Teknik ini meningkatkan efektivitas dengan menerapkan radiasi inframerah pada area pengobatan sementara cangkir tetap menempel, atau dengan moxibustion di sekitar cangkir menggunakan batang moxa. Metode ini sering digunakan selama musim dingin dan lembap atau untuk kondisi yang melibatkan defisiensi dingin atau kelembapan dingin.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved