Mengartikan 14 Ekspresi Wajah Umum Bos Anda
Encyclopedic
PRE
NEXT
Di tempat kerja, kita harus belajar membaca ekspresi atasan dan memahami pesan tersembunyi di balik setiap ekspresi wajah. Hari ini, kami mengungkap empat belas ekspresi umum atasan untuk semua pekerja kantoran.
1. Saat berbicara, atasan tidak mengangkat kepala atau melakukan kontak mata: Ini adalah tanda yang tidak menguntungkan, menunjukkan rasa jijik terhadap bawahan dan persepsi ketidakmampuan.
2. Atasan memandang rendah bawahan: Ini menunjukkan sikap superioritas, menandakan sifat mengendalikan dan kesombongan.
4. Seorang atasan yang menatap bawahan dengan ramah dan jujur, atau sesekali melirik mereka: Ini menunjukkan bahwa bawahan tersebut sangat mampu dan disukai, bahkan mampu dimaafkan atas kesalahan.
5. Seorang atasan dengan tatapan tajam dan ekspresi yang tidak berubah, seolah-olah pedang akan menembus bawahan: Ini menunjukkan kekuasaan, ketidakpedulian yang dingin, dan keunggulan, sambil sekaligus memberi sinyal kepada bawahan:Jangan mencoba menipu saya; saya dapat melihat melalui pikiranmu.
6. Atasan sesekali melirik ke atas, bertemu dengan tatapan bawahan sebelum menunduk lagi: Jika ini terjadi berulang kali, ini mengonfirmasi bahwa atasan masih ragu tentang bawahan ini.
7. Atasan menatap intens ke dalam ruangan, sesekali mengangguk sedikit: Ini adalah sinyal yang sangat buruk, menunjukkan atasan menuntut ketaatan mutlak dari bawahan. Terlepas dari apa yang mereka katakan atau pikirkan, dia tidak akan memperdulikannya.
8. Atasan menatap intens ke arah bawahan, tatapannya tetap dan tak tergoyahkan: Ini adalah tanda pengawasan yang intens, seolah-olah bawahan sedang diperiksa
7. Atasan menatap intens ke dalam ruangan, sesekali mengangguk sedikit: Ini adalah tanda yang sangat buruk, menunjukkan atasan menuntut ketaatan mutlak dari bawahan. Terlepas dari apa yang dikatakan atau dipikirkan bawahan, dia tidak memperdulikan mereka.
8. Tangan ditekan bersama, menekan ke bawah dengan tubuh seimbang: Menandakan ketenangan.Ketenangan.
9. Tangan di pinggang, siku terbuka ke luar: Bahasa tubuh tradisional bagi mereka yang cenderung memberikan perintah, sering digunakan saat menghadapi masalah otoritas tertentu.
10. Atasan duduk bersandar di kursi, tangan terlipat di belakang kepala, siku terbuka ke luar: Meskipun ini menunjukkan relaksasi, hal ini juga dapat mengindikasikan kesombongan.
11. Menunjuk jari telunjuk ke arah orang lain: menunjukkan keunggulan yang jelas dan niat untuk berkonflik.
12. Menyatukan tangan di belakang punggung: manifestasi lain dari keunggulan.
13. Seorang atasan menepuk bahu bawahan: menandakan pengakuan dan apresiasi, meskipun hanya tepukan dari samping yang menunjukkan pengakuan yang tulus.
Jika ditepuk dari depan atau di atas, hal ini menyiratkan sikap merendahkan atau penegasan otoritas.
14. Menggenggam tinju: tidak hanya untuk mengintimidasi tetapi juga untuk mempertahankan posisi.
Pukulan dari depan atau atas menyiratkan sikap merendahkan atau penegasan otoritas.
14. Menggenggam tinju: Tidak hanya dimaksudkan untuk menakuti orang lain, tetapi juga untuk menandakan tekad untuk mempertahankan posisi. Jika disertai dengan pukulan tinju di meja, hal itu secara terang-terangan menandakan upaya untuk membungkam orang lain.
PRE
NEXT