Ritme yang terganggu membuat perut rentan terhadap penyakit—konsumsilah 5 makanan penyehat perut ini
Encyclopedic
PRE
NEXT
Kumpul keluarga dengan pesta makan mewah; melewatkan sarapan sambil berlebihan makan malam; bekerja lembur hingga mengabaikan tidur... Dalam kehidupan sehari-hari, perut kita sering mengalami perlakuan ekstrem, dipaksa bertahan dalam kondisi yang tidak normal. Hal ini menyebabkan serangkaian gangguan lambung seperti gastritis akut, keracunan alkohol, dan pendarahan lambung.
Gangguan lambung menyerang semua kelompok usia
Terletak di bagian kiri atas perut, lambung berfungsi seperti kantong, menyimpan dan mencerna makanan dengan elastisitas yang luar biasa. Melalui peristaltik dan aksi enzim pencernaan, makanan dicampur dan dihaluskan menjadi campuran seperti bubur, memudahkan pencernaan dan penyerapan usus.Dalam kondisi normal, air dikosongkan dalam hitungan menit, karbohidrat membutuhkan sekitar dua jam, sementara protein dan lemak memerlukan waktu yang jauh lebih lama.
Meskipun tampak kokoh—mampu mencerna berbagai rasa dan tekstur—lambung kita jauh lebih rapuh daripada yang umumnya dipersepsikan. China merupakan "negara dengan gangguan lambung yang meluas," dengan sekitar 120 juta dari 1,3 miliar penduduknya menderita gangguan gastrointestinal.Secara bersamaan, kanker lambung menempati peringkat kedua dalam insidensi tumor ganas dan ketiga dalam angka kematian di China. Lebih mengkhawatirkan lagi, negara ini saat ini mencatat lebih dari 420.000 kasus baru kanker lambung setiap tahun, yang mewakili 42% dari kasus baru global dan menempatkannya di peringkat pertama dunia.
Rahasia Menjaga Kesehatan Lambung
I. Kembangkan Kebiasaan Hidup Sehat: Makan dalam porsi kecil dan lebih sering, hanya hingga 70% kenyang.Pastikan sarapan yang cukup, makan siang yang memuaskan, dan makan malam yang ringan. Hindari makan berlebihan atau makan secara berlebihan.
2. Sesuaikan kebiasaan makan: Makanlah tepat waktu, duduk daripada berdiri atau jongkok. Hindari makanan pedas, goreng, atau asap (misalnya, makanan panggang), makanan yang terlalu asam atau dingin, dan hindari alkohol. Batasi teh dan kopi yang kuat.Tingkatkan konsumsi sayuran dan makanan tinggi serat seperti seledri dan jamur shiitake. III. Terapi Diet Aktif dan Pijatan: Makanan hangat seperti daging kambing dan daging anjing menyehatkan lambung dan cocok untuk kondisi lambung tipe dingin. Sifat antibakteri bawang putih membantu mengurangi peradangan; konsumsi teratur dianjurkan. Selain itu, buah goji, jamur putih, kurma merah, dan kacang walnut dapat dinikmati sebagai camilan atau ditambahkan ke dalam masakan.Setelah makan dan sebelum tidur, gosok tangan hingga hangat, lalu pijat perut secara melingkar searah jarum jam di sekitar pusar sebanyak 64 putaran. Dilanjutkan dengan menggosok tangan hingga hangat dan memijat perut bagian bawah. Kembangkan ketenangan batin – timbulnya dan perkembangan gangguan lambung erat kaitannya dengan kondisi emosional dan pola pikir. Oleh karena itu, prioritaskan kesejahteraan mental, jaga kegembiraan dan kestabilan emosional, serta hindari stimulus negatif seperti tegang, cemas, atau mudah marah. Makanan yang menyehatkan lambung 1.Ubi Jalar: Kaya akan karbohidrat, serat makanan, karoten, vitamin A, B, C, E, dan lebih dari sepuluh unsur mikro termasuk kalium, besi, tembaga, selenium, kalsium, dan asam linoleat, ubi jalar memiliki nilai gizi yang luar biasa. Ahli gizi memujinya sebagai makanan sehat yang paling seimbang secara gizi. Komponen-komponen ini menjaga elastisitas pembuluh darah dan sangat efektif dalam mencegah dan mengobati sembelit kronis pada orang tua.
2. Buah Hawthorn Kering: Berbeda dengan irisan hawthorn yang memerlukan tambahan gula dan bahan tambahan dalam jumlah besar, buah hawthorn kering diproduksi dengan mengeringkan buah secara langsung. Buah ini kaya akan serat, vitamin, asam hawthorn, asam sitrat, dan nutrisi lainnya. Rasa yang enak membuatnya pilihan yang baik untuk membantu pencernaan, meredakan penumpukan makanan, merangsang nafsu makan, dan memperkaya hidangan.
3. Jamur Lion's Mane: Mengandung asam lemak tak jenuh, jamur lion's mane meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan kadar kolesterol darah, dan memperkuat fungsi kekebalan tubuh. Jamur ini dapat menunda penuaan dan menghambat sintesis materi genetik pada sel kanker, sehingga mencegah dan mengobati gangguan pencernaan seperti tukak lambung, tukak duodenum, dan gastritis.
4. Kurma merah: Mengandung senyawa triterpenoid dan cyclic adenosine monophosphate, kurma merah memiliki sifat anti-kanker dan anti-alergi yang kuat. Selain itu, kurma merah meningkatkan sekresi lendir di saluran pencernaan, memperbaiki kerusakan saluran pencernaan, dan melindungi hati.
5. Labu: Labu sangat bermanfaat untuk menutrisi limpa dan lambung, serta membantu pencernaan. Dari segi nutrisi, labu kaya akan vitamin A, yang melindungi mukosa saluran pencernaan dan mencegah kondisi seperti gastritis dan tukak lambung.
PRE
NEXT