Hati-hati: 3 buah yang dapat memperburuk kondisi lambung kronis. Disarankan: 5 metode efektif untuk perawatan lambung.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Saat ini, baik saat sakit maupun tidak, orang sering menyarankan orang lain atau diri sendiri untuk "makan lebih banyak buah". Meskipun buah dapat dengan cepat menggantikan nutrisi, konsumsi berlebihan tidaklah bermanfaat. Mereka yang menderita kondisi lambung kronis sebaiknya menghindari mengonsumsi berlebihan tiga buah berikut.
Tiga buah ini dapat memperburuk kondisi lambung kronis
1. Buah hawthorn merangsang nafsu makan tetapi dapat menyebabkan batu lambung
Ketika membicarakan buah hawthorn, sifat pencernaan dan merangsang nafsu makannya sering kali menjadi sorotan. Memang, mengonsumsi jumlah sedang setelah makan berat dapat membantu pencernaan. Namun, mereka yang memiliki lambung sensitif sebaiknya berhati-hati.Hal ini terutama karena hawthorn mengandung kadar pektin dan asam tanat yang tinggi. Ketika zat-zat ini bersentuhan dengan asam lambung, mereka mengendap menjadi endapan yang tidak larut. Endapan ini dapat dengan mudah bercampur dengan sisa makanan di saluran pencernaan, membentuk batu lambung. Ahli memperingatkan bahwa setelah batu lambung terbentuk, mereka dapat memperburuk kondisi lambung yang sudah ada, menyebabkan komplikasi seperti pendarahan lambung, tukak, dan dalam kasus parah, perforasi lambung.
Bagi mereka yang menderita gangguan lambung kronis dan sesekali mengalami kembung setelah makan, disarankan untuk merebus buah hawthorn terlebih dahulu. Memasak mengurangi kandungan tanin dan pektin, sehingga mengurangi risiko pembentukan batu lambung.
2. Kiwi membantu pergerakan usus tetapi dapat menyebabkan heartburn
Kaya akan vitamin C, kiwi merupakan pilihan yang baik bagi wanita yang mencari kecantikan, detoksifikasi, dan keteraturan. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan lambung termasuk nyeri perut, diare, heartburn, dan refluks asam.Hal ini terjadi terutama karena vitamin C dalam kiwi meningkatkan produksi asam lambung, memicu heartburn dan memperburuk kondisi lambung yang sudah ada. Selain itu, gejala ini semakin parah saat cuaca dingin. Oleh karena itu, individu dengan gangguan lambung kronis disarankan untuk mengurangi atau menghindari konsumsi kiwi selama musim dingin.
3. Jujube menutrisi darah, namun kulitnya dapat mengiritasi lambung
Buah jujube merah merupakan tonik favorit di kalangan wanita untuk penambahan darah dan perbaikan kulit, namun konsumsi berlebihan dapat membebani sistem pencernaan. Hal ini terutama disebabkan oleh kandungan serat makanan yang tinggi, yang dapat mengiritasi lambung dan usus jika dikonsumsi dalam jumlah besar.Selain itu, kulit kurma yang tipis namun keras sulit dicerna. Jika lambung sudah meradang atau berulkus, mengonsumsi kurma dapat memperburuk kondisi. Oleh karena itu, meskipun kurma memiliki manfaat, moderasi adalah kunci.
Metode yang direkomendasikan untuk merawat perut yang sehat
Pijatan perut
Setiap malam sebelum tidur, letakkan tangan Anda bertumpuk di perut. Gunakan pusar sebagai pusat, lalu buat lingkaran dengan telapak tangan – tiga puluh kali searah jarum jam, tiga puluh kali berlawanan arah jarum jam. Mulailah dengan lembut, lalu tingkatkan tekanan secara bertahap.Praktik yang konsisten dapat secara efektif meningkatkan fungsi pencernaan dan bahkan mengurangi kembung perut!
Hidrasi Sehat
Minumlah segelas air hangat (sekitar 100ml) setelah menyikat gigi setiap pagi untuk membantu pembersihan usus. Konsumsi segelas lagi sekitar pukul 10 pagi, sebelum makan siang, dan sekitar pukul 3 sore. Jika sup disajikan bersama makan malam, air dapat dihilangkan.Catatan: Hindari minum air setelah pukul 9:30 malam untuk mencegah mata bengkak saat bangun tidur. Menjaga Kehangatan Bagi penderita gastritis kronis, prioritaskan kehangatan perut. Kenakan pakaian yang sesuai, pastikan selimut menutupi tubuh sepenuhnya saat tidur, dan hindari kedinginan perut untuk mencegah nyeri lambung atau memperburuk kondisi yang sudah ada.
Keseimbangan Mental
Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa saat merasa sedih, nafsu makan berkurang dan masalah lambung yang sudah ada memburuk? Ahli menunjukkan bahwa kondisi emosional dan disposisi mental dapat mempengaruhi kondisi seperti gastritis dan tukak duodenum. Oleh karena itu, menjaga disposisi yang terbuka dan ceria adalah kunci untuk melindungi lambung.
PRE
NEXT