Apakah Anda akan menyembunyikannya jika anak Anda mengambil barang milik orang lain?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Mengenai masalah apa yang harus dilakukan ketika anak-anak mengambil barang milik orang lain, banyak orang tua mungkin pernah mengalami situasi ini. Namun, banyak orang tua masih bingung bagaimana mengatasinya. Apakah Anda khawatir anak Anda akan terjerumus ke jalan yang salah dan memilih untuk memberi teguran keras? Jika anak Anda menceritakan rahasia ini kepada Anda, apakah Anda akan menjaga kerahasiaannya?Apa yang harus Anda lakukan ketika anak Anda mengambil barang milik orang lain?
Apakah Anda akan menyimpan rahasia jika anak Anda mengambil sesuatu yang bukan miliknya? (Jaringan Kesehatan Masyarakat)
Ringkasan: Pesawat Model yang Hilang
Duoduo, seorang anak berusia empat tahun, sedang bermain dengan sekelompok anak-anak. Dia segera tertarik pada salah satu pesawat model kecil milik mereka. Setelah bermain sebentar, dia menyelinap memasukkannya ke dalam saku saat tidak ada yang melihat.Anak-anak menyadari model pesawat itu hilang dan mencari dengan cemas. Merasa sangat bingung dan sedih, Dodo tidak tahan lagi dan "mengakui" kepada ibunya bahwa dia telah mengambil model pesawat itu. Ibunya terdiam sejenak.
Coba pendekatan ini: Membantu anak-anak menjaga rahasia
Ibu Dodo, melihat anaknya yang gugup, bertanya: "Dodo, karena model pesawat itu hilang, anak-anak tidak bisa bermain dengannya. Apa yang harus kita lakukan? Mari kita bantu mereka mencarinya bersama." Ia mencari dengan sungguh-sungguh sambil terus mengawasi Dodo. Dodo mulai mondar-mandir di sekitar tas sekolahnya, dan tak lama kemudian, ia mengambil model pesawat itu dari tasnya.Ibu mengambilnya tanpa berkata apa-apa dan berbisik di telinga Dodo: "Aku sangat bangga padamu karena mengambil tanggung jawab. Tapi pikirkanlah – mainan ini dibawa untuk dibagikan kepada semua orang. Jika kamu mengambilnya, apakah mereka masih mau bermain denganmu? Aku tahu kamu menyesalinya. Ini rahasia kita; tidak ada yang lain yang akan tahu." Dia lalu memberitahu anak-anak bahwa Dodo telah menemukan model pesawat itu dan mereka semua bisa melanjutkan bermain dengan bahagia.
Pemahaman: Anak-anak kecil tidak dapat membedakan antara 'milikmu' dan 'milikku'
Sebagian besar anak mengambil barang milik orang lain karena suka dan penasaran. Ketika mereka melihat sesuatu yang 'bagus' milik orang lain, mereka juga ingin memilikinya—untuk melihatnya, bermain dengannya. Terkadang mereka hanya 'meminjamnya', lalu mengembalikannya dengan diam-diam.Anak-anak kecil tidak menyadari bahwa benda-benda memiliki pemilik dan tidak menyadari bahwa mengambil barang tanpa izin adalah salah. Mereka hanya mengambil apa yang mereka rasa mereka butuhkan, tanpa konsep kepemilikan.
Refleksi: Bagaimana kita harus merespons ketika anak-anak mengambil barang milik orang lain?
1. Hindari marah atau menuduh mereka dengan keras bahwa mereka "mencuri".Hal ini merusak harga diri mereka. Saat membahas masalah ini, jangan gunakan kata "mencuri"; sebaliknya, gambarkan tindakan sebagai "mengambil sesuatu."
2. Gunakan peran bermain saat membimbing. Misalnya, mintalah mereka membayangkan penghapus favorit mereka diambil: bagaimana perasaan mereka? Bagaimana jika mereka mengambil barang berharga milik orang lain?Melalui imajinasi empati, bantu mereka memahami bahwa orang lain juga merasa sedih saat kehilangan barang kesayangan, dan bahwa mengambil barang orang lain menyebabkan kesedihan dan penderitaan. 3. Setelah anak mengakui kesalahannya, pastikan mereka secara sukarela mengembalikan barang tersebut. Setelah anak menyadari kesalahannya, orang tua tidak boleh mengabaikannya dengan kalimat seperti "Biarkan saja" atau "Jangan lakukan lagi" demi menjaga harga diri mereka sendiri. Selalu dampingi anak untuk mengembalikan barang tersebut secara sukarela.
Catatan Editor
Orang tua tidak boleh mengabaikan masalah ini dengan anggapan anak-anak akan belajar secara alami seiring bertambahnya usia tanpa bimbingan, maupun menganggapnya sebagai peristiwa bencana dengan mencap anak sebagai pencuri. Sebaliknya, jelaskan bahwa seberapa pun menariknya barang milik orang lain, barang tersebut tidak boleh diambil tanpa izin. Bermain atau menggunakan barang milik orang lain memerlukan izin – suatu sopan santun yang dapat dikuasai oleh anak yang berakhlak baik.
PRE
NEXT