Minuman yang namanya mengandung kata 'teh' belum tentu teh
Encyclopedic
PRE
NEXT
Tahukah Anda? Minuman yang mengandung karakter 'teh' belum tentu teh. Seiring meningkatnya standar hidup, kebiasaan makan yang sehat semakin populer. Minuman berbasis teh, yang dipasarkan dengan label 'kesehatan', semakin diminati.Daun teh kaya akan polifenol teh alami, kafein, dan senyawa bermanfaat lainnya, menawarkan manfaat nutrisi dan kesehatan. Namun, apakah berbagai jenis minuman berbasis teh—seperti minuman teh susu dan teh infus buah—memiliki sifat-sifat ini? Apa saja langkah pencegahan yang harus diambil konsumen saat mengonsumsinya?
Berbagai jenis minuman teh yang tersedia di pasaran umumnya menggunakan teh sebagai dasar yang ditambahkan dengan bahan lain.
Misalnya, minuman teh beraroma buah adalah produk yang dibuat dengan mencampurkan air teh dengan jus buah murni (atau jus konsentrat), sirup gula, pengasam, dan bahan lain; minuman teh beraroma susu melibatkan penambahan susu segar atau produk susu ke dalam air teh.
Fujian Tea Portal Wang menyarankan konsumen: ketika bahan lain ditambahkan ke teh, pengawet dan bahan tambahan makanan harus dimasukkan ke dalam minuman.Komponen pengawet utama yang saat ini digunakan adalah asam sorbat, yang tetap menjadi pengawet paling tidak beracun yang umum digunakan hingga saat ini. Namun, penggunaannya harus dilakukan secara rasional, karena pada dasarnya merupakan agen kimia. Selain itu, untuk minuman teh yang mengandung jus buah segar, saat ini tidak mungkin memprediksi apakah bahan tambahan dapat bertentangan dengan komponen teh atau mengalami reaksi kimia. Hal ini memerlukan pengamatan yang cermat."Jika memungkinkan, kami mendorong untuk meluangkan waktu dan usaha untuk menyeduh teh di rumah, karena ini tetap menjadi metode konsumsi teh yang paling terjamin kesehatannya," kata Fang Shi.
Kontraindikasi
Serupa dengan minum teh biasa
Minuman teh dengan bahan tambahan menawarkan rasa manis yang menyegarkan, sehingga populer di kalangan banyak orang muda. Namun, tidak boleh dilupakan bahwa komponen utamanya adalah daun teh. Meskipun mempertahankan manfaat nutrisi, beberapa kontraindikasi berlaku untuk konsumsinya.Fang Shi menjelaskan bahwa minuman teh yang terutama terbuat dari daun teh mempertahankan komponen asli teh. Oleh karena itu, kontraindikasi yang terkait dengan minum teh juga berlaku untuk mengonsumsi berbagai minuman teh.
Hindari konsumsi sebelum tidur
Kafein dan senyawa aromatik dalam teh bertindak sebagai stimulan. Teh yang terlalu kuat atau berlebihan dapat merangsang sistem saraf dan otak, mempercepat detak jantung dan aliran darah, sehingga mengganggu tidur. Mengenai jumlah yang menyebabkan insomnia, Fang Shi mencatat tidak ada aturan tetap, karena bergantung pada jumlah yang dikonsumsi, kekuatan teh, dan toleransi individu. Jenis atau merek minuman teh yang berbeda juga bervariasi dalam kandungan tehnya.
Batasi konsumsi jika kadar asam urat tinggi
Orang dengan kadar asam urat tinggi, seperti penderita gout, sebaiknya membatasi konsumsi teh. Asam tanat dalam teh secara kompetitif menggantikan asam urat selama proses pengeluaran, sehingga mengganggu eliminasinya. Akibatnya, teh yang kuat sangat tidak dianjurkan bagi penderita gout.
Teh dapat membuat obat tidak efektif
Asam tanat dalam teh dapat berinteraksi kimia dengan berbagai obat-obatan, secara signifikan mengurangi atau bahkan menghilangkan efektivitasnya. Banyak obat tradisional Tiongkok, seperti ginseng, coptis, phellodendron, dan corydalis, tidak boleh dikonsumsi bersama teh untuk mencegah penurunan khasiatnya.Jika ragu tentang interaksi potensial, yang paling aman adalah menghindari mengonsumsi obat atau ramuan herbal bersama minuman teh untuk mencegah komplikasi yang tidak terduga. Ini mengakhiri ulasan kami tentang minuman yang mengandung karakter 'teh' namun sebenarnya bukan teh. Kami harap Anda kini memiliki pemahaman yang lebih jelas. Akhirnya, kami mengucapkan doa tulus untuk kesehatan dan kebahagiaan Anda yang terus menerus.
PRE
NEXT