Makan di Luar Bersama Anak-Anak: Ikuti Tips Ini untuk Pilihan Makanan Cepat Saji yang Lebih Sehat
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Pada Hari Anak-Anak ini, orang tua tentu telah menyiapkan hadiah jauh-jauh hari. Karena liburan ini jatuh pada hari Senin, banyak sekolah hanya akan mengadakan sesi setengah hari. Guru-guru juga menyarankan orang tua memanfaatkan setengah hari bebas ini untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak, sehingga perayaan ini benar-benar bermakna.
Akibat pandemi COVID-19, anak-anak telah terkurung di rumah dalam waktu yang lama. Kini, setelah wabah terkendali dengan baik, kita dapat keluar untuk bersenang-senang. Pada Hari Anak ini, kami merekomendasikan orang tua membawa anak-anak mereka ke taman bermain yang belum pernah mereka kunjungi dalam waktu lama atau mengajak mereka menikmati makanan spesial yang belum pernah mereka rasakan dalam waktu lama. Anak-anak pasti akan senang.
Saat merayakan Hari Anak, selain mempertimbangkan selera anak-anak, kesehatan dan gizi menjadi pertimbangan utama bagi orang tua. Lalu, bagaimana cara memastikan hidangan Hari Anak tetap sehat dan bergizi?
Mengukus, merebus, dan menumis: metode memasak yang dianjurkan untuk hidangan Hari Anak
Merayakan Hari Anak dengan hidangan keluarga adalah pilihan yang tepat. Saat makan bersama anak-anak, perhatikan metode memasak dari hidangan yang dipesan.Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering makan di luar memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas perut dan sindrom metabolik dibandingkan dengan yang makan di rumah. Saat makan di luar, pilihlah hidangan yang dimasak dengan cara mengukus, merebus, atau menumis, dan hindari pilihan yang digoreng atau dipanggang.
Pilihan sehat di restoran cepat saji Barat
Restoran rantai seperti KFC, McDonald's, dan Pizza Hut merupakan favorit di kalangan banyak remaja. Mengajak anak-anak makan di sana pada Hari Anak-Anak adalah hal yang wajar. Namun, makan dengan sadar tetap penting.
Fan Zhihong, Associate Professor di Departemen Nutrisi dan Keamanan Pangan di Fakultas Ilmu Pangan Universitas Pertanian China, mencatat dalam blognya bahwa makanan cepat saji Barat tidak menyediakan cukup sayuran sementara menawarkan banyak pilihan berlemak tinggi dan ber gula tinggi. Dia umumnya menyarankan untuk tidak memberikannya kepada anak-anak.
Jika konsumsi tidak dapat dihindari, hindari makanan goreng seperti sayap ayam dan keripik. Ganti minuman manis dengan teh panas tanpa gula atau susu hangat. Jika memungkinkan, pesan salad sayuran dan tambahkan buah segar setelahnya. Usahakan keseimbangan gizi.
Saat memilih camilan untuk anak-anak, periksa daftar bahan
Orang tua yang biasanya ketat dengan anak-anak mereka dan jarang membeli camilan mungkin menemukan bahwa memberikan paket camilan sehat selama musim liburan adalah gestur yang thoughtful yang disukai anak-anak. Namun, orang tua harus mempertimbangkan dua hal penting saat memilih camilan untuk anak-anak mereka.
Pertama, pilih camilan bergizi dan prioritaskan opsi alami jika memungkinkan.Contohnya termasuk yogurt, susu, dan daging sapi kering, yang menyediakan protein berkualitas tinggi dan kalsium, mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang/gigi. Sayuran dan buah-buahan musiman seperti tomat dan apel kaya akan vitamin, mineral, dan serat makanan, yang mempromosikan gerakan usus dan mencegah sembelit. Kacang-kacangan seperti kacang walnut, kacang tanah, dan biji melon mengandung unsur mikro yang melimpah.
Saat berbelanja, perhatikan dengan seksama label nutrisi dan daftar bahan. Bahan-bahan yang ditandai dengan pewarna merah, kuning, atau biru (misalnya Sunset Yellow, Brilliant Blue) menandakan adanya pewarna buatan.
Selain itu, hindari atau minimalkan pemilihan makanan tinggi gula dan lemak, seperti cokelat, es krim, permen, keripik, dan camilan bertekstur renyah tertentu.
Pindai kode QR di atas untuk mengikuti akun resmi [39 Health Network]. Kirimkan pertanyaan kesehatan Anda untuk mendapatkan saran ahli gratis.
Hindari Perangkap "Makanan Khusus Anak-Anak"
Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak mereka, sehingga makanan "khusus anak-anak" premium menjadi pilihan populer.Namun, para ahli terkait menunjukkan bahwa makanan anak-anak yang saat ini beredar di pasaran tidak jauh berbeda dengan produk reguler dalam hal formulasi dan standar produksi, hanya berbeda dalam label dan harga. Hal ini menyesatkan konsumen hingga tertentu. Beberapa "produk anak-anak" bahkan mengandung bahan yang merugikan kesehatan anak dan sebaiknya dikonsumsi secara terbatas. Misalnya, "susu anak-anak" sering menambahkan berbagai bahan tambahan untuk menyesuaikan selera anak-anak.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved