Seberapa Efektif Suntikan Pengurangan Kerutan? 4 Efek Samping Penting yang Tidak Boleh Diabaikan!
Encyclopedic
PRE
NEXT
Perawatan pengurang kerutan yang disuntikkan dapat dengan cepat mengurangi kerutan, terutama cocok untuk kerutan di sekitar mata (crow's feet), garis dahi, dan garis kerutan di antara alis. Pilihan bahan harus disesuaikan dengan kondisi spesifik pasien. Pada dasarnya, agen pengurang kerutan adalah toksin botulinum, sejenis neurotoxin yang biasanya diberikan dalam bentuk yang telah diencerkan, sehingga memiliki dampak sistemik yang minimal.
Seberapa efektif suntikan pengurang kerutan?
Efeknya tidak permanen dan memerlukan suntikan berulang. Suntikan ini secara sementara merelaksasi sel-sel di area kerutan yang terkompresi, mengurangi tekanan pada sel-sel subkutan. Suntikan ini tidak mengubah sel-sel yang nekrotik atau atrofi. Setelah transmisi sinyal antara otot dan saraf kembali normal, kerutan akan muncul kembali.
Perawatan Botox biasanya bertahan selama 3 hingga 6 bulan. Sebagai neurotoksin, ia bekerja dengan cara sementara melumpuhkan otot untuk mengurangi gerakan wajah. Untuk memperpanjang efek pengurangan kerutan, individu yang mencari peningkatan estetika harus menjalani beberapa perawatan dalam setahun.
Apa efek samping dari suntikan pengurang kerutan?
1. Demam dan kelemahan umum
Sekitar 40% pasien mengalami demam setelah suntikan, yang sebenarnya merupakan manifestasi toksisitas tubuh. Hal ini terutama disebabkan oleh dosis botulinum toksin yang berlebihan. Suntikan berlebihan secara lokal dapat memicu reaksi toksik, terutama berupa kelemahan umum dan rasa tidak nyaman.Keparahan reaksi toksik bervariasi secara signifikan tergantung pada tingkat overdosis.
2. Strabismus (mata juling) yang terlihat
Kejadian strabismus terkait langsung dengan dosis toksin botulinum dan lokasi suntikan. Dosis yang lebih tinggi meningkatkan risiko terjadinya strabismus. Penting untuk menentukan lokasi suntikan dengan tepat dan menggunakan toksin botulinum serta dosisnya secara sesuai untuk menghindari efek samping ini.
3. Reaksi kulit termasuk gatal dan kemerahan
Konstitusi individu bervariasi; beberapa orang mungkin mengalami gatal dan kemerahan pada kulit setelah suntikan pengurangan kerutan.Sangat penting untuk memilih klinik kosmetik yang terpercaya dan mematuhi instruksi dokter mengenai obat anti-alergi oral sebelum injeksi. Hal ini membantu meminimalkan reaksi alergi terhadap obat. Individu yang didiagnosis alergi terhadap komponen pengurang kerutan tidak boleh menjalani prosedur ini, karena dapat menimbulkan risiko yang mengancam nyawa.
4. Kemungkinan timbulnya pigmentasi di sekitar mata
Bagi individu yang mengonsumsi aspirin atau memiliki pelebaran kapiler, suntikan pengurang kerutan dapat menyebabkan bintik-bintik gelap di sekitar mata. Pasien yang mengonsumsi aspirin harus menghentikan obat tersebut satu minggu sebelum perawatan.
Peringatan Penting
Poin-poin di atas menggambarkan efek samping potensial dari suntikan pengurang kerutan. Penting untuk mempertimbangkan manfaat dan risiko dengan cermat dalam kehidupan sehari-hari, memilih suntikan di fasilitas medis terpercaya untuk meminimalkan risiko kesehatan dan efek samping.
PRE
NEXT