Mitos Makanan yang Hanya Sekadar Kabar Burung
Encyclopedic
PRE
NEXT
Sejak diberlakukannya Peraturan Umum tentang Label Nutrisi Makanan Kemasan secara nasional tahun ini, banyak konsumen menjadi jauh lebih sadar dan kini memeriksa label dengan cermat. Namun, banyak orang masih belum menguasai cara membaca tabel nutrisi dan daftar bahan dengan benar, atau memiliki kesalahpahaman tentang istilah tertentu, sehingga terus tertipu oleh berbagai konsep pemasaran. Di bawah ini, kami membongkar beberapa klaim makanan yang sepenuhnya salah.
1. Biskuit dan kue yang diberi label "bebas lemak trans". Banyak pembeli kini memeriksa kandungan lemak trans saat memilih camilan manis dari rak, menganggap bahwa nol lemak trans berarti pilihan yang lebih sehat.Pada kenyataannya, teknologi pengolahan minyak modern dapat menghasilkan lemak nabati, lemak kue, dan margarin dengan kandungan lemak trans yang sangat rendah. Namun, lemak-lemak ini yang digunakan dalam biskuit dan kue kaya akan lemak jenuh. Konsumsi berlebihan tetap meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, meskipun sesekali menikmati makanan tersebut dapat diterima, jangan biarkan label "bebas lemak trans" mendorong konsumsi berlebihan.
2. Minyak goreng "non-GMO". Minyak mengandung hingga 99,9% lemak. Baik yang dimodifikasi secara genetik maupun tidak, minyak goreng berkontribusi serupa terhadap asupan kalori dan penambahan berat badan. Mengonsumsi minyak yang diberi label "non-GMO" secara berlebihan dapat mempercepat timbulnya diabetes, penyakit jantung, batu empedu, atau kanker kolorektal.Makanan yang dimodifikasi secara genetik yang telah melalui penilaian keamanan sebelum diluncurkan ke pasar tidak secara inheren menakutkan. Hingga saat ini, tidak ditemukan zat beracun dalam minyak kedelai GM, dan tidak ada bahaya spesifik yang diidentifikasi.
3. Sereal manis yang diberi label "tanpa tambahan sukrosa".Banyak konsumen lebih memilih membeli "sereal bergizi" yang dipasarkan sebagai "tanpa tambahan sukrosa" atau bahkan "bebas gula". Sayangnya, dalam kebanyakan kasus, mereka hanya membeli produk di mana sukrosa diganti dengan sirup malt, atau kombinasi dekstrin dan pemanis. Baik sirup malt maupun dekstrin, alternatif ini meningkatkan kadar gula darah lebih agresif daripada sukrosa, tanpa memberikan keuntungan nutrisi yang signifikan.Penting untuk memahami bahwa sereal tidak sama dengan oatmeal, dan bebas gula tidak berarti respons glikemik rendah. Daripada mengonsumsi produk-produk pseudo-sehat tersebut, pilihlah oatmeal murni. Tingkatkan rasanya dengan menambahkan kacang walnut atau almond cincang, dan maniskan dengan kismis atau kurma kering. Pendekatan ini menghasilkan nilai gizi yang jauh lebih tinggi dan respons glikemik yang jauh lebih rendah.Baik itu camilan buah dan sayuran kering yang renyah atau varietas tunggal seperti blueberry, tomat ceri, atau kiwi, banyak orang percaya bahwa camilan kering ini menawarkan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan moderat. Sayangnya, hal ini tidak selalu benar. Buah dan sayuran kering campuran biasanya diproduksi melalui penggorengan suhu rendah. Meskipun produk segar secara alami mengandung kurang dari 1% lemak, proses penggorengan dan pengeringan dapat meningkatkan kandungan lemak hingga 10%, atau bahkan lebih dari 15%.Selain itu, banyak camilan buah yang disebut-sebut sebagai "camilan buah" sebenarnya adalah buah yang diolah dengan tambahan minyak dan gula, yang secara signifikan meningkatkan kandungan gulanya. Meskipun mereka memiliki nilai gizi tertentu, penambahan gula yang signifikan mengurangi manfaat kesehatannya, sehingga konsumsi harus dilakukan dengan moderat. Menentukan apakah camilan buah dan sayuran mengandung tambahan gula atau minyak sangat mudah: cukup periksa daftar bahan pada kemasan.
5. "Makanan anak-anak".Banyak produk makanan diberi label "untuk anak-anak", seperti kecap untuk anak-anak, cuka untuk anak-anak, mie untuk anak-anak, dan susu untuk anak-anak. Pada kenyataannya, tidak ada standar nasional untuk "makanan untuk anak-anak", artinya istilah ini dapat digunakan secara sembarangan. Banyak kecap untuk anak-anak mengandung kadar natrium yang cukup tinggi. Beberapa mie untuk anak-anak mungkin diperkaya dengan nutrisi mikro, sementara yang lain hanya lebih tipis dan pendek bentuknya, tanpa pengurangan kadar garam dan sedikit manfaat nutrisi.Beberapa produk menggunakan taktik seperti menambahkan gula ekstra dan perasa, menampilkan karakter kartun pada kemasan, atau menyertakan kartu kecil dan mainan untuk menarik anak-anak, tanpa memberikan manfaat kesehatan sama sekali. Ini mengakhiri tinjauan kami tentang konsep makanan yang murni mitos. Kami harap informasi ini bermanfaat. Akhirnya, kami berharap Anda sehat dan selamat musim dingin ini.
PRE
NEXT