Tradisi menempelkan karakter Fu selama Festival Musim Semi: Kapan harus ditampilkan?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Huruf "Kebahagiaan" (福) harus ditempelkan secara tegak di pintu masuk utama, karena melambangkan "menyambut kebahagiaan" dan "menerima berkah." Pintu depan, sebagai pintu masuk dan keluar rumah tangga, adalah tempat yang sakral dan dihormati yang membutuhkan simetri dan ketegasan. Huruf "Kebahagiaan" harus ditampilkan dengan wibawa dan sopan santun, oleh karena itu harus ditempelkan secara tegak.
Huruf "Kebahagiaan" (福) ditempelkan terbalik di atas kendi air dan tempat sampah.Hubungan homofon antara "倒" (dǎo, berarti 'terbalik') dan "到" (dǎo, berarti 'kedatangan') menyebabkan karakter "福" dipasang terbalik, menandakan bahwa "keberuntungan telah tiba". Dalam tradisi rakyat, praktik ini terutama diterapkan pada tong air dan tempat sampah. Saat barang-barang dikeluarkan dari wadah-wadah ini, pemasangan terbalik secara cerdas memanfaatkan homofon "到" untuk menghindari tabu "membuang" keberuntungan rumah tangga, melainkan melambangkan kedatangannya.
Huruf "Fu" terbalik pada lemari dalam ruangan
Lemari menyimpan barang-barang; menempelkan huruf "Fu" terbalik melambangkan bahwa berkah dan kemakmuran terus masuk ke dalam rumah, rumah, dan lemari.Tradisi menempelkan karakter "Fu" selama Tahun Baru adalah praktik tradisional Han China, biasanya dilakukan satu atau dua hari sebelum Malam Tahun Baru. Meskipun karakter ini sekarang melambangkan "kebahagiaan," secara historis ia menandakan "keberuntungan" dan "keberkahan." Baik di masa lalu maupun sekarang, menempelkan karakter "Fu" selama Festival Musim Semi mencerminkan kerinduan orang akan kehidupan yang bahagia dan harapan mereka akan masa depan yang cerah.
Aturan Memasang Kalimat Tahun Baru
Membedakan Kalimat Atas dan Bawah
Kalimat Tahun Baru terdiri dari baris atas dan bawah, yang harus dipasang dengan benar. Menurut tradisi kuno, baris atas dipasang di posisi atas—di sebelah kanan Anda saat menghadap pintu—sedangkan baris bawah di posisi bawah, di sebelah kiri.
Hindari Kerusakan atau Noda
Saat memasang kalimat, periksa dengan teliti kondisinya untuk memastikan tidak ada robekan atau noda. Kerusakan atau noda diyakini dapat mendatangkan kerugian finansial dan menghambat kemakmuran rumah tangga. Jika kalimat rusak atau kotor, disarankan untuk membakarnya daripada menggunakannya kembali atau memberikannya kepada orang lain, karena hal itu dapat berdampak buruk pada keberuntungan di masa depan.
Hindari mencabut sendiri
Saat memasang kaligrafi, pastikan mereka terpasang dengan aman untuk mencegah lepas. Mencabut kaligrafi secara prematur diyakini dapat berdampak buruk pada keberuntungan finansial. Biasanya, mereka dibiarkan hingga tahun berikutnya untuk diganti, atau kaligrafi baru dipasang langsung di atas kaligrafi tahun sebelumnya.
Membedakan kaligrafi atas dan bawah
Identifikasi mereka berdasarkan kualitas nada karakter terakhir.
Secara umum, karakter terakhir pada kalimat atas berakhir dengan nada naik, sementara kalimat bawah berakhir dengan nada datar. Hal ini ditentukan oleh klasifikasi nada Mandarin: nada pertama dan kedua adalah nada datar, sedangkan nada ketiga dan keempat adalah nada naik.
Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa kalimat klasik ditulis menggunakan "nada kuno". Beberapa karakter yang kini diklasifikasikan sebagai nada datar sebenarnya merupakan nada naik dalam penggunaan kuno. Berhati-hatilah saat menemui kalimat yang berakhir dengan karakter semacam itu.
PRE
NEXT