Bagaimana mengatasi lima tekanan fisik utama yang ditimbulkan oleh orang yang suka begadang pada pria?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Seiring meningkatnya beban kerja, semakin banyak pekerja kantoran yang terpaksa mengikuti pola kerja malam karena tuntutan profesional. Meskipun praktik ini berdampak signifikan pada kesehatan wanita, hal ini juga menimbulkan risiko serius bagi pria. Apa saja bahaya kesehatan spesifik akibat lembur malam yang sering bagi pria? Mari kita bahas di bawah ini.
Lima Defisit Kesehatan Utama Akibat Bekerja Hingga Larut Malam pada Pria
Defisit 1: Sistem Kekebalan Tubuh. Penurunan daya tahan tubuh menyebabkan penyakit sering terjadi. Malam hari adalah periode puncak produksi sel baru dalam tubuh. Begadang membuat tubuh berada dalam keadaan kelelahan terus-menerus, memaksa sistem kekebalan tubuh bekerja dua kali lipat untuk melawan pengaruh eksternal dan memperbaiki jaringan internal. Penelitian menunjukkan bahwa hanya tiga malam berturut-turut tanpa tidur 7-8 jam dapat mengurangi efektivitas sistem kekebalan tubuh hingga 60%.
Dampak Lembur 2: Sistem Pencernaan. Nyeri perut, refluks asam, dan bahkan tukak lambung. Lambung sangat sensitif terhadap jadwal yang tidak teratur. Malam hari sering memicu sekresi asam berlebihan, yang berpotensi menyebabkan tukak. Selain itu, makanan dan minuman malam hari seperti rokok, teh kental, dan kopi dapat mengiritasi lapisan lambung.
Dampak Kelelahan Berlebihan 3: Mata. Penglihatan menurun dan kabur. Mata mengalami tekanan terbesar selama malam hari, karena kelelahan otot yang berkepanjangan menyebabkan gangguan penglihatan sementara. Kurang tidur kronis dan kelelahan dapat menyebabkan penglihatan kabur, bayangan di bidang penglihatan, atau perubahan persepsi warna setelah begadang semalaman.
Kekurangan Waktu Tidur 4: Fungsi Seksual. Penurunan libido dan disfungsi seksual. Dibandingkan dengan penurunan fungsi organ tubuh lainnya, pria lebih takut terhadap impotensi seksual—hal ini membuat mereka merasa lebih dekat dengan penuaan.Pria, seperti wanita, mengalami fluktuasi hormonal siklikal. Sekresi hormon seharusnya berkurang secara alami pada malam hari, tetapi kerja berlebihan yang terus-menerus merangsang korteks serebral, memaksa kelenjar untuk memproduksi hormon berlebihan. Seiring waktu, hal ini mengganggu ritme sirkadian tubuh, menyebabkan ketidakseimbangan hormonal, dan berkontribusi pada tingkat disfungsi seksual yang lebih tinggi di kalangan orang yang sering begadang.Penurunan memori, reaksi lambat, sakit kepala, insomnia. Otak memperbaiki sel-sel yang berhubungan dengan memori selama tidur. Tanpa istirahat yang cukup, sel-sel ini mengalami kerusakan progresif, menyebabkan kehilangan memori. Begadang memaksa saraf tubuh bekerja lembur. Akibat kelelahan sistem saraf adalah efisiensi yang berkurang, yang manifes sebagai konsentrasi buruk, reaksi lambat, sakit kepala, dan insomnia.
Lalu, apa yang harus dilakukan pria setelah begadang?
Segera isi kembali cairan tubuh
Selama begadang, orang sering mengabaikan asupan air, menggantinya dengan minuman bersoda, bir, kopi, atau teh. Hal ini dapat memperparah dampak dehidrasi pada tubuh. Baik saat menghadiri pesta atau bekerja keras, pastikan Anda minum air putih yang cukup untuk mengganti kehilangan cairan tubuh yang tidak terlihat.
Prioritaskan pemulihan tidur
Begadang hingga pukul tiga atau empat pagi dan tidur hingga tengah hari atau bahkan lebih lama mungkin terlihat seperti istirahat yang cukup, namun seringkali bangun dengan perasaan lelah dan lesu.Mereka yang sering bekerja shift malam sebaiknya merencanakan waktu istirahat dengan bijak: minimalkan tidur siang di pagi hari dan perpanjang tidur siang di sore hari secara moderat, umumnya tidak melebihi tiga jam. Pastikan relaksasi yang cukup sebelum tidur siang – coba rendam kaki dengan air hangat atau dengarkan musik lembut untuk meredakan ketegangan.
Berbaring sebentar di tempat tidur
Orang yang sering begadang sering merasa kepala berat dan lemah secara umum saat bangun karena kurang tidur. Saat bangun tiba-tiba dari posisi berbaring ke berdiri, otak mengalami kekurangan oksigen sebentar. Berdiri terburu-buru dapat menyebabkan pusing, meningkatkan risiko jatuh, detak jantung tidak teratur, dan gejala lain.Oleh karena itu, setelah begadang, hindari terburu-buru bangun. Lebih baik biarkan pikiran Anda jernih sebelum bergerak.
PRE
NEXT