Seberapa berbahayakah begadang? Baca terus untuk mengetahuinya
Encyclopedic
PRE
NEXT
Begadang adalah masalah umum di kalangan muda saat ini, namun selalu membawa banyak bahaya. Lalu, apa saja bahaya begadang?
Bahaya Begadang
1. Kelelahan Kronis dan Sistem Kekebalan yang Terganggu
Ini paling dirasakan oleh orang yang suka begadang—setelah begadang, yang dirasakan hanyalah mengantuk, mengantuk, mengantuk! Kurang tidur kronis menyebabkan kelelahan, lesu, dan sistem kekebalan yang melemah, membuka jalan bagi pilek, alergi, dan gangguan pencernaan.
2. Sakit kepala dan gangguan memori
Terlepas dari berapa lama seseorang tidur setelah begadang, bangun tidur seringkali disertai sakit kepala, kebingungan mental, dan kelelahan. Efek ini semakin parah seiring bertambahnya usia. Kurang tidur kronis juga dapat menyebabkan insomnia, penurunan memori, kecemasan, iritabilitas, dan gejala psikologis lainnya.
3. Kulit kasar, bintik hitam, dan jerawat
Periode perbaikan dan regenerasi kulit utama terjadi antara pukul 11 malam dan 3 pagi, bertepatan dengan siklus pemulihan hati dan kantong empedu. Ketinggalan jendela tidur pemulihan ini akan langsung terlihat pada kulit. Seiring waktu, kulit menjadi kusam, kasar, dan rentan terhadap bintik hitam, noda, dan jerawat.Orang yang suka begadang yang ingin menjaga kesehatan hati sebaiknya memastikan mereka masuk ke tidur dalam pada pukul 1 pagi paling lambat, periode puncak nutrisi hati.
4. Dampak pada kesuburan
Bagi wanita, bahaya utama begadang adalah gangguan serius pada fungsi endokrin, menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur yang memengaruhi sekresi hormon wanita dan kualitas sel telur. Demikian pula, pria usia reproduksi yang sering begadang mengalami gangguan signifikan pada motilitas dan jumlah sperma.
5. Fungsi Hati
Individu yang secara rutin begadang memiliki tingkat fungsi hati abnormal yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum.
6. Risiko Penyakit Kronis yang Lebih Tinggi
Orang yang sering begadang dalam jangka panjang mengalami sekresi hormon seperti adrenalin yang jauh lebih tinggi dibandingkan individu sehat, disertai stres metabolik yang lebih besar. Hal ini membuat mereka rentan terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
7. Gangguan penglihatan yang signifikan
Mata memerlukan istirahat yang cukup selama tidur. Melanjutkan aktivitas meskipun mata lelah dan penglihatan kabur dapat menyebabkan kerusakan parah, yang secara langsung menyebabkan penurunan penglihatan. Kurang tidur yang berkepanjangan mempercepat penuaan mata dengan laju yang mengkhawatirkan.
8. Risiko Penyakit yang Meningkat, Termasuk Kanker Payudara
Cahaya buatan yang terang pada malam hari menghambat sekresi melatonin. Penurunan kadar melatonin meningkatkan risiko terkena kanker payudara, artinya kurang tidur kronis secara signifikan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit ini.Selain itu, sering begadang mengganggu keseimbangan progesteron. Beberapa tumor yang dominan pada wanita—seperti fibroid rahim, lesi endometrium, dan kelainan payudara—erat kaitannya dengan sekresi estrogen dan progesteron yang abnormal.
Tujuh Langkah Pencegahan untuk Pria yang Sering Begadang
1. Tidur sebelum pukul 01.00
Periode antara pukul 23.00 hingga 02.00 adalah saat tubuh mengalami tidur ringan dan fungsi hati. Tetap terjaga pada waktu ini memberikan beban berat pada hati. Antara pukul 02.00 hingga 03.00, kita memasuki fase tidur dalam. Pasien kritis paling rentan mengalami serangan pada fase ini, jadi jika begadang, pastikan tidak melebihi waktu ini.
2. Minum teh herbal pendingin
Kebiasaan mengonsumsi makan malam yang kaya lemak ditambah dengan penumpukan "panas" di malam hari memerlukan hidrasi yang cukup. Teh herbal pendingin menawarkan manfaat pemulihan dan penghilang panas, seperti teh ginseng krisan, jelly kura-kura, atau sup plum.
3. Pulihkan tidur yang hilang segera setelah begadang
Untuk menghilangkan panas yang terakumulasi dengan cepat, pastikan istirahat yang cukup segera setelah begadang, atau manfaatkan kesempatan untuk tidur sebentar di siang hari. Selain itu, tidurlah lebih awal dari biasanya pada malam berikutnya untuk mengganti kekurangan tidur malam sebelumnya.
4. Siapkan makan malam sebelumnya
Saat berencana begadang, pilihlah makan malam yang ringan daripada makanan berlemak. Usahakan untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi, mineral, dan vitamin yang cukup. Jika lapar di tengah malam, makanlah salad atau buah.
5. Hindari minuman berkafein
Meskipun kafein dapat memberikan kewaspadaan sementara, kafein menguras vitamin B yang penting untuk koordinasi saraf dan otot. Orang yang kekurangan vitamin B sudah rentan terhadap kelelahan, yang dapat menciptakan siklus yang merugikan. Selain itu, mengonsumsi minuman berkafein saat perut kosong di malam hari dapat mengiritasi mukosa gastrointestinal, menyebabkan ketidaknyamanan perut.
6. Batasi konsumsi makanan manis
Mengonsumsi makanan manis adalah hal lain yang harus dihindari oleh orang yang suka begadang. Meskipun gula memberikan kalori tinggi dan stimulasi sementara, ia menguras cadangan vitamin B, menghasilkan efek kontraproduktif dan berkontribusi pada penambahan berat badan.
7. Hindari makanan junk food
Banyak orang yang begadang menyimpan mie instan, keripik, dan makanan junk food lainnya sebagai camilan cepat saat lapar. Namun, makanan tersebut sulit dicerna dan menambah beban pada sistem pencernaan. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan meningkatkan kadar lipid darah, yang berisiko bagi kesehatan.
PRE
NEXT